Situasi dan Indikator Ekonomi Argentina

9/7/2009

 
  1. Produk Domestik Bruto (PDB)

Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun 2002 mengalami kontraksi sebesar 10.9% dengan perincian sektor barang terkontraksi -11.4%, jasa -9.2%, konsumsi swasta -9.2%, konsumsi publik -14.4%, konstruksi –32.2%, manufactur –16.1%, impor capital -69.1%, ekspor barang dan jasa + 3.2% dan impor barang dan jasa -49,7%
Pertumbuhan PDB pada periode Januari-Februari mengalami positif sebesar 5.8%.

  1. Pengangguran

Tingkat pengangguran Mei 2002 berjumlah 21.5%, Oktober 2002 berjumlah 17.83%.

  1. Inflasi

Sejak 1999 perekonomian Argentina mengalami deflasi, namun sejak pemerintah mencabut sitem convertibiliti yang mematok nilai peso terhadap dolar AS 1:1 pada Januari 2002, perekonomian mengalami inflasi sebesar 41% pada tahun 2002 dan periode Januari-April 2003 secara akumulasi infalsi mencapai 2,5%

  1. Anggaran belanja negara

Anggaran belanja negara tahun 2002 yaitu sektor pendapatan negara $50,4 milyar (peso) dan pengeluaran negara $54.9 milyar. Defisit anggaran belanja tahun 2002 sebesar $4,5 milyar.
Pada tahun 2001 neraca berjalan (current account) mengalami defisit sebesar US$4,4 milyar dan tahun 2002 surplus sebesar US$8,9 milyar

  1. Cadangan Devisa

Cadangan devisa di BCRA pada awal Juni 2003 berjumlah sebesar US$11,3 milyar. Pada periode Desember 2002 cadangan devisa di BCRA berjumlah US$ 10.4 milyar.

  1. Perdagangan Luar Negeri

Ekspor pada 2001 sebesar US$26,6 milyar dan impor sebesar US$20,3 milyar. Surplus neraca perdagangan pada 2001 sebesar US$6,3 milyar. Ekspor tahun 2002 menurun sebesar 4.7% bila dibandingkan tahun 2001 dan berjumlah sebesar US$25,3 milyar dan impor menurun sebesar 55.8% bila dibandingkan tahun 2001 dan berjumlah sebesar US$8,9 milyar. Surplus neraca perdagangan tahun 2002 sebesar US$16,4 milyar.

Ekspor pada periode Januari – April 2003 (kwartal I) sebesar 8,8 milyar dan impor US$3,6 milyar. Surplus neraca perdagangan pada periode tersebut sebesar US$5,2 milyar. Ekspor meningkat sebesar 13% bila dibandingkan periode yang sama tahun 2002 yang mencapai US$7,8 milyar dan impor meningkat 34% yang mencapai US$2,6 milyar.
Produk ekspor utama Argentina pada tahun 2002 adalah edible oils, fuels and energy, cereals, feed, motor vehicles dan produk impor utamanya adalah machinery and equipment, motor vehicles, chemicals, plastics.

10 negara tujuan ekspor terbesar pada tahun 2002 adalah Brazil 19%, Chili 12%, AS 11%, Spanyol 5%, RRC 4%, Belanda 4%, Itali 3%, Mexico 3%, Jerman 2%, Uruguay 2% dan lainnya 35%. 10 negara pemasok utama adalah Brazil 28%, AS 20%, Jerman 6%, RRC 4%, Jepang 3% dan Itali 3%, Spanyol3%, Prancis 3%, Paraguay 3%, Inggris 2% dan lainnya 25%.

  1. Hutang Luar Negeri

Pada tanggal 7 Pebruari 2003 Pemerintah Argentina mengumumkan bahwa hutang luar negerinya pada akhir September 2002 meningkat sebesar 13.3% atau menjadi US$129,8 milyar bila dibandingkan kwartal kedua tahun 2002 yang hanya mencapai US$114 milyar. Peningkatan tersebut diakibatkan pengeluaran obligasi pemerintah dalam membantu sektor perbankan.

Sebelum pemerintah Argentina mendevaluasi mata uangnya pada tanggal 6 Januari 2002, hutang luar negeri Argentina mencapai US$141 milyar. Akibat terdepresiasinya nilai peso sebesar 70%, hutang pemerintah yang berbentuk bond (surat berharga) sebesar US$95 milyar yang didefault pada awal tahun 2002 menyusut nilainya dalam dolar AS menjadi US$51 milyar karena sebagian hutangnya tersebut dikonversi ke peso.