Indonesia Menjadi Pusat Perhatian dalam Festival "Off the Wall" di St. Louis, Amerika Serikat

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KJRI Chicago kembali berpartisipasi untuk kedua kalinya pada Festival terbesar kedua di St. Louis, Missouri “Off the Wall at City Hall” yang diselenggarakan di Gedung City Hall, St Louis pada tanggal 12 Desember 2009. Festival berlangsung meriah dan dihadiri oleh sekitar 1200 orang pengunjung, meskipun udara di luar sangat dingin.

 

Festival tahunan ke-3 ini menghadirkan sekitar 40 pelukis ternama St Louis yang mendemonstrasikan cara melukis dengan gaya dan ciri khasnya masing masing serta menampilkan demo memasak dari Sauce Magazine dan berbagai restoran di St. Louis serta penjualan produk-produk seni dan perhiasan. Acara ini dimeriahkan pula oleh fashion show dari "Urban" yang menampilkan pula dua model asal Indonesia, Selvita dan Emma, kompetisi break dance, dan pertunjukan musik rock, reggae-funk dan hip hop.

 

Acara ini merupakan kerjasama antara ArtDimension, ST.Louis Artist Guild's dan St. Louis City Hall. Tujuan festival antara lain untuk mempromosikan kebudayaan dan sejarah kota St. Louis melalui pameran seni rupa, pertunjukan musik dan tari, presentasi pariwisata, promosi kuliner serta pameran produk dan jasa.  

 

Pada Festival tahun 2009 ini, Indonesia kembali mendapat kehormatan sebagai satu-satunya negara peserta dalam “Festival of the Wall” dengan menampilkan stand promosi pariwisata Indonesia yang menyediakan bahan-bahan promosi Indonesia berupa DVD, katalog, brosur dan poster pariwisata. Pemerintah Indonesia diwakili oleh Kepala Perwakilan/Acting Konjen RI Chicago, Stephanus M. Suwaryanto dan Konsul Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya, Sylvia Shirley Malinton

 

Indonesia menampilkan tarian tradisional Bali berjudul "Baris Tunggal" yang dibawakan oleh Staf fungsi Pensosbud, Ngurah Kertayuda. Setelah selesai menampilkan tarian, para pelukis meminta kesediaan Staf Fungsi Pensosbud untuk dilukis dalam berbagai pose lengkap dengan pakaian tari untuk melengkapi koleksi para artis pelukis St.Louis.

 

Penampilan Indonesia mendapat sambutan yang paling meriah dan merupakan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung festival yang mayoritas adalah masyarakat St Louis, karena merupakan satu-satunya tarian etnis tradisional yang tampil dengan kostum Bali yang berwarna-warni di tengah pertunjukan hiburan kontemporer. Keikutsertaan Indonesia sebagai satu-satunya negara peserta dalam festival ini mendapat perhatian khusus dari para pengunjung. (Sumber : KJRI Chicago)