Pidato Duta Besar dalam Acara Hari Bahasa Melayu dan Commemoration of 123 Anniversary of Dr. TB Jayah Birth 6 Januari 2013 pukul 09.00 pagi

2/13/2013

 

?

Yang terhormat Bapak T. K. Azoor, Presiden Coslam,

Yang terhormat executive committee dan anggota Coslam, Ibu-ibu dan Bapak-bapak sekalian, Selamat pagi!

 

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Azoor dan Coslam atas penyelenggaraan acara peringatan Hari Bahasa Melayu ke-7. Semangat menggunakan bahasa Melayu Sri Lanka sebagai tradisi adalah teladan bagi generasi muda.

 

Ibu dan Bapak sekalian,

Bahasa adalah elemen penting dalam membentuk identitas suatu komunitas. Identitas bukan sifat bawaan lahir. Ia adalah hasil langsung dari berbagai elemen mulai dari "hal-hal biasa" sehari-hari seperti bahasa, sampai dengan sejarah, kesadaran dan budaya.

 

Dalam gelombang globalisasi dan akses teknologi, komunitas harus memiliki kekuatan luar biasa untuk melestarikan nilai-nilai dan budaya yang membentuk identitas mereka. Hal ini lebih dari masalah kebanggaan komunitas saja. Nilai dan budaya komunitas merupakan hal mendasar bagi keseluruhan bangsa. Seringkali kunci sukses kebangkitan nasional terletak pada usaha mempertahankan kesamaan unsur budaya seperti bahasa.

 

Bagi Indonesia, pentingnya bahasa nasional kami, Bahasa Indonesia, digarisbawahi dalam sejarah, konstitusi dan masyarakat kami. Bahasa Indonesia merupakan satu dari tiga sumpah yang dibuat oleh pemuda dari berbagai suku bangsa dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai negara pada 28 Oktober 1908. Hal ini terjadi 37 tahun sebelum deklarasi kemerdekaan pada tahun 1945.

 

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi menurut Undang-undang 1945. Dan karena masyarakat Indonesia menggunakan bahasa tersebut sehari hari di kantor, dunia usaha, sekolah dan universitas,

 

Bahasa Indonesia menunjukkan banyak perkembangan dari bentuk awalnya. Ia menyerap banyak kata baru dari berbagai bahasa untuk mengadaptasi konsep-konsep baru dan mengikuti perkembangan kami. Bahasa Indonesia adalah inti dari identitas Indonesia.

 

Saya berharap agar komunitas Melayu Sri Lanka dapat terus melestarikan bahasa Melayu Sri Lanka. Kita semua memahami bagaimana bahasa tersebut merupakan bagian penting dari komunitas. Ia melengkapi identitas luar biasa Sri Lanka secara keseluruhan.

 

Bapak dan Ibu sekalian;

Acara ini juga dilaksanakan untuk memperingati hari lahir ke 123 Dr. Tuan Burhanudeen Jayah pada 1 Januari 1890. Tidak perlu disebutkan bahwa begitu banyak referensi dan bukti yang menunjukkan betapa besar kontribusinya kepada negara sebagai pendidik, negarawan dan diplomat.

 

Dr. Jayah adalah figur dengan banyak talenta dan semangat yang tak padam. Dia mengabdi pada negara juga sebagai anggota parlemen dan menteri. Karya terbaiknya sebagai Ceylon High Commissioner untuk Pakistan sering dipuji sebagai kontribusi besar bagi awal terjalinnya hubungan Sri Lanka-Pakistan pada tahun 1950-an.

 

Saya yakin bahwa kerja gigih Dr. Jayah dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak kita akan tetap hidup. Selain itu, kita juga tentunya berharap untuk terus menjaga tekadnya untuk berkontribusi pada pembangunan negara ini.

 

Bapak dan Ibu sekalian;

Ijinkan saya untuk mengakhiri pesan dengan ucapan selamat kepada Coslam dalam menjalankan misinya. Semoga sukses dalam mempromosikan kontribusi komunitas Melayu bagi kemajuan Sri Lanka.

 

Terima kasih.