Pidato Presiden Joko Widodo pada Penutupan KAA ke-60

4/23/2015

 

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
 
Salam Sejahtera untuk Kita Semua,
Yang Mulia Para Pemimpin Negara-Negara Asia-Afrika,
Yang Terhormat Para Ketua Delegasi,
Ibu dan Bapak sekalian yang saya hormati,
 
Selama dua hari ini, saya merasakan antusiasme, kehangatan, dan persaudaraan antar kita, antar delegasi, dan peninjau, Konferensi Asia Afrika.
Selama itu pula, kita telah bekerja keras dengan sepenuh hati, menyusun langkah nyata:
guna memperkuat dan memajukan tatanan dunia yang lebih damai dan adil.
mendorong tercapainya kerja sama saling menguntungkan.
agar dapat menjembatani kesenjangan pembangunan.
merealisasikan kemerdekaan Palestina.
dan memastikan tersedianya dana bagi pembangunan infrastruktur melalui antara lain AIIB


Kita telah berhasil merumuskan tiga kesepakatan penting:
Pesan Bandung,
Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Baru Asia-Afrika, dan
Deklarasi mengenai Palestina.
Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas semangat dan komitmen Yang Mulia, serta semua pihak yang telah terlibat dalam perumusan hasil dan penyelenggaraan pertemuan ini.


Yang Mulia,
Ibu dan Bapak sekalian,


Konferensi yang telah kita jalani ini merupakan salah satu forum antar-pemerintahan terbesar di dunia di luar PBB, yang dihadiri oleh negara-negara Asia, Afrika, dan beberapa negara observer.


Suara yang disampaikan dalam konferensi ini adalah suara kebangkitan bangsa-bangsa Asia-Afrika.


Oleh sebab itu, suara dan keputusan kita tidak dapat diabaikan oleh siapa pun.


Dalam konferensi ini, kita sepakat untuk menggelorakan kembali inti perjuangan Selatan-Selatan, yaitu:
Kesejahteraan, Solidaritas, dan Stabilitas negara-negara Asia-Afrika.


Kita sepakat untuk membentuk jejaring pusat penjagaan perdamaian di kedua kawasan, yang dapat memfasilitasi kerjasama peningkatan kapasitas.


Kita semua mengecam aksi ekstrimisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama, dan mendorong dialog budaya dan agama.


Kita juga sepakat meningkatkan perdagangan dan investasi sebagai mesin pendorong perekonomian.


Dalam kaitan ini, kita mendorong sistem perdagangan multilateral yang adil,
Yang pro-pembangunan, dan inklusif, Yang berkontribusi pada pertumbuhan, investasi, dan lapangan kerja, serta yang berwawasan lingkungan dan berkesinambungan.


Kita menyadari pentingnya sektor maritim dan arti strategis Samudra Hindia sebagai jembatan pembangunan ekonomi di Asia dan Afrika.


Kerjasama maritim akan menjadi salah satu pilar utama Kemitraan Strategis Baru Asia-Afrika.


Saya akan bekerja dengan anda semua untuk memastikan bahwa Kemitraan Strategis antara Asia dan Afrika benar-benar terwujud.


Saya juga akan bekerja dengan anda semua demi kemakmuran, keadilan, dan ketenteraman seluruh warga bangsa Asia-Afrika.


Yang Mulia,
Ibu dan Bapak sekalian,


Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran, kerja keras, ketulusan, dan pencerahan yang telah Anda berikan.


Semua ini demi martabat dan kejayaan Selatan-Selatan yang selalu memegang teguh perikemanusiaan dan perdamaian abadi.


Dengan ini, Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika 2015, saya nyatakan ditutup.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.


Jakarta, 23 April 2015
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,




JOKO WIDODO