Dubes RI Caracas Hadiri Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu Parlemen Venezuela

​Dalam rangka memenuhi undangan dari Presiden Consejo Nacional Electoral (CNE), Tibisay Lucena, pada tanggal 29 November 2015, Dubes RI Caracas menghadiri sosialisasi penyelenggaraan Pemilu Parlemen Venezuela secara elektronik di lokasi pembuatan Mesin Pemungutan Suara (Máquinas de Votación). Pertemuan ini merupakan bentuk upaya transparansi dari pemerintah Venezuela kepada masyarakat asing di Venezuela terutama perwakilan diplomatik, organisasi regional UNASUR dan media nasional maupun internasional di bidang politik, dimana dengan dilakukannya pemilu secara elektronik maka kecil kemungkinan adanya manipulasi hasil pemilu oleh berbagai pihak yang berkepentingan.​

Guna memastikan kelancaran proses pemungutan suara, auditor independen (para pengajar universitas) dibantu oleh para mahasiswa dan staf CNE akan hadir di setiap tempat pemungutan suara. Sebagai bentuk upaya pengejawantahan yang telah tertulis dalam Pasal 119 Konstitusi Venezuela yakni adanya pengakuan terhadap eksistensi penduduk asli Indian – Venezuela, maka bagi mereka diperkenankan untuk membentuk partai independen dan tidak perlu berafiliasi kepada partai PSUV (pemerintah) maupun MUD (oposisi). Disamping itu, dalam parlemen telah dialokasikan 3 kursi bagi wakil masyarakat asli dimaksud. Dengan demikian, penduduk asli Venezuela juga telah diberikan akses seluasnya di bidang politik yakni hak untuk memilih dan dipilih. Tiga provinsi di Venezuela yang memiliki partai politik dimaksud antara lain Zulia, Amazon dan Bolivar.

Pada kesempatan tersebut, Dubes RI Caracas berkesempatan untuk melihat pengoperasian mesin suara elektronik yang akan digunakan pada pemilu parlemen tanggal 6 Desember 2015. Untuk menjamin transparansi selama proses pemungutan berlangsung, pemerintah Venezuela juga akan mengundang organisasi regional UNASUR sebagai pengamat. Telah tercatat sebanyak 50.000 mesin suara elektronik yang akan digunakan oleh 19.000.000 orang pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Parlemen. Disampaikan pula bahwa terdapat 8 orang koordinator, 16 orang auditor yang mewakili partai pemerintah dan partai oposisi dan 40 operator dari CNE yang akan turut mengawasi proses pemungutan suara di berbagai tempat pemungutan suara.

Memanfaatkan momentum tersebut, sebagai bentuk cinderamata dari Indonesia, Dubes RI Caracas menyampaikan kain batik dan buku referensi mengenai batik dalam bahasa Spanyol kepada Presiden CNE, Tibisay Lucena (PF Pensosbud).