Trinidad and Tobago

REPUBLIK TRINIDAD AND TOBAGO
 
 
  1. Keterangan Dasar
    1. Nama resmi: Republik Trinidad dan Tobago
    2. Ibukota: Port of Spain
    3. Bentuk negara: Republik
    4. Sistem pemerintahan: Republik
    5. Kepala Negara/Pemerintahan:
      Presiden: George Maxwell Richards
      Perdana Menteri: Patrick Manning
    6. Lagu Kebangsaan: Forged From The Love of Liberty
    7. Hari nasional: 31 August 1962
    8. Motto: "Together we aspire, together we achieve"
    9. Letak Geografis: Republik Trinidad dan Tobago adalah sebuah negara kepulauan di Laut Karibia bagian Selatan, 11 km dari persisir Venerzuela, sebelah selatan laut Lesser Antilles Grenada.
    10. Perbatasan : Trinidad dan Tobago berbatasan laut dengan negara lain yaitu Barbados dan Guyana di sebelah Tenggara, dan Venezuela di sebelah barat dan selatan
    11. Luas Wilayah: 5,128 km2
    12. Pembagian wilayah: Trinidad dan Tobago terdiri dari dua pulau utama, yaitu Pulau Trinidad dan Pulau Tobago dan 21 pulau-pulau kecil lainnya. Trinidad dan Tobago terdiri dari 9 bagian yang disebut regional coorporation dan 5 munisipalitas di Pulau Trinidad serta sebuah Majelis Dewan di pulau Tobago. Kelima munisipalitas tersebut adalah Borough Arima, Chaguanas, Point Fortin, Kota Port of Spain dan San Fernando. Sedangkan kesembilan regional cooperation adalah Couva-Tabaquite-Talparo, Diego Martin, Penal Debe, Princes Town, Rio Claro-Mayaro, San Yuan-Laventille, Sangre Grande, Siparia dan Tunapuna-Piarco
    13. Penduduk: 1,305,000 orang (Juli 2005)
    14. Bahasa resmi: Inggris
    15. Agama: Katolik Roma (26%), Hindu (22%), Anglikan (8%), Islam (5%), Advent (4%), Presbyterians, Jehovah's Witnesses, dan Methodists
    16. Kelompok Etnis: Afrika, India, Venezuela, Spanyol, Perancis, Portugis, China, Inggris, Lebanon, Syria, Karibia
    17. Ekonomi:
      • Mata uang: Dolar Trinidad dan Tobago
      • GDP total (PPP): 2008
        • Total $26.536 trilyun
        • Per capita $20,338
      • Pendapatan per kapita: 2008
        • Total $25.925 triyun
        • Per capita $19,869
      • Ekspor Utama: Minyak, gas alam dan kimia
  2. Sejarah Singkat
    1. Baik Trinidad maupun Tobago pada awalnya dihuni oleh Amerindians yang berasal dari Amerika Selatan. Kedua pulau ini ditemukan oleh Colombus pada tahun 1498. Tobago sendiri secara bergantian dijajah oleh Inggris, Prancis, Belanda dan Courlanders tetapi akhirnya dalam periode yang lama dijajah oleh Inggris. Sementara Trinidad berada dalam jajahan Spanyol sampai tahun 1797. Pada tahun 1888, dua pulau ini bergabung menjadi satu dibawah kekuasaan Kerajaan Inggris Raya. Pada tahun 1962, Trinidad dan Tobago memperoleh kemerdekaannya dari Inggris dan menjadi negara Republik pada tahun 1976.
    2. Trinidad dan Tobago memiliki 2 tradisi, yaitu Creole dan East Indian. Creole adalah campuran Afrika, Spanyol, Perancis dan budaya Kolonial Inggris. East Indian berasal dari India pada mulanya adalah para pesuruh yang dibawa ke Trinidad sebagai pengganti budak Afrika tahun 1833. Umumnya menguasai sektor perkebunan, termasuk agama Hindu dan Islam. Trinidad dan Tobago masuk dalam kategori wilayah transit jalur perdagangan obat terlarang, pencucian uang dan kejahatan tingkat tinggi yang melibatkan polisi dan sering mengancam industri pariwisatanya. Atas dukungan komunitas internasional, Trinidad dan Tobago pernah ditunjuk sebagai tuan rumah Carribean Court of Justice, menggantikan Dewan Privy Inggris. Dewan ini mendapat kesulitan dalam menerapkan hukuman mati yan gpernah dijalankan tahun 1999.
  3. Pemerintahan
    1. Dalam Negeri
      1. Trinidad dan Tobago merupakan negara demokrasi liberal dengan sistem dua partai dan sistem parlemen bicameral berdasarkan sistem Westminster. Presiden merupakan kepala negara sedangkan Perdana Menteri merupakan kepala pemerintahan. Presiden dipilih oleh suatu electoral college yang terdiri dari keanggotaan penuh dari dua kamar di Parlemen. Sedangkan Perdana Menteri ditunjuk oleh Presiden dari pemimpin partai politik yang memenangkan mayoritas kursi pada pemilu sebelumnya.
      2. Parlemen dengan sistem bikameral terdiri dari Senat dengan 31 kursi dan DPR dengan 36 kursi. Anggota Senat dipilih oleh Presiden dengan rincian 16 Senator Pemerintah ditunjuk atas saran Perdana Menteri, enam Senator oposisi ditunjuk atas saran pemimpin partai oposisi dan sembilan Senator independent ditunjuk oleh Presiden untuk mewakili kelompok masyarakat. Sementara 36 anggota Dewan Perwakilan dipilih oleh rakyat untuk masa jabatan maksimal lima tahun.
      3. Dalam pemilu yang berlangsung pada tanggal 10 Desember 2001 tidak diperoleh satu partai yang menjadi mayoritas. 36 kursi dalam parlemen terbagi rata oleh dua partai besar yaitu UNC (United National Congress) dan PNM (People’s National Movement) masing-masing memperoleh 18 kursi. Akibatnya tidak mungkin bagi partai-partai tersebut untuk membentuk kabinet. Namun kemudian pada tanggal 24 Desember 2001, Presiden Arthur Robinson menunjuk Patrick Manning dari PNM sebagai Perdana Menteri Trinidad & Tobago yang baru menggantikan Basdeo Panday dari UNC.
      4. Kemelut politik dari hasil Pemilu 2001 tersebut memunculkan isu pembagian kekuasaan di antara kedua partai tersebut. Kedua partai sepakat untuk melakukan serangkaian pertemuan guna membahas masalah ini. Akan tetapi sampai bulan Maret 2002, tidak dicapai kemajuan berarti dari pertemuan-pertemuan tersebut.
      5. Pertikaian antara dua partai politik tersebut mendorong munculnya sebuah partai baru bernama DPTT (Democratic Party of Trinidad & Tobago) yang dipimpin oleh Steve Alvarez. Menurut Steve Alvarez, kemunculan partai DPTT disebabkan hasil pemilu lalu yang menghasilkan 18-18 kursi dan tidak ada alternatif lain. Alvarez percaya jika misi partainya diketahui oleh seluruh rakyat maka hasil pemilu tidak akan 18-18 tetapi 36-0. Ia juga berkeyakinan bahwa para pemilih akan semakin kritis, objektif dan berpikir ke depan sehingga akan mendukung partainya.
      6. Dengan kemenangan partai PNM berjumlah 20 kursi di parlemen, Patrick Manning sebagai Ketua Partai PNM secara otomatis diangkat kembali oleh Presiden untuk menjadi Perdana Menteri Trinidad dan Tobago.
      7. Tanggal 10 Oktober 2002 di Istana Kepresidenan telah berlangsung pelantikan angkatan pertama 14 menteri yang duduk pada Kabinet Pemerintahan baru. Sedangkan 10 menteri angkatan kedua dilantik pada tanggal 14 Oktober 2003.
      8. Adapun nama-nama presiden sebelumnya adalah Ellis Clarck (1 Agustus 1976-13 Maret 1987), Noor Hassanali (19 Maret 1987-19 Maret 1997), Arthur N.R. Robinson (19 Maret 1997-17 Maret 2003) dan George Maxwell Richards (17 Maret 2003-sekarang). Sedangkan nama-nama Perdana Menteri sebelumnya adalah Erick Williams (28 Oktober 1956-29 Maret 1981), George Chambers (19 Desember 1986-17 Desember 1991), Patrick Manning (17 Desember 1991-9 November 1995), Basdeo Panday (9 November 1995-24 Desember 2001), dan Patrick Manning (23 Desember 2001-sekarang).
    2. Luar Negeri
      1. Politik luar negeri Trinidad & Tobago didasarkan pada prinsip anti kolonialisime/imperialisme, non intervensi, dan kerjasama internasional.
      2. Penekanan kegiatan politik luar negeri Trinidad & Tobago dalam kurun waktu terakhir masih tetap lebih banyak dilakukan dalam rangka kerjasama Caribbean Community (CARICOM), Organization of Caribbean States (OCS) serta memperhatikan sikap Organization of American States (OAS), khususnya yang menyangkut masalah-masalah di kawasan Karibia dan Amerika Latin. Dalam rangka untuk mempercepat integrasi kawasan Karibia, pada bulan Agustus 1993, Kepala Negara Trinidad & Tobago, Barbados, dan Guyana membentuk Dewan Ekonomi Bersama (Joint Economic Council) yang dinilai dapat mendorong kerjasama ekonomi/perdagangan di kawasan Karibia.
      3. Port of Spain sebagai ibukota Trinidad & Tobago perlu mendapatkan perhatian karena terdapat Sekretariat “Assosiation of Caribbean States (ACS). Perhimpunan ini beranggotakan 25 negara Karibia dan sekitarnya. ACS dibentuk pada tanggal 24 Juli 1994 dengan tujuan untuk mengintegrasikan kerjasama ekonomi dan fungsional.
      4. Trinidad & Tobago bersama DEA (Drug Enforcement Agency) dari Amerika Serikat (AS) telah mengadakan kerjasama untuk menanggulangi masalah obat bius di Trinidad & Tobago. Menurut sumber Kementerian Pertahanan AS, selama beberapa tahun terakhir ini pemerintah AS telah memberikan bantuan sebesar US$ 2 juta kepada Trinidad & Tobago, karena dugaan INCSE (International Narcotic Control Strategic Evaluation) bahwa Trinidad & Tobago sebagai tempat transit obat bius sebelum diteruskan ke AS.
  4. Perekonomian
    1. Perekonomian Trinidad dan Tobago banyak dipengaruhi oleh industri petroleum, termasuk di sektor pariwisata dan kegiatan impor. Pariwisata berkembang dengan baik namun tidak secara proporsional dibandingkan dengan negara-negara lainnya di kepulauan Karibia. Produk utama pertanian Trinidad dan Tobago adalah sitrus dan coklat.
    2. Pertumbuhan ekonomi Trinidad dan Tobago akhir-akhir ini banyak dipengaruhi oleh investasi pada sektor gas alam, petrokimia dan baja. Sedangkan sektor pendukung lainnya adalah alumunium dan plastik. Trinidad dan Tobago merupakan negara produsen utama minyak dan gas di Karibia dan perekonomiannya sangat tergantung terhadap produksi minyak dan gas alam tersebut. Trinidad dan Tobago juga merupakan negara penghasil minyak terbesar di kawasan Karibia. Meskipun demikian, negara ini menghadapi masalah kemiskinan yang cukup parah dikarenakan kurangnya investasi dan belanja negara. Selain minyak dan gas alam, sumber-sumber perekonomian yang lainnya adalah industri makanan dan minuman, serta semen.
    3. Minyak dan gas alam menyumbang 40% dari GDP dan 80% dari nilai ekspor Trinidad dan Tobago. Perkembangan Atlantic LNG dalam 6 tahun terakhir telah menciptakan kestabilan pertumbuhan ekonomi di Trinidad dan Tobago. Trinidad dan Tobago merupakan eksportir gas alam utama ke AS dan tahun 2009 menyuplai 70% dari kebutuhan gas alam di AS. Dengan pengaruh yang begitu besar terhadap perdagangan gas alam, Trinidad dan Tobago telah merubah perekonomiannya yang awalnya berbasis pada minyak sekarang berbasis pada gas alam.
  5. Media Massa

    Televisi swasta TV6 milik Carribean Communications Network (CCN) menguasai kelas menengah dengan program soap opera dan west park. Carribean New Media Group (CNMG) milik pemerintah menggantikan NBN yang tutup pada bulan Januari 2005 setelah lebih dari 40 tahun mengudara. CNMG mengoperasikan C Television dan Stasiun Radio Talk City 91,1FM dan NCC TV dioperasikan oleh National Carbical Commission. Saluran lain adalah Radio 730AM, the Best Mix 91,5FM, Vibe CT (Indian Music), Ebony 104 (Musil dan Budaya Creole), WeFM dan 95,5FM untuk siaran berita dan diaolog. Surat kabar yang terdapat di Trinidad dan Tobago adalah harian Newsday, Trinidad Guardian, Trinidad and Tobago Express, surat kabar politik mingguan the Bomb, the Punch dan the TnT Mirror.

 

 

Hubungan Bilateral dengan Indonesia

 

  1. Politik
    1. Hubungan bilateral Indonesia – Trinidad & Tobago masih terbatas pada forum-forum multilateral. Dalam hubungan ini, kedua belah pihak telah bekerja sama dengan baik dan saling memberikan dukungan politis secara timbal balik, khususnya dalam permintaan dukungan untuk jabatan-jabatan tertentu di beberapa organisasi internasional.
    2. Indonesia dan Trinidad & Tobago menjalin hubungan diplomatik secara resmi sejak 12 Oktober 1973. Perwakilan RI untuk Trinidad & Tobago dirangkap oleh KBRI Caracas sejak tahun 1979 (pada mulanya dirangkap oleh PTRI New York). Sedangkan perwakilan Trinidad & Tobago untuk Indonesia dirangkap oleh Kedutaan Besarnya di New Delhi. Hubungan bilateral kedua negara, saat ini relatif baik meskipun masih terbatas pada kerjasama di berbagai forum internasional/multilateral.
    3. Dalam kesempatan KTT Asia-Afrika di Jakarta, April 2005 Presiden Trinidad dan Tobago, George Maxwell Richards berkesempatan untuk menghadiri KTT dimaksud dengan status sebagai observer. Meskipun, Trinidad dan Tobago bukan merupakan negara anggota Asia-Afrika, namun sebagai sesama negara non-blok dan negara berkembang Pemerintah Trinidad dan Tobago memandang perlu hadir pda KTT AA di Jakarta dan peringatan 50 tahun KTT AA di Bandung dan ingin meningkatkan bekerjasama serta mempererat hubungan sebagai upaya untuk menghadapi negara-negara maju dan kerjasama selatan-selatan.
  2. Ekonomi
    1. Meskipun hubungan dagang antara Indonesia dengan Trinidad & Tobago belum didasarkan pada suatu persetujuan perdagangan, namun secara umum hubungan dagang melalui swasta kedua negara telah terjalin dengan baik. Sebagian besar produk ekspor Indonesia baik langsung maupun melalui negara ketiga telah masuk ke Trinidad dan Tobago.
    2. Volume perdagangan bilateral antara Indonesia dan Trinidad dan Tobago masih relatif kecil, namun demikian menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat dalam 5 (lima) tahun terakhir. Potensi perdagangan kedua negara masih dapat terus dikembangkan, mengingat Trinidad dan Tobago juga dapat dimanfaatkan sebagai pintu gerbang untuk memasuki negara-negara di wilayah Karibia, khususnya negara-negara anggota CARICOM (the Caribbean Community and Common Market). Angka ekspor Indonesia ke Trinidad dan Tobago mencapai sebesar 2,31 juta USD pada tahun 2003 menjadi 12,4 juta USD di tahun 2008. Sedangkan anka impor Indonesia dari Trinidad dan Tobago sebesar 7,3 juta USD pada tahun 2003 menjadi 60,49 juta USD untuk tahun 2008. Dengan demikian posisi neraca perdagangan kedua negara menunjukkan angka defisit bagi Indonesia.
    3. Kerjasama Energi

    4. Indonesia dan Trinidad dan Tobago merupakan anggota Gas Exporting Countries Forum (GESF), suatu forum untuk meningkatkan dialog dan kerjasama antara negara produsen gas utama dunia. Indonesia merupakan negara pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia. Pada bulan Januari 2009, utusan khusus PM Trinidad dan Tobago melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Minerl di Jakarta dalam rangka menyampaikan undangan kepada Presiden RI untuk menghadiri KTTnegara-negara pengekspor gas, yang direncanakan diselenggarakan di Trinidad dan Tobago pada bulan Maret 2009. Namun dalam perkembangan selanjutnya, penyelenggaraan KTT ini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
  3. Sosial Budaya dan Penerangan

    Dalam rangka kerjasama antara negara berkembang, Pemerintah Indonesi menawarkan program beasiswa Dharmasiswa setiap tahunnya kepada para peminat dari negara-negara sahabat. Untuk tahun 2009-2010, KBRI Caracas yang diakreditasi keTrinidad dan Tobago telah mengirimkan informasi menhenai beasiswa dimaksud pada bulan November 2008 kepada Kedutaan Trinidad dan Tobago di Caracas dan Kementerian Luar Negeri Trinidad dan Tobago di Port of Spain, namun belum mendapatkan tanggapan. Beasiswa meliputi uang kuliah, uang saku bulanan sebesar Rp. 1,5 juta dan uang pakaian sebesar Rp. 300 ribu per tahun. Program studi yang ditawarkan adalah sebi musik tradisional, seni kriya, dan bahasa di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

  4. Kekonsuleran

    Di Trinidad dan Tobago terdapat sekitar 2.000 Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang sebagian besar bekerja pada perusahaan penangkapan ikan. Keberadaan WNI dalam jumlah cukup besar tentunya juga meningkatkan pengenalan dan keterhubungan antara kedua bangsa yang berdampak positif bagi hubungan bilateral secara keseluruhan.

 

 

Caracas, 28 Oktober 2009