Malam Dana Untuk Korban Gempa di Padang hasilkan dana yang cukup besar

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Malam dana bertema “Indonesian Gala; fundraising for the victims of earthquake in Padang, West Sumatra” yang diadakan pada tanggal 22 November 2009 yang lalu di Mundelein Center Auditorium, Loyola University Chicago, Chicago, Illinois, Amerika Serikat telah berlangsung dengan meriah dan sukses serta menghasilkan dana yang cukup besar.  Acara ini diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago bekerjasama dengan Loyola University of Chicago, dan Indonesian Abroad in Reach (iAIR), organisasi non-profit milik masyarakat Indonesia di Chicago yang mengumpulkan dana bantuan untuk Indonesia.

 

Malam dana ini dihadiri oleh Illinois Secretary of State, Jesse White, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Soedjadnan Parnohadiningrat dan Ibu, dan sekitar 150 undangan yang terdiri dari para pengusaha terkemuka di Chicago, para pejabat, dan akademisi. Tujuan penyelenggaraan acara adalah untuk mengumpulkan dana bantuan untuk korban gempa, khususnya untuk membantu pembangunan kembali beberapa sekolah yang rusak akibat gempa bumi tektonik sebesar 7,9 skala Richter di Padang, Sumatra Barat yang terjadi pada akhir September 2009 yang lalu.

 

Acara diawali dengan resepsi pembukaan dan lelang yang diiringi oleh musik tradisional gamelan angklung Bali dimainkan oleh I Ketut Gede Asnawa dan keluarga. Barang-barang yang dilelang antara lain sebuah foto seni karya pelukis terkenal Indonesia Mario Blanco, beberapa lukisan karya Jennifer Hayes dan beberapa pelukis dari St Louis Artist Guild, koleksi perhiasan Netty Wanandi, dan scarf batik serta kain-kain songket koleksi Magda Locklin. Mengakhiri acara resepsi cocktail ditampilkan permainan musik gamelan yang dibawakan oleh IPAC Children Gamelan yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin dan pujian khusus dari Illinois Secretary of State of Illinois, Jesse White.

 

Mengawali makan malam, Father Michael Garanzini, President of Loyola University menyampaikan doa, khususnya kepada para korban gempa serta keluarganya dan kepada bangsa Indonesia agar selalu diberkati oleh Tuhan dan terhindar dari segala macam bencana. Dengan iringan musik live jazz para undangan menikmati makan malam yang menyajikan berbagai hidangan khas Indonesia, seperti rendang daging, gulai kambing, sayur oseng-oseng buncis, balado telur, lodeh nangka, mie goreng, soto daging dan jajanan tradisional Indonesia, antara lain kue bika ambon, cente manis, dan lumpia.

 

Illinois Secretary of State, Jesse White yang juga turut memberikan dana sumbangan, dalam pidato singkatnya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas tragedi bencana alam yang menimpa Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk gempa bumi di Sumatera Barat.

 

Sekitar 90 orang artis penari dan penyanyi, anak-anak, remaja, dan dewasa yang tergabung dalam Indonesian Performing Arts of Chicago, (IPAC) Indonesian Dance of Illinois (IDI), Indonesian Consulate Angklung Keroncong Ensemble dan Live Jazz dari St. Louis Artist Guild mengisi serangkaian acara secara sukarela dengan penampilan gamelan, tari-tarian tradisional Indonesia, termasuk beberapa tarian Sumatra Barat dan musik Live Jazz. Di tengah acara ditayangkan slide presentasi tentang keadaan pasca gempa di Padang, Sumatera Barat yang diiringi lagu Michael Jackson “Earth Song” yang sempat menimbulkan keharuan para hadirin.

 

Acting Konsul Jenderal RI Chicago, Stephanus M. Suwaryanto menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para undangan yang telah memberikan sumbangannya untuk korban gempa, juga kepada para pengisi acara dan volunteer yang terdiri masyarakat Indonesia dan masyarakat setempat, serta panitia fundraising yang telah memberikan kontribusi dan dedikasinya dalam upaya menyukseskan acara malam dana ini.

 

Konsul Penerangan, Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal RI Chicago, Sylvia Shirley Malinton selaku Ketua Panitia Penyelenggara dan Koordinator Acara mengatakan bahwa malam dana ini menghasilkan dana sebesar US $ 45.000. Dana ini akan disumbangkan kepada Sekolah Dasar RK di Wilayah Prayoga dan Yayasan Adabiah di Padang, Sumatra Barat melalui Sdr. Edward Wanandi, pengusaha asal Padang yang berdomisili di Illinois, Amerika Serikat pada pertengahan Januari 2010. Sumbangan ini akan digunakan untuk membangun kembali 2 (dua) sekolah yang rusak berat akibat gempa. Diharapkan sumbangan ini dapat membantu anak-anak korban gempa untuk membangun kembali harapan dan masa depan mereka.

 

Selain bertujuan mengumpulkan dana bantuan untuk Sumbar, acara ini dimanfaatkan pula untuk mempromosikan makanan, seni budaya dan pariwisata Indonesia. Kepada setiap undangan yang hadir diberikan souvenir berupa CD ROM dan brosur-brosur pariwisata Indonesia. (Sumber: KJRI Chicago)