“Middfest International 2009; Celebrate Indonesia” di Middletown, Ohio, Amerika Serikat sukses

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesia mendapat kesempatan sebagai “featured country” pada festival tahunan terbesar di Ohio Amerika Serikat. Festival seni budaya Middfest tahun ini mengambil tema “Middfest International; Celebrate Indonesia” digelar di Gedung City dan Middletown Donham’s Plaza di Middletown, Ohio, Amerika Serikat pada tanggal 2 – 4 Oktober 2009. Festival tahun ini diselenggarakan atas kerjasama Middfest dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago dan dikunjungi oleh sekitar 75.000 pengunjung dalam waktu 3 hari. Inspirasi Middfest merayakan Indonesia diambil dari motto "Unity in Diversity" yang menggambarkan keragaman etnis, agama, adat dan budaya Indonesia dalam satu kesatuan dan persatuan. Festival ini mendapat sambutan hangat dari kalangan masyarakat AS di Ohio yang nampak antusias untuk lebih jauh mengenal Indonesia. Acara ini diliput secara besar-besaran oleh berbagai media cetak, elektronik, dan televisi Ohio.

Middfest secara resmi dibuka pada tanggal 2 Oktober 2009 sore hari oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Sudjadnan Parnohadiningrat didampingi oleh Acting Konsul Jenderal RI di Chicago, Stephanus M.Suwaryanto dan Konsul Pensosbud KJRI Chicago, ditandai dengan pemukulan gong. Acara ini dihadiri oleh tamu-tamu kehormatan, antara lain Walikota Middletown, Mayor Lawrence Mulligan, City of Middletown Manager, Judith Gilleland, President Aziotics, Larry Taylor, masyarakat Indonesia di Ohio dan masyarakat setempat para pengunjung festival. Pada acara pembukaan dilakukan upacara mengheningkan cipta untuk mendoakan ribuan orang korban gempa bumi di Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Middfest mengumumkan pengumpulan dana sumbangan untuk korban gempa melalui kotak donasi yang disiapkan dan sumbangan dari sebagian hasil penjualan buku "Hike for Your Life" karya  dua orang penulis terkenal di Middletown, Peter and Gudrun Seifert. Hasil donasi akan disalurkan melalui American Red Cross. Sekitar 100 orang tamu pejabat, artis penari dan pemusik Indonesia mengenakan Batik pada acara pembukaan sesuai dengan amanat Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono terkait dengan ditetapkannya Batik sebagai “cultural heritage” dari Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009. Di kalangan pengunjung nampak pula sebagian warga AS yang mengenakan batik Indonesia.

Duta Besar RI untuk AS dalam pidato sambutannya antara lain menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan oleh Middfest International kepada Indonesia sebagai “featured country” serta dukungan yang besar dari pemerintah kota Middletown untuk mempromosikan Indonesia. Melalui penyelenggaraan acara Middfest ini diharapkan hubungan bilateral Amerika Serikat dan Indonesia dapat semakin ditingkatkan di segala bidang, khususnya dengan Middletown. Duta Besar menyatakan kekagumannya dengan kota Middletown yang dinilai nyaman untuk tempat tinggal dengan lingkungannya yang bersih, asri dan tertata rapih.

Selama tiga hari berturut-turut, Middfest menampilkan kemeriahan berbagai atraksi budaya Indonesia mulai dari tari-tarian dari berbagai pelosok nusantara antara lain tarian Jawa, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan, Jakarta, Sulawesi dan sebagainya, pementasan gamelan Jawa dan Bali, pertunjukan wayang kulit, lagu-lagu daerah, fashion show pakaian daerah,  hingga workshop batik quilt, tari, gamelan, dan wayang kulit, termasuk workshop mewarnai wayang dan membatik untuk anak-anak, dan cerita rakyat untuk anak-anak. Penampilan berbagai atraksi budaya tersebut diisi oleh tim kesenian Cindai dari Provinsi Sumatera Utara dan tim kesenian dari Konsulat Jenderal RI Chicago dengan dipandu oleh Dany Nicky, seniman Chicago yang juga fasih berbahasa Indonesia. Selain Indonesia, festival ini dimeriahkan pula oleh penampilan budaya beberapa negara, seperti Brazil, Mongolia, Kanada, Jepang, Rusia  dan India.

Middfest menampilkan pula pameran ilmu pengetahuan tentang flora dan fauna di Indonesia, termasuk maket yang menggambarkan tentang meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883, “Indonesian Market Bazaar” yang terdiri dari beberapa vendor yang menjual produk-produk batik, kain tenun dan kerajinan Indonesia, serta vendor makanan khas Indonesia yang selama tiga hari ramai disesaki oleh pengunjung.

Middfest untuk pameran photo, pameran batik, pameran kerajinan tangan khas Indonesia, pameran keris,  berbagai presentasi dan diskusi tentang Indonesia, serta pemutaran beberapa film Indonesia, antara lain Laskar Pelangi,  Konsul Pensosbud KJRI Chicago membawakan presentasi tentang Indonesia, khususnya mengenai pendidikan dan turisme. Konsul Muda Ekonomi membawakan presentasi mengenai bisnis di Indonesia. Delegasi dari Indonesia, Dr. Abdul Razak mempresentasikan tentang masalah kesehatan di Indonesia. Presentasi dan diskusi mengenai agama di Indonesia dibawakan oleh Karmila mahmud dan Widya Listyowulan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Ohio University of Colombus. Disamping itu, ditampilkan pula presentasi diskusi oleh beberapa akademisi dan pemerhati Indonesia tentang geographi, sejarah, dan seni budaya Indonesia.

Pameran photo tentang budaya Indonesia menampilkan karya pelukis dan photographer terkenal Indonesia  Mario Blanco, putra satu-satunya dari pelukis terkenal dunia, Antonio Blanco, yang khusus datang dari Bali dan pameran photo karya Prabowo Woerjadi, staf fungsi Pensosbud KJRI Chicago. Photo-photo yang dipamerkan menggambarkan keindahan budaya dan pemandangan alam Indonesia yang disajikan secara artistik. Mario Blanco juga tampil beberapa kali sebagai pembicara dalam acara diskusi mengenai seni dan photography.

Pameran Batik dan kerajinan tangan khas Indonesia yang digelar merupakan koleksi dari berbagai sumber yaitu KJRI Chicago, KBRI Washington, mantan Duta Besar AS untuk Indonesia, Anne La Porta yang kini berdomisili di Ohio, serta koleksi masyarakat setempat dan masyarakat Indonesia di Ohio. Workshop Batik Quilt dilakukan oleh Avy Loftus, seniman Indonesia yang menetap di Montreal, Kanada.

Festival diawali dengan program tour pendidikan di Miami University of Ohio dan Cincinnati University pada tanggal 30 September dan 1 Oktober 2009 untuk menjajagi kerjasama pendidikan diantara universitas di kedua negara dalam bentuk dual degree, program S1 dan S2, peningkatan kemampuan intitusi dan pertukaran staf pengajar dan mahasiswa serta disain kurikulum sekolah perawat. Delegasi Indonesia diwakili oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI di Washington DC, Dr. Totok Suprayitno, Dr Abdul Razak, Konsul Pensosbud KJRI Chicago dan Konsul Muda Ekonomi KJRI Chicago. Atdikbud dan delegasi Indonesia sempat pula memberikan presentasi dan diskusi dengan para mahasiswa di kedua universitas tersebut. Selain itu dilakukan pula pertemuan dengan President School of Aviation, University of Southern Illinois untuk menjajagi kerjasama di bidang manajemen pendidikan aviasi penerbangan.

Middfest tidak hanya menampilkan kegiatan promosi di bidang pendidikan dan budaya, namun juga di sektor bisnis untuk menjalin hubungan bisnis antara Middletown dan Indonesia. Pada tanggal 2 Oktober 2009 dilangsungkan Seminar dan pertemuan bisnis bertempat di hotel Manchester Inn, Middletown, Ohio yang menampilkan Duta Besar RI untuk AS, Sudjadnan Parnohadiningrat sebagai pembicara utama dengan topik " Comprehensive Partnership between Indonesia and the United States of Amerika.  Seminar Bisnis ini diiikuti dan dihadiri sejumlah pembicara, yakni Ketua KIKAS (Kamar Dagang Indonesia Komite Amerika Serikat), Peter F Gontha,  pimpinan Kamar Dagang Trenton, Monroe dan Middletown, Ketua BKPM, Presiden  USINDO (United States-Indonesian Society), David Merrill, serta beberapa pejabat pemerintahan dan pengusaha dari Indonesia dan Ohio. Hadir pula diantaranya tokoh akademisi ahli Indonesia, Professor William Liddle. Seminar bisnis menekankan pentingnya hubungan internasional dan kerjasama antara Indonesia dan AS, khususnya hubungan perdagangan dengan kalangan bisnis di Ohio. Dalam paparannya Duta Besar RI untuk AS mengatakan bahwa Presiden Obama dan Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono masih dalam pembicaraan untuk mematangkan kerjasama komprehensif yang meliputi bidang perdagangan, investasi, pendidikan, demokrasi, energi dan hubungan militer.

Virginia Ritan, Direktur eksekutif Midfest International mengatakan bahwa alasan dan tujuan Middfest menampilkan Indonesia sebagai ‘featured country’ tahun ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi masyarakat Amerika Serikat tentang Indonesia, khususnya yang berdomisili di Ohio dan sekitarnya. Middfest mengundang Indonesia untuk bercerita tentang Indonesia melalui penampilan seni budaya, presentasi, dan seminar bisnis. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menimbulkan keingin-tahuan dikalangan komunitas global mengenai budaya negara lain, tidak hanya berdasarkan pemikiran atau interpretasi yang tidak tepat atau stereotypes mengenai Indonesia. Middfest dibentuk pada tahun 1981 dengan tujuan untuk mempromosikan interaksi antar budaya dan ekonomi antara Midletown dan negara sahabat. Sejak saat itu secara bergantian tiap tahunnya Middfest menampilkan satu negara sebagai “featured country’, antara lain China, Belanda, Brazil, Mesir, Irlandia, India, dan pada tahun 2008 lalu menampilkan Mongolia.

Acting Konsul Jenderal RI di Chicago pada acara penutupan festival tanggal 4 Oktober 2009 sore yang ditandai dengan pertukaran cindera mata dengan Middfest dan pertunjukan seni budaya, antara  lain menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Middfest dan pemerintahan kota Middletown atas kesempatan yang diberikan kepada Indonesia. Middfest International merupakan peluang yang sangat baik untuk meningkatkan saling pengertian diantara kedua bangsa dan negara serta memperkuat jalinan persahabatan yang telah terbina.

Konsul Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KJRI Chicago, Sylvia Shirley Malinton yang juga ikut menyinden sambil memainkan gamelan, mengatakan bahwa penyelenggaraan Middfest International 2009 yang secara khusus menampilkan Indonesia ini merupakan upaya agar masyarakat Amerika Serikat benar-benar memahami dan mengenal budaya Indonesia guna meningkatkan saling pengertian dan hubungan yang lebih baik diantara ke dua bangsa dan negara. Upaya ini dilakukan pula melalui penyelenggaraan workshop-workshop dan penampilan seni budaya Indonesia di beberapa sekolah dasar, menengah, dan universitas selama beberapa hari sebelum pembukaan Middfest. KJRI Chicago juga membagikan berbagai bahan-bahan promosi Indonesia berupa brosur-brosur, katalog dan DVD/CD Rom mengenai pariwisata Indonesia.

Beberapa bulan menjelang Middfest telah pula dilakukan beberapa kegiatan mengenai Indonesia di Middletown, Dayton, dan Cincinnati. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain penyelenggaraan seminar dan diskusi mengenai Islam pada tanggal 10 Juni 2009 di Pusat Islam mesjid Cincinnati dengan pembicara Prof. Dr Elizabeth Fuller Collins dari Ohio University, Pesta Pulau pada tanggal 1 Agustus 2009, keikutsertaan Middfest untuk mempromosikan Indonesia pada acara "Dayton Asian Cultural Festival" di taman perpustakaan Miamisburg di Dayton, Ohio dan Peragaan Pakaian Nasional Indonesia pada tanggal 27 September 2009 di Middletown. Ohio. (sumber: KJRI Chicago).