Kebijakan Pemerintah Argentina di Bidang Politik

9/2/2009

 
Politik dan keamanan
  1. Setelah satu tahun berlangsung masa transisi pemerintahan di bawah presiden Eduardo Duhalde sejak krisis politik tahun 2001 yang menjatuhkan presiden Fernando De La Rua, makapada tanggal 27 April 2003 telah berlangsung pemilihan umum di Argentina dengan perolehan suara para kandidat presiden cukup merata dan tidak ada yang berhasil mencapai suara mayoritas. Dua calon dengan perolehan tertinggi adalah mantan presiden Carlos Menem (24,3%) dan Nestor Kirchner (22%), namun dengan pengunduran diri Carlos Menem dari pemilihan presiden putaran kedua maka Nestor Kirchner secara resmi terpilih menjadi presiden Argentina.
  2. Politik dalam negeri Argentina sejak pergantian pemerintahan pada tanggal 25 Mei 2003 dari pemerintahan transisi ke pemerintahan presiden Nestor Kirchner mengalami perubahan yang cukup signifikan. Di bidang politik presiden Kirchner lebih menekankan politik dalam negeri terutama guna membangun persatuan dan kesatuan bangsa umumnya dan di kalangan elit pemerintahan khususnya sebagai landasan utama dalam menuntaskan berbagai permasalahan ekonomi dan sosial.
  3. Kebijakan yang ditempuh antara lain:
    1. Dalam negeri
      1. Membangun persatuan dan kesatuan Argentina (upaya konsolidasi nasional).
      2. Pemberantasan korupsi dan penciptaan stabilitas negara dengan visi “perubahan” Argentina melalui reformasi dan restrukturisasi pada berbagai lembaga tinggi strategis negara terutama di kalangan militer, kepolisian, dan juga lembaga peradilan.
    1. Polugri
      1. Kebijakan luar negeri diprioritaskan kepada stabilitas, kemakmuran dan persatuan Amerika Latin.
      2. Lebih menekankan pada lingkaran konsentris Mercosur dan memperluas keanggotaan Mercosur ke negara amerika latin lainnya, blok perdagangan yang terdiri dari Uruguay, Paraguay, Argentina dan Brazil serta anggota asosiasinya Chili dan Bolivia. Review hubungan dengan negara-negara kapitalis barat terutama Amerika Serikat berdasar hubungan yang realistis dan peningkatan hubungan dengan negara-negara Asia.
      3. Mengusahakan kepulauan Malvinas kembali masuk kepangkuan Argentina.
  4. Pemerintah Argentina saat ini sedang melakukan perubahan atau reformasi besar-besaran di berbagai bidang penting sebagai implementasi visi politik presiden Kirchner “Perubahan untuk Masa Depan”. Diantaranya yang telah dilaksanakan adalah pergantian kepemimpinan militer dalam skala besar dan perombakan kepemimpinan dan restrukturisasi kepolisian federal. Perombakan personil dalam skala besar tersebut dapat disebut sebagai pergantian satu generasi penuh. Kebijakan penting lainnya yang sedang berjalan saat ini adalah upaya reformasi lembaga peradilan tinggi Argentina melalui upaya pemecatan hakim-hakim agung yang terkait tindak korupsi dan penyalahgunaan wewenang dan juga penerapan mekanisme pemilihan hakim agung yang lebih transparan dan mengikutsertakan opini publik. Sebagaimana diketahui bahwa pada masa pemerintahan presiden Menem (1989-1999) lembaga peradilan tinggi Argentina telah diselewengkan sebagai alat pemerintah berkuasa.
  5. Kebijakan di bidang sosial-politik lainnya terutama ditujukan untuk mengakomodasi tuntutan-tuntutan mendasar rakyat terkait dengan pelayanan di sektor publik. Diantaranya yang telah dilaksanakan adalah pembayaran gaji para guru di berbagai propinsi yang terlambat dibayarkan sejak krisis melanda Argentina tahun lalu (2002) dan pengeluaran dekrit pengambilalihan sementara PAMI (programa de asistencia medica integral) oleh pemerintah. Pengambilalihan ini dilaksanakan dalam rangka restrukturisasi dan pemberdayaan kembali lembaga nasional untuk kesejahteraan para pensiunan yang dijalankan oleh serikat-serikat buruh tersebut, sehingga dapat memberikan pelayanan jasa yang lebih baik kepada para anggotanya.
  6. Dalam berbagai kebijakannya, pemerintahan baru Argentina sekarang ini di bawah presiden Kirchner yang beraliran tengah-kiri (sosialis) cenderung banyak memakai pendekatan “intervensi negara yang lebih besar” untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial dan ekonomi bangsa.
  7. Lingkungan politik yang cenderung sosialis ini selain memang sedang mengemuka di Argentina juga saat ini sedang mengemuka di kawasan Amerika Latin dengan banyaknya pemerintahan negara besar yang beraliran sosialis seperti di Brazil; Chile dan Venezuela. Dalam hal ini kebijakan luar negeri untuk lebih menekankan pada lingkaran konsentrisnya terutama memperkuat Mercosur bisa mendapatkan dorongan yang lebih baik dari sebelumnya.