Uruguay

Nama Negara: Republik Oriental Uruguay
Nama Resmi Negara: República Oriental del Uruguay
Bentuk Negara: Republik
Ibu Kota: Montevideo 
Luas Wilayah: luas total: 318.413 Km2, darat: 176.215 km2 dan laut: 125.057 Km2
Jumlah Penduduk: 3.427.000 (resmi)
Provinsi:Uruguay terdiri dari 19 provinsi yang disebut departemen; Artigas, Canelones, Cerro Largo,Colonia,Durazno,Flores,Florida,Lavalleja,Maldonado,Montevideo,Paysandú,RíoNegro,Rivera,
Rocha,Salto,San José,Soriano,Tacuarembó dan Treinta y Tres.
Lagu Kebangsaan: Himno Nacional de Uruguay
Agama: Kristen Katolik
Bahasa: Spanyol
Mata Uang: Pesos Uruguayos (kurs per Desember 2016, 1 US$ = 28,74)
Hari kemerdekaan: 25 Agustus 1825
Suku Bangsa/Etnis: Keturunan Eropa (Spanyol, Italia,Jerman, Prancis, Polandia,  Brazil,
Argentina dan negara Amerika Latin tetangga)
Sistem Pemerintahan: Presidensial
Nama Kepala Negara: Tabaré Vázquez
Nama Kepala Pemerintahan:  -
Nama Menteri Luar Negeri: Nin Novoa
Nama Duta Besar Uruguay untuk R.I:  Carlos María Irigaray Santana (dirangkap oleh Kedutaan Uruguay di Hanoi, Vietnam)
GDP: US$53,44 miliar (2016)
GDP per Kapita: US$15.573,9 (2016)
Komoditas Ekspor Utama: Produk pertanian (kedelai, sereal, lemak dan minyak), pertenakan (daging sapi dan produk sejenisnya serta produk dari susu), produk industri rakitan termasuk penjualan pesawat terbang (Manufactures of industrial origin including the sales of aeroplanes), Minyak mentah (crude oils and  fuels) dll.

Keanggotaan di Organisasi Regional dan Internasional:  PBB, Mercosur, ALADI, G-20, WTO, Unasur, IMF, CEPAL (economic  commission for America and Caribbean), FAO (food and agriculture organization), IFAD (international fund for agriculture development), WEF ( world environment fund), MLF (Multilateral Fund for the Implementation of the Montreal Protocol), UNPF (United Nations Population Fund) PGTF – Pérez  Guerrero Trust Fund, OEA (american states organization), IOM (international organization of Immigrations),  ILO (International Labor Organization), IMO (international Maritime organization). UNIDO ( united nations industrial development organization), WHO (world health organization), UNDP (united nations development program), SELA (latin american and caribbean economic sistem), UNICEF (united nations children`s fund), UNIFEM – (united nations fund for the development of women), Interpol dll.

Bendera: Kesembilan garis biru dan putih di bendera Urugauy mewakili jumlah propinsi/departemen yang ada pada saat pertama kali Uruguay merdeka dari Brasil pada tahun 1825 yaitu Canelones, Cerro Largo, Colonia, Durazno, Maldonado, Montevideo, Paysandú, San José, y Soriano. Matahari yang disebut dengan Sol de Mayo dengan wajah manusia serta 16 sinarnya melambangkan pembebasan Uruguay dari Brazil.

Etimologi: Kata Uruguay dalam bahasa suku Guarani dapat diartikan sebagai "sungai siput", sebuah kalimat yang terdiri dari  uruguá  yang artinya siput dan Y yang artinya "sungai". Namun ada pendapat lain yang mengatakan bahwa artinya adalah "sungai burung", pada faktanya di Uruguay banyak terdapat berbagai macam  burung warna warni, sehingga, arti Uruguay lebih condong pada "sungai burung".

Geografi: Uruguay berada di tenggara Amerika Selatan berbatasan dengan Samudera Atlantik antara Argentina dan Brazil. Luas total: 318.413 Km2, darat: 176.215 km2 dan laut: 125.057 Km2.

Negara-negara tetangga: bagian barat laut dengan Brazil dan bagian barat dengan Argentina.

Iklim: 4 musim: suhu terendah dan tertinggi pada musim panas di  Montevideo adalah 28 °C y 17 °C, sedangkan pada musim dingin di Montevideo adalah 14 °C y 6 °C.

Politik: Uruguay merupakan sebuah negara Republik, demokrasi dengan sistem pemerintah kesatuan. Uruguay memiliki 19 propinsi yang disebut departemen. Cabang pemerintahan tertinggi ialah Presiden sebagai lembaga eksekutif dan panglima tertinggi angkatan bersenjata Uruguay. Lembaga legislatif terdiri dari dua kamar yaitu Honorable Senado de la Nación (senator) dan Honorable Cámara de Diputados de la Nación (dewan perwakilan rakyat). Sistem  yudikatif di Uruguay terdiri dari Mahkamah Agung,  Dewan Kehakiman, Pengadilan Tingkat Pertama dan Pengadilan Tinggi untuk Naik Banding.

Ekonomi: Uruguay memiliki  GDP US$53,44 miliar (2016) dan GDP per Kapita US$15.573,9 (2016), Menurut data Bank Dunia,Uruguay cukup menonjol di Amerika Latin sebagai negara yang memiliki masyarakat yang egaliter dan memiliki income per kapita yang tinggi, tingkat kesenjangan dan kemiskinan yang rendah dan hampir tidak adanya kemiskinan yang ekstrim.

Uruguay mematuhi peraturan perdagangan regional dan internasional, termasuk ALADI, MERCOSUR dan WTO. Sebagai anggota blok perdagangan MERCOSUR, bersama Brasil, Paraguay, Argentina dan Venezuela, Uruguay memberlakukan Common External Tariff (CET) sebesar rata-rata 11.5 persen dengan rentang 0 s.d. 35 persen ad valorem untuk perdagangan dengan Non-MERCOSUR. Sementara hampir seluruh produk yang diperdagangkan antar sesama anggota MERCOSUR mendapat fasilitas tariff nol persen.

Kekuatan utama industri dan ekspor Uruguay terletak di sektor pertanian dan peternakan, seperti kedelai dan daging sapi. Beberapa provinsi Uruguay yang memiliki industri unggulan, seperti: Montevideo (pusat bisnis, pertanian dan kimia), Canelones (agribisnis, anggur dan marmer), Maldonado ( agribisnis dan marmer), Colonia ( produk susu dan kertas), Paysandú ( agribisnis termasuk sitrus), San José ( agribisnis, kentang dan pupuk), Rio Negro ( agribisnis, produk susu dan anggur), Rivera ( agribisnis, mineral dan peternakan) dan Salto ( agribisnis termasuk sitrus).


Hubungan bilateral dengan Indonesia

Bidang politik: (Perkembangan ubungan terkini, tanggal-tanggal penting hubungan bilateral (kunjungan pejabat pemerintah, penandatanganan perjanjian, dll) Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan Uruguay sejak tahun 1965  (51 tahun, tahun 2016).

Di bidang politik, Indonesia dan Uruguay menunjukkan kerjasama yang kuat dan saling mendukung dalam berbagai forum internasional. Pada tanggal 11 Oktober 2016 Menlu Uruguay Nin Novoa berkunjung ke Indonesia untuk mengunjungi Trade Expo Indonesia 2016 (TEI), dan merupakan kunjungan bersejarah karena selama hubungan diplomatik RI – Uruguay kunjungan ini merupakan kunjungan pertama pejabat tinggi pemerintah Uruguay ke Indonesia. Pada kunjungan ini telah dilakukan penandatangan MoU dalam bidang Teknis dan Kerjasama Ekonomi antar kedua negara.

Pada tanggal 13 Februari tahun 2016  Dubes RI untuk Uruguay telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaannya kepada Menlu Uruguay dan kemudian kepada Wakil Presiden Uruguay. Dan pada bulan November 2016 Dubes RI telah menyerahkan Surat Pengangkatan resmi dari Presiden RI untuk  Konsul Kehormatan RI yang baru Nicolás Potrié.

​Bidang Ekonomi:

 

Ekspor utama Uruguay tahun 2016:

 

Jenis barangPersentase dari keselurahan
 201320142015

Semester pertama 2016

Bahan olahan pertanian (manufactures of Agricultural origins)40,6 %42,0 %44,1 %43,2 %
Produk pertanian utama (cereals, fats and oils, beef and related products and dairy products)39,0 %38,5 %35,7 %40,4 %
Produk industry rakitan termasuk penjualan pesawat terbang (Manufactures of industrial origin including the sales of aeroplanes)20,1 %19,1 %19,8 %16 %
Minyak mentah (crude oils and fuels)0,3 %0,4 %0,4 %0,4 %
Total100 %100 %100 %100 %

 

 

Produk Ekspor Utama Uruguay:

NoProduk

Nilai 2015 (US$)

1Daging1.593.724.955
2Biji-bijian dan buah-buahan1.126.890.540
3Kayu, produk kayu, dan arang799.857.188
4Susu, telur, madu Minyak hewani/nabati655.271.285
5Cereal501.936.143
6Kulit 303.115.620
7Wool, bulu binatang247.599.653
8Plastik dan produk plastik Mutiara, batu akik, dll233.599.810
9Kendaraan156.115.525
10Hewan hidup155.177.267
11Produk obat-obatan143.894.351
12produk gilingan gandum (Productos de molinería)132.045.818
13Minyak hewani dan anabati131.489.837
14Ikan, udang, dan hasil laut lainnya109.843.875
15Karet dan produk karet98.753.652
16Produk kimia98.510.407
17Buah dan kacang olahan91.041.752
18Produk kertas80.177.889
19Pesawat terbang76.613.368
20Batu mulia dan logam73.845.103

     Sumber: Union de Exportadores de Uruguay

 

Ekspor Uruguay ke Indonesia tahun 2016

Tariff chaptersTotal
41 raw hides and skins (other than furskins) and leatherUSD 1.913.988,35
44 wood and articles of wood; wood charcoalUSD 1.901.248,65
74 copper and articles thereofUSD 1.481.731,82
10 cerealsUSD 1.077.387,17
12 oil seeds and oleaginous fruits; miscellaneous grains, seeds and fruits; industrial or medicinal plants; straw and fodderUSD 816.494,13
76 aluminum and articles thereofUSD 412.615,21
15 animal or vegetable fats and oils and their cleavage products prepared edible fats; animal or vegetable waxesUSD 101.850,00
39 plastics and articles thereofUSD 18.029,00
38 miscellaneous chemical productsUSD 6.947,32
51 wool, fine or coarse animal hair; horsehair yarn and woven fabricUSD 2.904,80
TotalUSD 7.733.196,45

 

 

Impor Uruguay dari Indonesia tahun 2016

Tariff chaptersTotal
64 footwear, gaiters and the like; parts of such articlesUSD 1.577.596,92
48 paper and paperboard; articles of paper pulp, of paper or of paperboardUSD 558.976,18
85 electrical machinery and equipment and parts thereof; sound recorders and reproducers, television image and sound recorders and reproducers, and parts and accessories of such articlesUSD 525.299,22
08 edible fruit and nuts; peel of citrus fruit or melonsUSD 508.873,45
94 furniture; bedding, mattresses, mattress supports, cushions and similar stuffed furnishings; lamps and lighting fittings, not elsewhere specified or included; illuminated sign illuminated nameplates and the like; prefabricated buildingsUSD 505.819,18
54 man-made filamentsUSD 490.031,49
40 rubber and articles thereofUSD 404.839,41
15 animal or vegetable fats and oils and their cleavage products prepared edible fats; animal or vegetable waxesUSD 389.486,10
63 other made up textile articles; sets; worn clothing and worn textile articles; ragsUSD 333.093,33
20 preparations of vegetables, fruit, nuts or other parts of plantsUSD 309.935,00
44 wood and articles of wood; wood charcoalUSD 235.441,04
55 man-made staple fibersUSD 151.034,12
39 plastics and articles thereofUSD 146.910,69
72 iron and steelUSD 118.510,90
62 articles of apparel and clothing accessories, not knitted or crochetedUSD 100.275,86
70 glass and glasswareUSD 98.088,53
09 coffee, tea, maté and spicesUSD 84.397,01
61 articles of apparel and clothing accessories, knitted or crochetedUSD 74.688,87
68 articles of stone, plaster, cement, asbestos, mica or similar materialsUSD 58.669,74
92 musical instruments; parts and accessories of such articlesUSD 57.847,55
87 vehicles other than railway or tramway rolling stock, and parts and accessories thereofUSD 49.920,00
13 lac; gums, resins and other vegetable saps and extractsUSD 46.492,50
46 manufactures of straw, of esparto or of other plaiting materials; basketware and wickerworkUSD 44.900,07
29 organic chemicalsUSD 40.614,00
30 pharmaceutical productsUSD 32.871,43
65 headgear and parts thereofUSD 26.707,21
42 articles of leather; saddlery and harness; travel goods, handbags and similar containers; articles of animal gut (other than silkworm gut)USD 26.156,03
52 cottonUSD 18.587,40
69 ceramic productsUSD 17.818,25
34 "soap, organic surface-active agents, washing preparations, lubricating preparations, artificial waxes, prepared waxes, polishing or scouring preparations, candles and similar articles, modeling pastes, ""dental waxes"" and dental preparations with a basis of plaster"USD 17.440,00
OthersUSD 101.088,04
TotalUSD 7.152.409,52

Source: Nosis S.A.


Bidang Sosial Budaya:  Hubungan dan kerjasama di bidang sosial dan budaya terjalin membaik termasuk dalam bidang pendidikan, kemitraan universitas, kerja sama sister city, pentas budaya dll. Pada bulan November 2016 telah diresmikan studi tentang ASEAN oleh Universitas Katolik Uruguay ( UCU) dan pada bulan November juga diresmikan studi tentang Mercosur di Universitas de Indonesia dan Setiap tahunnya sekitar 500 mahasiswa dari Universitas la República di Montevideo mengadakan perjalanan ke pulau Bali.

Kerjasama di bidang pendidikan masih dapat terus ditingkatkan dan saat ini sedang dijajaki kerjasama antar universitas ternama di kedua negara, baik untuk pertukaran pelajar, dosen maupun untuk kerjasama riset dan pembukaan pusat studi Bahasa Indonesia dan Bahasa Spanyol di masing-masing negara.

Selain di bidang pendidikan, kerjasama juga perlu dikembangkan di sektor olahraga, khususnya sepakbola. Sebagai negara yang mempunyai tradisi sepakbola yang kuat, Uruguay dapat dijadikan percontohan bagi sistem pelatihan sepakbola di Indonesia. Pada tahun 2007, Uruguay menjadi tempat pelatihan pemain sepakbola junior Indonesia dalam persiapan menuju SEA Games 2007. Di lain pihak, Indonesia dapat menawarkan pelatihan bulu tangkis yang merupakan olahraga yang masih kurang diakrabi oleh masyarakat Uruguay.

Di sektor pariwisata, kerjasama dapat dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. KBRI Buenos Aires aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan pentas budaya dan promosi wisata untuk memperkenalkan Indonesia dan untuk menarik minat wisatawan lokal serta wisatawan asing yang kebetulan sedang ada di Uruguay untuk berkunjung ke Indonesia.


Data Kunjungan Wisatawan Uruguay ke Indonesia

TahunUruguay
2011435
2012383
2013698
2014560
20161145

(Sumber: BPS 2016 dan Kementerian Pariwisata)