Penutupan Workshop Angklung di Vanuatu

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2011 bertempat di Vanuatu Cultural Center diselenggarakan upcara penutupan 8-day Angklung Workshop yang dihadiri para peserta pelatihan tersebut, para orangtua dan keluarga mereka, serta para pengurus Dewan Kebudayaan Vanuatu. Selain pengajar angklung tersebut serta wakil dari KBRI Canberra, juga turut hadir wakil dari Direktorat Jenderal IDP, Kemlu.
 
Para hadirin disajikan empat lagu menggunakan angklung yang dipelajari selama delapan hari terakhir: "Indonesia Pusaka", "Auld Lang Syne", "Jingle Bells", serta lagu kebangsaan Vanuatu yang dikenal sebagai "Yumi Yumi" yang spontan membuat seluruh hadirin berdiri tanpa diberikan aba-aba. Para orangtua turut memberikan tepuk tangan meriah untuk putra-putri mereka.
 
Pelaksana Fungsi Pensosbud dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai sesama negara kepulauan maka Indonesia memiliki banyak kesamaan dengan Vanuatu, sehingga kerjasama di bidang kebudayaan adalah sesuatu yang wajar dan perlu terus dikembangkan ke-2 bangsa tersebut. Setelah itu pengajar dari Saung Angklung Udjo, Bapak Sam Udjo, membagikan sertifikat kepada para peserta yang ditandatangani oleh sang pengajar serta Dubes RI Canberra.
 
Wakil Ketua Dewan Kebudayaan Vanuatu, Ambong Thompson, dalam pidatonya menyampaikan penghargaan atas inisiatif KBRI Canberra dan Pemerintah Indonesia dalam melakukan pelatihan musik angklung tersebut, dan meminta agar kerjasama kebudayaan lebih diperluas lagi sehingga semakin banyak orang Vanuatu yang bisa mengunjungi Indonesia. Setelah menutup secara resmi pelatihan angklung tersebut, ia pun beramah-tamah dengan delegasi asal Indonesia dan orangtua para peserta pelatihan.
 
Para peserta Workshop Angklung tersebut berasal dari 5 sekolah menengah di ibukota Vanuatu, Port Vila, yaitu Vila East School, Malapoa College, Childcare School, Central School, dan Vila Seventh-Day Adventist School. Selain sertifikat tersebut, para peserta juga memperoleh suvenir berupa satu angklung untuk dibawa pulang guna mengingat kesenian musik asal Indonesia tersebut.
 
(foto: Wakil Ketua Dewan Kebudayaan Vanuatu menyampaikan tanda terima kasih untuk wakil dari KBRI Canberra)