Australia

?

Hubungan Bilateral Indonesia-Australia
 
Hubungan Indonesia-Australia telah terjalin sejak awal kemerdekaan Indonesia. Australia merupakan salah satu negara yang memberikan dukungan politis terhadap perjuangan rakyat dan bangsa Indonesia meraih kemerdekaannya. Australia juga merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pasca proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.
 
Dalam perjalanannya, hubungan kedua negara telah mengalami berbagai dinamika seiring dengan berbagai perubahan yang terjadi di kedua negara, kawasan, dan lingkungan global. Lebih dari satu dekade terakhir hubungan kedua negara berkembang menjadi lebih kuat dan komprehensif. Untuk memperkuat landasan kerjasama dan kemitraan komprehensif, kedua negara telah memiliki Joint Declaration on Comprehensive Partnership Between Australia and the Republic of Indonesia (2005) dan  Agreement Between the Republic of Indonesia and Australia on the Framework for Security Cooperation atau Traktat Lombok (2006).
 
Sejak tahun 2011 kedua negara juga telah mengembangkan tiga mekanisme hubungan yang utama yaitu Annual Leaders’ Meeting (ALM), Foreign and Defence Ministers’ Meeting (2+2 Dialogue), dan Indonesia-Australia Dialogue (IAD).
 
Annual Leaders’ Meeting (ALM) merupakan forum tertinggi dimana kedua Pemimpin bertemu untuk memberikan arahan strategis untuk penguatan kerjasama dan kemitraan Indonesia-Australia. Hingga saat ini telah berlangsung tiga kali ALM, yaitu: Bali, 20 November 2011, Darwin, 3 Juli 2012, dan Bogor, 5 Juli 2013. Di luar forum ALM, kedua pemimpin juga secara berkala melakukan pertemuan dalam berbagai kesempatan termasuk di sela-sela pertemuan forum regional maupun internasional untuk membicarakan berbagai isu yang menjadi perhatian bersama kedua negara.
 
Melalui forum 2+2 Dialogue, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia dan Australia membahas berbagai isu strategis baik yang terkait hubungan bilateral maupun perkembangan regional dan global. Dialogue 2+2 yang pertama diselenggarakan di Canberra pada 15 Maret 2012, sementara yang kedua berlangsung di Jakarta, April 2013. Selain Menlu dan Menhan, menteri kedua negara dari berbagai portofolio juga secara berkala bertemu membahas kerjasama di bidang yang menjadi tanggung jawab masing-masing.  
 
Untuk memperkuat mekanisme pertemuan antarpemerintah, kedua negara juga memiliki Indonesia-Australia Dialogue (IAD) sebagai forum bagi kalangan non-pemerintah seperti anggota parlemen, akademisi, jurnalis, pebisnis, dan organisasi civil society. Forum ini dikembangkan atas kesadaran perlunya memperkuat hubungan antar-masyarakat (people-to-people links) sebagai salah satu pilar pokok hubungan kedua negara. IAD yang pertama diselenggarakan di Jakarta, 5-6 Oktober 2011, sementara IAD ke-2 berlangsung di Sydney, 3-4 Maret 2012. Bertindak sebagai ketua IAD dari Indonesia adalah Dr. Rizal Sukma (Executive Director of Center for Strategic and International Studies) dan Mr. John McCarthy (President Australia-Institute of International Affairs).
 
Berbagai interaksi yang melibatkan menteri maupun pejabat kedua negara menunjukkan luasnya cakupan hubungan, kerja sama, dan kemitraan Indonesia dan Australia, termasuk di bidang ekonomi, pertahanan, hukum, pendidikan, pertanian, transportasi, maupun bidang-bidang lainnya.
 
Dalam bidang ekonomi, perdagangan dan investasi kedua negara terus meningkat, dengan nilai perdagangan pada tahun 2013 tercatat mencapai US$ 11 milyar Saat ini kedua negara tengah membahas Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership (IACEPA) yang diharapkan akan menjadi kerangka bagi pengembangan dan perluasan hubungan ekonomi kedua negara.
 
Di luar hubungan antarpemerintah, hubungan antarmasyarakat (people-to-people links) Indonesia dan Australia juga semakin meningkat. Lebih dari 17.000 mahasiswa Indonesia belajar di berbagai perguruan tinggi di Australia. Pada saat yang sama, jumlah warga Australia yang mengunjungi Indonesia juga semakin bertambah dari tahun ke tahun baik untuk tujuan wisata, pendidikan, maupun bekerja.
 
Selain dalam kerangka bilateral, hubungan Indonesia-Australia juga terjalin dalam berbagai forum regional dan global. Kemitraan Indonesia dalam forum seperti ASEAN Plus, ARF, EAS, IORA, Bali Process, APEC, G20, dan PBB telah menunjukkan kontribusi kedua negara dalam upaya mewujudkan perdamaian dan kemakmuran kawasan dan global.
 
Profil mengenai Indonesia dapat dilihat pada link: