Alunan Musik Tradisional Kolintang Angklung Indonesia di Tengah-tengah Pelajar Venezuela

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Alunan Musik Tradisional Kolintang Angklung

Indonesia di Tengah-tengah Pelajar Venezuela

 

 

Kelompok Musik Tradisional Kolintang - Angklung Sekolah Republik Indonesia yang dibina oleh KBRI Cracacas kembali mendapat kesempatan untuk memeriahkan acara Pekan Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-30 Sekolah Valle Abierto, di Caracas.

 

Dalam kesempatan ini, Kelompok Musik Kolintang – Angklung mendapat kehormatan untuk membuka Pekan Budaya dimaksud pada tanggal 26 April 2010, dimana pembukaan tersebut dihadiri oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah, Koordinator Pekan Budaya, para guru, beberapa orang tua dan wali murid serta murid-murid sekolah dimaksud.

 

Kelompok Musik Kolintang - Angklung secara keseluruhan mempersembahkan tiga lagu berbahasa Indonesia dan empat lagu berbahasa Spanyol. Untuk setiap lagu, dibacakan  penjelasan singkat mengenai lagu-lagu yang dipersembahkan oleh salah satu anggota Kelompok Musik. Di sela-sela pernampilan tersebut, Ketua Kelompok Musik berkesempatan untuk menjelaskan mengenai pakaian tradisional Batik yang merupakan seragam dari anggota kelompok musik kepada anak-anak dan para guru.

 

Kelompok Musik Kolintang – Angklung membuka penampilan dengan menyuguhkan dua lagu Bahasa Indonesia, yaitu Burung Kakatua dan Rayuan Pulau Kelapa. Dengan penampilan kedua lagu tersebut, diharapkan anak-anak Venezuela dapat lebih mengenal Indonesia. Selanjutnya, Kelompok Musik mempersembahkan empat lagu setempat berbahasa Spanyol, yaitu Besame Mucho, El Cóndor Pasa, Venezuela dan Alma Llanera. Lagu terakhir yang dimainkan adalah lagu yang dikenal di Indonesia dengan judul Kopi Dangdut yang serupa dengan lagu setempat berbahasa Spanyol yang berjudul Moliendo Café.

 

Para penonton, khususnya murid-murid, berulang kali mengungkapkan kekaguman atas penampilan Kelompok Musik Kolintang - Angklung yang secara fasih membawakan lagu-lagu setempat dengan instrumen musik tradisional Indonesia. Anak-anak dan guru-guru bahkan turut menyanyi pada 3 lagu terakhir dimana lagu-lagu tersebut merupakan lagu-lagu yang populer di Venezuela. Antusiasme yang sangat besar ini membuat Kelompok Musik menampilkan satu lagu tambahan atas permintaan para murid dan guru yang terus bertepuk tangan pada akhir penampilan Kelompok Musik Kolintang - Angklung.

 

Penampilan Kelompok Musik Tradisional Kolintang - Angklung Sekolah Republik Indonesia di sekolah tersebut merupakan yang kedua kalinya. Pertama kali Kelompok Musik ini telah tampil pada kegiatan yang sama pada tahun 2005. Kelompok Musik Kolintang – Angklung dimaksud meninggalkan kesan yang mendalam sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menghadirkan mereka kembali sebagai pernampilan pembuka pada peringatan ulang tahun sekolah tersebut di tahun ini.

 

Kepala Sekolah Valle Abierto sangat terkesan dan berterima kasih atas partisipasi Kelompok Musik pada Pekan Budaya dan berharap Kelompok Musik Indonesia dapat kembali berpartisipasi pada acara-acara serupa di masa mendatang. Sebagai bentuk ungkapan terima kasih, pihak Indonesia mendapatkan dua sertifikat penghargaan dari Sekolah Valle Abierto yang diserahkan oleh Koordinator Pekan Budaya. Satu pernghargaan diberikan kepada KBRI Caracas dan penghargaan lainnya kepada Unidad Escuela Nacional Republica de Indonesia (Sekolah Nasional Republik Indonesia). Selain itu, sertifikat penghargaan juga diberikan kepada masing-masing anggota Kelompok Musik Tradisional Kolintang – Angklung Sekolah Republik Indonesia.

 

Partisipasi Kelompok Musik Tradisional Kolintang – Angklung pada Pekan Budaya Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-30 Sekolah Valle Abierto merupakan salah satu cara yang efektif untuk mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat setempat, khususnya karena acara dimaksud juga mendapat liputan dari alumni sekolah dimaksud yang kemudian akan diberitakan dalam situs mereka.