Tentang Pelayanan Perwakilan

Sejarah Singkat
 
S.D. Ramali, seorang warga Negara Indonesia, yang memprakarsai pembukaan Kantor Penerangan Indonesia pada masa revolusi phisik, yang kemudian oleh Pemerintah R.I. diangkat sebagai Secretary of the Legation, yang dibuka pada sekitar Tahun 1950.
 
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Sri Lanka membuka hubungan Diplomatik pada tanggal 2 Agustus 1952 dan mengangkat Sdr. Maimun Habsyah sebagai Kuasa Usaha A.I. kemudian pada tahun 1954 s/d 1957, pemerintah Republik Indonesia mengangkat Sdr. Johanes de Fretes sebagai Duta. Setelah itu pada tahun 1956 s/d 1957 Dutanya adalah Sdr. Surjanata Djumena. Pada tahun 1959 s/d 1961 Dutanya adalah Sdr. Harun Fadil.
 
Maka sejak tahun 1962, Perwakilan Republik Indonesia untuk Sri Lanka ditingkatkan menjadi KEDUTAAN BESAR. Untuk itu maka pada 2 September 1975, Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Maladewa membuka hubungan Diplomatik dan Perwakilan pada tingkat kedutaan besar. Sedangkan Perwakilan Republik Indonesia untuk Republik Maldives dirangkap oleh Perwakilan R.I. untuk Sri Lanka di Colombo.
 
Nama & Periode Kepala Perwakilan R.I.
 
Semenjak tahun 1962, Perwakilan R.I. untuk Sri Lanka telah ditingkatkan dari Legasi menjadi Kedutaan Besar. Sejak itu telah terjadi beberapa kali penggantian Kepala Perwakilan R.I. di Colombo