Jajanan Pasar Indonesia Masuk Stellenbosch University, Afrika Selatan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Antrian panjang mahasiswa terjadi di stand Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town pada acara International Food Evening (IFE) yang diselenggarakan di Kampus Stellenbosch University, pada hari Kamis malam, tanggal 31 Maret 2011, mulai jam 20.00 sampai selesai.

IFE merupakan salah satu acara yang diselenggarakan setiap semester oleh International Office Stellenbosch University dan International Student Organization Stellenbosch (ISOS) untuk menggalang dana bagi ISOS-Kayamandi Project, yaitu proyek mereka yang ditujukan untuk perbaikan kehidupan komunitas di Kayamandi, Afrika Selatan. Dalam acara ini, mahasiswa internasional Stellenbosch University dapat mempromosikan negaranya melalui penyajian makanan khas dan pakaian tradisional masing-masing negara mereka.

Mengingat belum ada mahasiswa dari Indonesia yang melakukan studi di Stellenbosch University, maka dalam menjawab undangan/tawaran pihak universitas tentang keikutsertaan Indonesia pada acara tersebut, Konsul Jenderal RI di Cape Town Ny. Sugie Harijadi memutuskan KJRI di Cape Town sebagai partisipan, dan sekaligus melaksanakan fungsi KJRI di bidang Promosi Sosial, yang secara tidak langsung membuktikan solidaritas KJRI di Cape Town terhadap berbagai masalah sosial yang terjadi di wilayah kerja maupun di Indonesia.

Pada malam itu, selain Indonesia, perwakilan mahasiswa asing yang ikut serta, antara lain Amerika Serikat, Belgia, Botswana, China , India, Italia, Lesotho, Turki, Tanzania dan tuan rumah Afrika Selatan.

Keikutsertaan KJRI di Cape Town pada acara yang paling populer di kalangan mahasiswa Stellenbosch University ini, selain merupakan salah satu upaya KJRI dalam mengisi kegiatan promosi terpadu mengenai Indonesia di wilayah kerja yang tergabung dalam satu payung program “Indonesia’s Festival in Cape Town, South Africa 2011”; juga sebagai follow up dari kerjasama KJRI di Cape Town dengan Stellenbosch University yang dirintis pada tahun 2011 melalui penyelenggaraan public lecture oleh Dr. Hassan Wirajuda pada 11 Maret 2011 yang lalu.

Untuk kegiatan IFE ini, stand KJRI di Cape Town menyajikan makanan kecil (jajanan pasar) khas Indonesia, yaitu Dadar Gulung, Pastel Goreng, Pisang Molen, Tahu Isi, Tempe Goreng, dan Wingko Babat.

Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa Stellenbosch ini, stand KJRI di Cape Town termasuk salah satu yang paling diminati karena selain makanannya yang menarik dan enak rasanya juga karena penataan stand yang unik dengan dekorasi khas Indonesia.

Dari jalannya kegiatan pada acara IFE ini, dapat diamati bahwa sesungguhnya makanan Indonesia disukai oleh banyak orang. Hal itu terbukti dari cukup banyaknya mahasiswa yang sama membeli makanan dari stand KJRI lebih dari satu kali, dan habisnya jajanan pasar khas Indonesia yang disajikan di stand dalam waktu satu jam sebelum acara selesai, padahal jumlah makanan yang disajikan cukup banyak.

Rasa puas pihak Stellenbosch dalam menjalin Kerjasama dengan KJRI di Cape Town, ditunjukkan melalui undangan yang disampaikan malam itu oleh pihak International Office Stellenbosch University kepada KJRI untuk kembali berpartisipasi pada International Food Evening berikutnya.

Ternyata jajan pasar khas Indonesia dapat menjadi salah satu elemen dalam merintis suatu bangunan yang bernama kerjasama!

Cape Town, 1 April 2011