Partisipasi KBRI Caracas pada Festival Internasional

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Partisipasi KBRI Caracas pada Festival Internasional

San Sebastián (FISS) XLVI

 

KBRI Caracas untuk pertama kalinya berpartisipasi pada Festival Internasional Turisme, Budaya, Seni Musik dan Kerajinan Tangan San Sebastián (FISS) XLVI yang diselenggarakan oleh Pemerintah setempat bekerja sama dengan Institut Otonomi Munisipal Festival Internasional Turisme dan Seni Kerajinan Tangan San Sebastián Ke-46, di San Cristobal, negara bagian Táchira, Venezuela.

 

Festival Internasional San Sebastián merupakan Festival kegiatan tahunan yang diselenggarakan pada pertengahan bulan Januari untuk memperingati pelindung kota San Sebastián, Santo Sebastián. Untuk tahun 2010, Festival International ini berlangsung dari tanggal 14 – 31 Januari 2010 dan diikuti oleh 29 munisipalitas di negara bagian Táchira dan negara-negara bagian lainnya yang meliputi kegiatan seperti pameran industri dan komersial, pertandingan rodeo tingkat nasional, pameran ternak, pertunjukan seni dan budaya, kegiatan keagamaan, pemilihan ratu kecantikan Táchira, parade dan pawai. 

 

Pada FISS XLVI ini, KBRI Caracas berpartisipasi dalam bentuk pagelaran Mini Expo dan pertunjukan seni musik dan tari. Mini Expo digelar mulai tanggal 15 Januari 2010 di Plaza Miranda dengan memamerkan pakaian daerah, benda-benda budaya lainnya, brosur-brosur pariwisata dan poster-poster mengenai Indonesia. Pengunjung cukup memberikan perhatian yang meriah terhadap Mini Expo, yang terlihat dari banyaknya pengunjung yang berfoto di stand dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang Indonesia.

 

KBRI Caracas juga berpartisipasi pada Gran Desfile Feria 2010 (Festival Parade Besar 2010) pada tanggal 16 Januari 2010. Dalam kesempatan ini, Delegasi Indonesia yang beranggotakan 50 orang, mendapat kehormatan untuk membuka Festival Parade Besar 2010 yang berpusat di Avenue España dengan menampilkan Kelompok Musik Kolintang – Angklung dan Kelompok Tari Tradisional. Indonesia secara keseluruhan menghadirkan sekitar 35 menit pertunjukan kebudayaan dalam rangkaian lagu dan tari tradisional. Lagu-lagu yang ditampilkan adalah Bésame Mucho, Rayuan Pulau Kelapa, Brisas del Torbe (lagu daerah Tachíra), dan Alma Llanea, sementara tarian daerah yang dipertunjukkan adalah Rantak, Yapong dan Mak Yang Mah. Selain Indonesia, acara pembukaan Festival Parade Besar 2010 juga mempertunjukkan  penampilan kelompok musik dari Kolombia, dan kelompok musik setempat, Manolo Moros dan Akademi Flamenco.

Parade Besar 2010 dilanjutkan dengan pawai oleh 16 kendaraan hias, 52 kelompok musik dan marching band serta pertunjukan kebudayaan Venezuela lainnya yang berasal dari berbagai negara bagian di Venezuela. Pawai ini bermula dari Avenue España dan berakhir di Cotatur dengan memakan waktu selama hampir 5 jam dan dihadiri kurang lebih 400.000 – 500.000 orang yang memadati trotoar di sepanjang jalan yang dilalui.

 

Mini Expo dan penampilan Kelompok Musik dan Kelompok Tari KBRI Caracas pada FISS XLVI ini mendapat sambutan meriah dari pihak penyelenggaran dan warga setempat yang baru pertama kali menyaksikan budaya yang khas dan lain dari yang selama ini pernah disaksikan. Selain itu, Mini Expo dan penampilan kebudayaan KBRI Caracas juga mendapatkan liputan media massa setempat dan nasional. Dubes RI Caracas beberapa kali diwawancarai oleh media dan televisi yang disiarkan melalui Canal 119 RCTI Internasional.