Pemilu Di TPSLN Buenos Aires Berlangsung Lancar, Partai Demokrat Mendominasi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Meskipun masyarakat Indonesia di Buenos Aires relatif kecil, tetapi semangat untuk berpartisipasi dalam Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April di KBRI Buenos Aires cukup tinggi. Hal tersebut terbukti dari 38 orang yang terdaftar sebagai pemilih tetap hadir seluruhnya memberikan suaranya ke bilik suara. Pelaksanaan Pemilu di Buenos Aires rupanya bukan hanya menjadi ajang melaksanakan hak sebagai warga negara tetapi juga sarana berkumpul warga negara Indonesia di luar negeri. Tepat pada saat yang bersamaan di Argentina merupakan hari libur nasional, sehingga masyarakat Indonesia yang berdomisili di Buenos Aires dapat datang ke TPSLN Buenos Aires yang berada di KBRI dan menikmati kebersamaan. Dubes RI di Buenos Aires yang sempat memberikan sambutan pada saat sebelum Pemilu dibuka menyampaikan harapannya agar masyarakat Indonesia dapat menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya untuk memilih anggota Parlemen periode 2009-2014.

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap PPLN Buenos, sebagian besar di antaranya memilih lewat pos. Hal ini disebabkan oleh pekerjaan dari para pemilih yang rata-rata adalah pelaut di Argentina dan Uruguay dan sedang bertugas di tengah laut. Sebagian lainnya adalah para misionaris Katolik yang bekerja di propinsi-propinsi dan daerah terpencil yang jauh dari ibukota Buenos Aires. Selain warga negara Indonesia yang ada di Argentina, PPLN Buenos Aires juga mencakup warga Indonesia yang berdomisili di Paraguay dan Uruguay. Total pemilih terdaftar di PPLN Buenos Aires mencapai 294 orang.

Meskipun demikian, tidak kurang dari 38 pemilih datang ke TPSLN Buenos Aires untuk menggunakan hak pilihnya secara langsung. Pemilu yang dimulai tepat pada pukul 09.00 waktu Buenos Aires berlangsung aman, tertib dan sukses. Tepat pukul 13.30 semua pemilih yang datang ke TPSLN telah menggunakan hak suaranya sehingga Pemilu dapat ditutup dan dilanjutkan dengan acara penghitungan suara.

Menjelang dan setelah selesai penghitungan suara, fungsi Pensosbud KBRI Buenos Aires menghibur masyarakat dengan pemutaran film Indonesia, “Janji Joni” dan “Laskar Pelangi” sementara menikmati hidangan makan siang.

Rasa ingin tahu mulai dirasakan pemilih ketika penghitungan suara dimulai. Masing-masing menduga siapa yang akan tampil sebagai pemenang. Tepuk tangan meriah setiap kali partai favorit mereka terpilih. Ternyata, tidak berbeda jauh dengan hasil Pemilu di tanah air, Partai Demokrat terlihat mendominasi dalam penghitungan suara pemilih langsung di Buenos Aires. Hasil penghitungan dari 38 pemilih, Partai Demokrat meraih 23 suara, sedangkan di urutan kedua adalah PKS dengan 5 suara disusul oleh PDIP dengan 3 suara, dan PBB, Partai Patriot, PKNU, Golkar dan PAN masing-masing 1 suara serta 2 suara yang dinyatakan tidak sah.

Hasil sementara penghitungan suara di TPSLN Buenos Aires ini nantinya akan ditambah dengan hasil dari pemilih lewat pos yang penghitungannya baru akan diadakan tanggal 19 April 2009 sesuai ketentuan yang berlaku.