Saint Lucia

St. Lucia
  1. Nama resmi: Saint Lucia
  2. Ibukota: Castries
  3. Luas wilayah: 619 km2
  4. Letak geografis: Laut Karibia
  5. Iklim: Tropis
  6. Sistem pemerintahan: Demokrasi parlementer
  7. Kepala negara: Ratu Elizabeth II diwakili oleh Gubernur Jenderal Dame Pearlette Luisy (September 1997)
  8. Kepala pemerintahan: Perdana Menteri Stephenson King (9 September 2007)
  9. Hari nasional: 22 Februari (1979 merdeka dari Inggris)
  10. Jumlah penduduk: 167.000 (2008)
  11. Bahasa resmi: Inggris
  12. Mata uang: East Carribean Dollar dengan kurs 1 US$ = 2,7 XCD
  13. Inflasi: 1,9% (2007)
  14. Pertumbuhan ekonomi: 2,3% (2008)
  15. Pendapatan per kapita: US$ 5.530 (2007)
  16. Mitra Dagang Utama:
    Ekspor : AS, Inggris, Perancis, Trinidad & Tobago, Dominica, Antigua & Barbuda
    Impor: Brazil, AS, Trinidad & Tobago
  17. Produk ekspor: Pisang, nanas, coklat, sayur-sayuran, buah-buahan, minyak kelapa dan garmen
  18. Produk impor: Makanan jadi, peralatan mesin, kendaraan bermotor, bahan kimia, bahan bakar

 

Parlemen terdiri dari dua kamar yaitu Senat (terdiri dari 11 kursi, 6 ditunjuk oleh Perdana Menteri, 3 oleh pemimpin oposisi dan 2 oleh perwakilan organisasi sosial, agama atau ekonomi) dan House of Assembly (17 kursi yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum untuk masa jabatan 5 tahun). Pemilu terakhir dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2006 dengan hasil United Workers Party (UWP) pimpinan PM King menguasai 11 kursi dan Saint Lucia Labor Party (SLP) pimpinan Kenneth Anthony menguasai 6 kursi.

 

Perekonomian St. Lucia sangat bergantung pada industri pariwisata dan produksi pisang. Industri pariwisata yang sempat jatuh akibat peristiwa 11 September 2001, sejak tahun 2004 telah bangkit dan pulih kembali. Diperkirakan industri pariwisata memberikan kontribusi 48% dari pendapatan negara. Pisang merupakan komoditi ekspor utama yang memberikan kontribusi besar pada pendapatan negara sejak tahun 1960-an. Namun seiring dengan meningkatnya persaingan dari sesama negara Karibia maupun negara Amerika Latin, pemerintah sedang menggiatkan diversifikasi pertanian seperti nanas, coklat, mangga dan alpukat.

 

Kebijakan luar negeri St. Lucia didasarkan pada kepentingan ekonomi dan pembangunan nasional. St. Lucia banyak menikmati bantuan dari berbagai program ekonomi Caribbean Development Bank dan Organization of Eastern Caribbean Nations (OECS) yang dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur. St. Lucia merupakan salah satu negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan China Taiwan.