Dubes RI Caracas Hadiri Peringatan 500 tahun kota Cumana di Provinsi Sucre

​Pada tanggal 27 November 2015, memenuhi undangan dari Walikota Cumana, David Velasquez, Dubes RI Caracas telah menghadiri puncak peringatan ke-500 tahun kota Cumana yang merupakan ibukota provinsi Sucre di Venezuela. Dalam rangka memperingati 500 tahun berdirinya kota Cumana, Walikota Velasquez telah menggelar serangkaian kegiatan selama satu bulan penuh termasuk penyelenggaraan FITVEN (Feria Internacional de Turismo de Venezuela) 2015.

Puncak acara peringatan tersebut digelar dengan penyelenggaraan parade militer angkatan bersenjata Venezuela berupa atraksi dari armada Angkatan Laut Venezuela serta pertunjukan akrobatik udara dari armada Angkatan Udara Venezuela yang antara lain menggunakan pesawat Rusia, Sukhoi 30 NK2 dan helikopter militer lainnya. Disamping itu, Kotamadya Cumana juga telah mempersiapkan gelaran pertunjukan teater budaya mengenai perjuangan bangsa Venezuela dalam 5 episode tahap terbentuknya Venezuela yakni, 1) kehidupan suku bangsa asli Cumana (Cumanagoto) 500 tahun yang lalu, 2) kedatangan bangsa Spanyol yang pertama kali di Cumana, 3) perjuangan suku – suku bangsa Indian yang merupakan penduduk asli Venezuela melawan penjajah Spanyol sampai terbentuknya Republik Venezuela pada tahun 1830, 4) masa awal pembentukan Republik Venezuela hingga Hugo Chavez menjadi Presiden Republik Bolivariana Venezuela, dan 5) masa perjuangan pengukuhan sosialisme di Venezuela dibawah Presiden Hugo Chavez dan Nicolas Maduro. Aksi teatrikal ini didukung oleh 1500 anak – anak dari lembaga pendidikan setempat dan anggota kelompok seni daerah. 

Tujuan dari pertunjukan budaya dimaksud untuk menggugah semangat nasionalisme dan membangkitkan rasa kebanggaan generasi muda Cumana dan Venezuela pada umumnya. Selain itu, pertunjukan teater juga diselenggarakan guna memberikan pemahaman yang komprehensif dan mendalam kepada tamu asing yang hadir (termasuk perwakilan diplomatik asing di Venezuela) mengenai sejarah Venezuela.

David Velasquez yang merupakan mantan Wamenlu untuk kawasan Asia, Timur Tengah dan Oseania yang membawahi Indonesia dan beliau memiliki peranan penting dalam penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Venezuela.  Pada bulan Juni 2013, Velasquez juga telah berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri FEALAC di Bali dan mewakili pemerintah Venezuela untuk menandatangani Persetujuan Bebas Visa bagi Pemegang  Paspor Diplomatik dan Dinas serta MoU Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Diplomatik.

Memanfaatkan peringatan dimaksud dan sebagai bentuk tanda mata dari Indonesia, Dubes RI Caracas menyampaikan kemeja yang terbuat dari batik dan buku referensi yang sangat komprehensif mengenai batik dalam bahasa Spanyol kepada Walikota Velasquez. Promosi diplomasi batik di Venezuela merupakan salah satu promosi efektif produk ekonomi kreatif Indonesia di Venezuela.

Pejabat nasional yang hadir dalam puncak peringatan tersebut antara lain Presiden Nicolas Maduro dan ibu negara; Wapres Jorge Arreaza; Menteri Pariwisata, Marleny Contreras; Menteri Pertahanan, Vladimir Padrino López; Menteri Perencanaan Pembangunan, Ricardo José Menéndez Prieto dan Wamenlu untuk kawasan Asia, Timur Tengah dan Oseania, Xoan Noya. Adapun perwakilan diplomatik yang diundang antara lain Dubes Vietnam, Dubes Jepang, Dubes Belarusia, Dubes Siria dan Dubes Indonesia. (PF Pensosbud).​