Workshop Pembuatan Batik

5/3/2010

EMBASSY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA CANBERRA
 
PRESS RELEASE no. : 014/PR/PEN/IV/2010
 
WORKSHOP PEMBUATAN BATIK
 
Para anggota Women’s International Club of Canberra berkesempatan untuk mencoba sendiri pembuatan batik di Wisma Indonesia pada hari Rabu tanggal 28 April 2010, pada acara Coffee Morning yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan KBRI Canberra.
 
Ketua DWP KBRI Canberra yang juga istri Duta Besar RI, Ny. Susilowati Primo, menerangkan bahwa Batik bukan hanya warisan budaya asli Indonesia yang diakui oleh UNESCO namun juga merupakan simbol spiritualitas dan budaya yang digunakan dari sejak kelahiran hingga kematian. Kain batik dipakai dalam upacara dan kegiatan tradisional, serta untuk kegiatan resmi maupun tidak resmi. Corak yang ditemukan pada Batik Indonesia berusia ratusan tahun dan biasanya memiliki arti khusus seperti keberuntungan dan kesejahteraan. Tidak heran jika kain Batik juga juga menjadi warisan berharga yang diwariskan turu-temurun dari generasi ke generasi.
 
Para tamu yang telah sebelumnya mendaftarkan diri untuk Workshop tersebut mendapat kesempatan untuk menggunakan sendiri canting pada sehelai kain yang telah sebelumnya diberi gambar panduan. Setelah menyelesaikan sehelai tersebut, kain itu dicelup dalam pewarna dan lilinnya meluntur. Beberapa wanita dari mancanegara juga menuliskan namanya pada kainnya masing-masing, dan semuanya senang bisa membawa pulang karya-seninya sendiri. Setelah workshop tersebut, para tamu dari mancanegara ini disuguhi fashion-parade yang menunjukkan bagaimana Batik dapat dipakai pada aneka kesempatan.
 
Workshop ini dipersembahkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra dan dipandu oleh Fenny Awani dari Batik House Indonesia, sebuah kelompok yang dibentuk di tahun 2000 guna melestarikan dan mempromosikan pembuatan Batik secara tradisional sebagai suatu bentuk karya seni yang semakin menghilang. Venny sendiri telah mengelilingi dunia untuk mengajar pada berbagai Workshop Batik di aneka galeri, universitas dan pameran internasional.
 
Canberra, 29 April 2010