Partisipasi Indonesia pada Peragaan Busana Amal (Desfile Benéfico)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Partisipasi Indonesia pada Peragaan Busana Amal (Desfile Benéfico)

 

Pada tanggal 14 April 2010, KBRI Cracacas dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Caracas telah berpartisipasi dalam acara Peragaan Busana Amal (Desfile Benéfico) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Diplomatik (La Asociación de Diplomaticos/ADD). Sekitar 300 undangan hadir pada acara Peragaan Busana Amal dimaksud. Tampak diantaranya adalah para dubes dan pejabat diplomatik dari Kedubes asing di Caracas, pejabat pemerintahan, pengusaha, artis lokal, kalangan industri fashion, dan media massa.

 

Maksud penyelenggaraan Peragaan Busana Amal tersebut adalah untuk mengumpulkan dana guna disumbangkan kepada 29 (duapuluh sembilan) yayasan amal di Venezuela yang selama ini telah mendapatkan bantuan dari ADD. Acara Peragaan Busana Amal ini diselenggarakan atas kerjasama ADD dengan 2 (dua) perancang busana lokal, perusahaan kosmetik dan perusahaan asesoris.

 

Peragaan Busana Amal dibuka oleh Ketua ADD Saida Bladehane, isteri Dubes Algeria, tepat pukul 20:00 WS. Sebagai ungkapan selamat datang kepada hadirin, dihadirkan tarian tradisional Indonesia, Tari Pendet, yang dipersembahkan oleh 1 (satu) puteri Indonesia dan 2 (dua) puteri Venezuela dengan diiringi musik gamelan Bali selama kurang lebih 5 (lima) menit. Selama eksekusi Tari Pendet, 2 (dua) layar digital raksasa di sisi kanan dan kiri sebagai latar belakang panggung dan catwalk dihiasi oleh gambar gapura Bali dengan logo “Visit Indonesia” sehingga keadaan aula peragaan busana pada saat itu diliputi suasana Indonesia.

 

Setelah tarian pembukaan, acara dilanjutkan dengan peragaan busana dari koleksi 2 (dua) perancang busana lokal terkenal, yaitu Leonardo de Armas dan Valentina Cadeño, serta peragaan asesoris dari koleksi Swarovski dan Caona. Rangkaian peragaan busana diakhiri dengan peragaan busana tradisional dari 15 negara yang ditampilkan selain oleh model profesional juga oleh wakil-wakil dari berbagai Kedubes asing di Caracas, termasuk Indonesia. Pada kesempatan ini, Indonesia menampilkan busana tradisional dari Gorontalo.

 

Acara Peragaan Busana ditutup dengan penarikan hadiah undian dimana hadiah-hadiah tersebut merupakan sumbangan berbagai Kedubes asing di Caracas dan beberapa perusahaan sponsor.

 

Partisipasi Indonesia pada Peragaan Busana Amal ini mendapatkan apresiasi dari Ketua ADD yang berulang kali menyebutkannya pada pidato penutupan acara dimaksud. Partisipasi Indonesia dalam menyukseskan acara dimaksud tidak hanya melalui pertunjukan tari tradisional dan peragaan busana tradisional namun juga dengan sumbangan tenaga dalam kepanitiaan –dimana pada saat ini Ketua DWP KBRI Caracas merupakan Ketua II ADD– dan pemberian beberapa produk tradisional Indonesia sebagai hadiah raffle. Apresiasi terhadap partisipasi Indonesia pada acara tersebut juga diungkapkan pada saat jamuan cocktail setelah acara peragaan busana berakhir. Beberapa hadirin yang hadir memberikan komentar bahwa kegiatan peragaan busana ini didominasi oleh suasana Indonesia.