Paraguay

Nama Negara: Republik Paraguay
Nama Resmi Negara: República del Paraguay
Bentuk Negara: Republik
Ibu Kota: Asunción
Luas Wilayah: Total wilayah 406.752 Km2 (nomor 59 di dunia) yang terdiri dari darat 397.302 m2 dan air 9.450 Km2 (2,6 %)
Jumlah Penduduk:  6.639.000 jiwa (resmi)
Provinsi: Ibu kota Asunción dan 17 provinsi yang disebut sebagai departemen ;Concepción, San Pedro, Cordillera, Guairá, Caaguazú, Caazapá, Itapúa,Misiones, Paraguarí, Alto Paraná, Central, Ñeembucú, Amambay,Canindeyú, Presidente Hayes, Boquerón, Alto Paraguay.
Lagu Kebangsaan: Himno Nacional de la República del Paraguay
(Tetã Paraguái Momorãhéi (dalam bahasa guaraní)).
Agama: Kristen Katolik
Bahasa: Spanyol dan Guaraní
Mata Uang: Guarani (kurs per Desember 2016, 1 US$ = G 5789 )
Hari kemerdekaan: 15 Mei 1811                                                
Suku Bangsa/Etnis: Suku asli Guaraní dan keturunan Eropa (Spanyol, Jerman, Arab dan negara eropa lainnya)
Sistem Pemerintahan: Presidensial
Nama Kepala Negara: Horacio Manuel Cartes Jara
Nama Kepala Pemerintahan:  -
Nama Menteri Luar Negeri: Eladio Loizaga
Nama Duta Besar Paraguay untuk R.I: -
GDP: US$27,62 milyar (2015)
GDP per Kapita: US$4.160,60

Komoditas Ekspor Utama: Biji kedelai,  sumber daya listrik, daging sapi, tepung kedelai, minnyak kedelai, sereal, kulit dan produk peternakan, suku cadang mobil,pakaian dan produk dari tekstil.

Keanggotaan di Organisasi Regional dan Internasional:  ALADI, Mercosur, Unasur, WTO, Komisi Hak Asasi Manusia PBB, G-20, WTO, GATT,  IMF, CEPAL (economic commission for America and Caribbean), FAO (food and agriculture organization), IFAD (international fund for agriculture development, UNPF (United Nations Population Fund) PGTF – Pérez  Guerrero Trust Fund, OEA (american states organization), IOM (international organization of Immigrations), ILO (International Labor Organization), IMO (international Maritime organization), UNIDO (united nations industrial development organization), WHO (world health organization), UNDP (united nations development program), SELA (latin american and caribbean economic sistem), UNICEF (united nations children`s fund), UNIFEM – (united nations fund for the development of women), Interpol dll.

Bendera:  Bendera Paraguay telah mengalami pergantian selama 8 kali dan yang terakhir dibuat resmi oleh Kongres  Umum Parlemen Luar Biasa Nasional pada tanggal 25 November 1842.

Bendera Paraguay  memiliki tiga garis horisontal dengan lebar sama Merah: Keadilan, Putih: Perdamaian dan Biru: Kebebasan ditengahnya terdapat lambing Negara yaitu sebuah perisai dengan dua cabang kelapa dan zaitun melengkung dalam bentuk mahkota, mengitari sebuah bintang; di belakang, bendera membawa perisai dengan gambar singa disertai topi Frigia dan prasasti yang berarti "Perdamaian dan Keadilan". Ada berbagai versi tentang asal-usul   bendera Paraguay, namun yang paling terkahir adalah bahwa warna bendera berasal dari warna yang sama dengan seragam yang digunakan oleh tentara Paraguay ketika membantu pertahanan Buenos Aires melawan penjajahan Inggris.                             

Etimologi
: Kata "Paraguay" berasal dari bahasa suku asli guaraní yang artinya "sungai payagua", payagua = suku indian asli keturunan suku guaraní sedangkan Y artinya adalah air dan akhirnya disebut "Paraguay". Paraguay ditemukan oleh seorang Portugis Alejo Garcia yang bekerja untuk Spanyol pada tahun 1524. Pada proses pendiriannya, Spanyol membuat kemitraan atau kerjasamanya dengan suku asli setempat untuk membangun sebuah " Provinsi Raksasa Suku Indian" yang kemudian menjadi awal dari penjajahan Spanyol, yang salah satu caranya dilakukan lewat penyebaran agama oleh penganut agama yang disebut "Jesuista" untuk menyebarluaskan ajaran agama Kristen ke seluruh daratan Paraguay serta membangun sebuah gereja Katoliknya yang pertama di Amerika Selatan, maka dari tu tidak mengherankan apabila salah satu obyek pariwisata terpenting di Paraguay sampai saat ini adalah  rangkaian reruntuhan bangunan dan gereja peninggalan penyebar agama Kristen Katolik " Jesuista" yang disebut  Misión jesuítica de la Santísima Trinidad del Paraná yang pernah mendapat penghargaan sebagai salah satu Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1993.

GeografiLuas total 406 752 km², yang terdiri dari luas tanah: 397.302 km2,  dan air (sungai): 9.450 Km2. Paraguay tidak memiliki laut melainkan hanya sebuah sungai yang bermuara ke laut.  Paraguay berada pada 19º 10' dan 27º 50' lintang selatan dan 54º 10' dan 62º 50' Meridian lintang barat.

Pembagian daerah administratif : Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kotamadya.

​Negara-negara tetangga: bagian utara dengan Brazil dan Bolivia, serta bagian timur dengan Brazil dan Argentina.

Iklim: Iklim di Paraguay terbagi dua yaitu iklim subtropis lembab dan tropis di bagian timur dan iklim tropis padang rumput di bagian barat, pada musim panas suhu dapat mencapai 45ºC dan pada musim dingin suhu terdendah dapat mencapai dibawah nol. 

Politik:  Paraguay merupakan sebuah negara Republik, demokrasi dengan sistem pemerintah negara kesatuan. Paraguay memiliki 17 propinsi   yang disebut dengan departemen, dan kota Asunción sebagai ibu kota. Cabang pemerintahan tertinggi ialah Presiden sebagai lembaga eksekutif dan panglima tertinggi angkatan bersenjata Paraguay. Lembaga legislatif terdiri dari dua kamar yaitu Honorable Senado de la Nación (senator) dan Honorable Cámara de Diputados de la Nación (dewan perwakilan rakyat). Sistem  yudikatif di Paraguay terdiri dari Mahkamah Agung,  Dewan Kehakiman, Pengadilan Tingkat Pertama dan Pengadilan Tinggi untuk Naik Banding.

Ekonomi:  Pendapatan Domestik Bruto (GDP) Paraguay pada tahun 2015  mencapai AS$27,62 miliar (World Bank) dan GDP per kapita AS$4.160,60 (2015 - nomor 100 di dunia (World Bank)) merupakan potensi bagi Indonesia untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan terutama di bidang ekonomi. 

Untuk menghadapi tantangan ekonomi, pemerintah telah menyiapkan Plan Pembangunan Nasional yang pertama untuk periode 2014 – 2030 yang terdiri dari 3 pilar yaitu: Pengurangan tingkat kemiskinan dan pembangunan sosial, Peningkatan ekonomi yang termasuk Pengikut sertaan Paraguay di pasar dunia. 

Paraguay telah berhasil mencapai kemajuan yang berarti di makroekonominya dengan melakukan beberapa reformasi ekonomi seperti Undang- Undang Tanggung Jawab Pajak, Target Inflasi dan pembuatan Dewan Penasehat Pajak.

Berkat kebijakan diatas, Paraguay dalam dua tahun terakhir ini telah berhasil memasuki pasar dunia namun akibat jatuhnya harga bahan mentah mengakibatkanpertumbuhan ekonominya menurunsebesar 3.1% pada tahun 2015. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya harga di pasar internasional  untuk produk dasar dan juga kondisi cuaca yang tidak menguntungkan yang mempengaruhi langsung nilai ekspor Paraguay. Diharapkan harga internasional untuk kedelai akan tetap stabil untuk tahun 2016 dan 2017.

Dalam hal persaingan, meskipun ada sedikit perbaikan dalam posisi  global sesuai World Economic Forum yang terbaru, Paraguay bergerak  menuju kinerja yang lebih baik dalam indikator utama seperti  pengembangan pasar keuangan, langganan untuk handphone, dan  transparansi kebijakan pemerintah.

Paraguay mematuhi peraturan perdagangan regional dan internasional, termasuk ALADI, MERCOSUR dan WTO. Sebagai anggota blok perdagangan MERCOSUR, bersama Brasil, Argentina, Uruguay dan Venezuela, Paraguay memberlakukan Common External Tariff (CET) sebesar rata-rata 11.5 persen dengan rentang 0 s.d. 35 persen ad valorem untuk perdagangan dengan Non-MERCOSUR. Sementara hampir seluruh produk yang diperdagangkan antar sesama anggota MERCOSUR mendapat fasilitas tariff nol persen.

Kekuatan utama industri dan ekspor Paraguay terletak di sektor Pertanian, peternakan,  sumber daya listrik, suku cadang mobil, pakaian dan produk dari tekstil.

 

Hubungan bilateral dengan Indonesia​

Bidang politik
: Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan Paraguay sejak tanggal 29 November 1981 (35 tahun pada tahun 2016) yang dirangkap oleh Kedutaan Besar Indonesia di Buenos Aires.  Pada tahun 2010 Paraguay telah membuka Perwakilannya di Jakarta namun ditutup kembali beberapa tahun kemudian.  

Pada bulan April 2015, Dubes RI Jonny Sinaga telah melakukan penyerahan Credentials kepada Presiden Paraguay Horacion Cartes.

Di bidang politik, Indonesia dan Paraguay menunjukkan kerjasama yang kuat dan saling mendukung dalam berbagai forum internasional.

Begitu juga dengan beberapa kunjungan dari masing-masing negara seperti pada tahun 2008 ketua Parlemen Paraguay didampingi oleh dua anggota senat mengadakan kunjungan ke Indonesia diterima oleh ketua DPR RI dalam rangka menjajaki potensi ekonomi yang dimiliki kedua negara, dan pada bulan Agustus 2016 anggota Komisi I DPR RI Bapak Tantowi Yahya telah mengadakan kunjungannya ke Paraguay untuk bertemu dengan anggota Parlemen Paraguay serta Konsul Kehormatan RI untuk Paraguay Ricardo Abdo Sanchez.

Pada bulan Mei 2016, Menteri Pertahanan Paraguay Diógenez Martines telah memenuhi undangan dari Menteri Perhubungan R.I untuk menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Aviasi Sipil di Negara Berkembang yang diadakan di Bali.  

Bidang Ekonomi:

Ekspor Paraguay ke Indonesia tahun 2016

Tariff chaptersTotal​
23 residues and waste from the food industries; prepared animal feedUSD 41.225.562,00
52 cottonUSD 4.139.480,00
10 cerealsUSD 257.558,00
41 raw hides and skins (other than furskins) and leatherUSD 167.361,00
44 wood and articles of wood; wood charcoalUSD 157.759,00
33 essential oils and resinoids; perfumery, cosmetic or toilet preparationsUSD 87.607,00
85 electrical machinery and equipment and parts thereof; sound recorders and reproducers, television image and sound recorders and reproducers, and parts and accessories of such articlesUSD 1.978,00
TotalUSD 46.037.305,00
Source: Nosis S.A.

 

Impor Paraguay dari Indonesia tahun 2016

Tariff chaptersTotal
64 footwear, gaiters and the like; parts of such articlesUSD 1.365.904,00
85 electrical machinery and equipment and parts thereof; sound recorders and reproducers, television image and sound recorders and reproducers, and parts and accessories of such articlesUSD 1.245.012,00
40 rubber and articles thereofUSD 1.027.892,00
08 edible fruit and nuts; peel of citrus fruit or melonsUSD 390.296,00
84 nuclear reactors, boilers, machinery and mechanical appliances; parts thereofUSD 376.134,00
39 plastics and articles thereofUSD 349.981,00
61 articles of apparel and clothing accessories, knitted or crochetedUSD 339.710,00
44 wood and articles of wood; wood charcoalUSD 339.516,00
16 preparations of meat, of fish or of crustaceans, molluscs or other aquatic invertebratesUSD 192.000,00
55 man-made staple fibersUSD 189.011,00
38 miscellaneous chemical productsUSD 150.068,00
48 paper and paperboard; articles of paper pulp, of paper or of paperboardUSD 120.591,00
87 vehicles other than railway or tramway rolling stock, and parts and accessories thereofUSD 118.509,00
62 articles of apparel and clothing accessories, not knitted or crochetedUSD 118.298,00
42 articles of leather; saddlery and harness; travel goods, handbags and similar containers; articles of animal gut (other than silkworm gut)USD 87.675,00
94 furniture; bedding, mattresses, mattress supports, cushions and similar stuffed furnishings; lamps and lighting fittings, not elsewhere specified or included; illuminated sign illuminated nameplates and the like; prefabricated buildingsUSD 75.237,00
30 pharmaceutical productsUSD 63.000,00
70 glass and glasswareUSD 59.256,00
67 prepared feathers and down and articles made of feathers or of down; artificial flowers; articles of human hairUSD 47.808,00
33 essential oils and resinoids; perfumery, cosmetic or toilet preparationsUSD 46.089,00
90 optical, photographic, cinematographic, measuring, checking, precision, medical or surgical instruments and apparatus; parts and accessories thereofUSD 43.393,00
54 man-made filamentsUSD 37.277,00
73 articles of iron or steelUSD 31.595,00
29 organic chemicalsUSD 27.339,00
65 headgear and parts thereofUSD 25.555,00
34 "soap, organic surface-active agents, washing preparations, lubricating preparations, artificial waxes, prepared waxes, polishing or scouring preparations, candles and similar articles, modeling pastes, ""dental waxes"" and dental preparations with a basis of plaster"USD 24.790,00
95 toys, games and sports requisites; parts and accessories thereofUSD 23.829,00
59 impregnated, coated, covered or laminated textile fabrics; textile articles of a kind suitable for industrial useUSD 6.960,00
82 tools, implements, cutlery, spoons and forks, of base metal; parts thereof of base metalUSD 6.323,00
68 articles of stone, plaster, cement, asbestos, mica or similar materialsUSD 6.262,00
OtherUSD 18.263,00
TotalUSD 6.953.573,00
Source: Nosis S.A.


Bidang Sosial Budaya:  Hubungan dan kerjasama di bidang sosial dan budaya yang terjalin selama ini termasuk dalam bidang pendidikan, olah raga, pentas budaya dll. Indonesia telah turut partisipasi pada tahun 2006, 2007, 2009, 2010 dan 2016 pada Expo "Expoferia Internacional de Ganaderia, Industria, Agricultura, Comercio y Servicios" yang diadakan setiap tahunnya. Partisipasi Indonesia pada tahun 2007 dimeriahkan dengan kunjungan Gubernur Aceh Bapak Irwandi Yusuf yang didampingi oleh Tim Kesenian Cut Nyak Dien dari Aceh. Pada tahun 2011, Aceh mengirimkan tim sepak bola Sub 19 nya untuk dilatih di Paraguay.

Setiap tahunnya Indonesia menawarkan program beasiswa Darmasiswa ke pelajar Parguay untuk mempelajari kebudayaan Indonesia dan pada tahun 2006 seorang pelajar Paraguay menerima program darmasiswa di Universitas Nasional (UNAS).

Selain di bidang pendidikan, kerjasama juga perlu dikembangkan di sektor olahraga, khususnya sepakbola. Sebagai negara yang mempunyai tradisi sepakbola yang kuat, Paraguay dapat dijadikan contoh bagi sistem pelatihan sepakbola di Indonesia. Pada tahun 2011, Aceh mengirimkan tim sepak bola junior Sub-19 nya untuk dilatih di Paraguay.

Di sektor pariwisata, kerjasama dapat dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. KBRI Buenos Aires  menyelenggarakan berbagai upaya seperti kegiatan pentas budaya dan promosi wisata untuk memperkenalkan Indonesia dan untuk menarik minat wisatawan lokal serta wisatawan asing yang kebetulan sedang ada di Paraguay untuk berkunjung ke Indonesia.

Wisatawan yang paling banyak mengunjungi Paraguay pada umumnya berasal dari negara-negara tetangga, pada tahun 2015, wisatawan yang mengunjungi Paraguay dari Argentina (878.387 wisatawan), Brasil (190.003 wisatawan), A.S (19.479 wisatawan), Uruguay (18.896 wisatawan), Chile (17.946), Spanyol (15.582 wisatawan), dan 26.042 wisatawan dari negara-negara lainnya.  Tujuan utama wisatawan manca negara ke Paraguay adalah untuk menikmati kota bersejarah Asunción (Ibukota), Catedral de Asunción (Asunción), Panteón Nacional de los Héroes (Asunción), Istana Palacio de los López, sejak abad  XIX (Asunción), Runtuhan Jesuitica de la Santísima Trinidad del Paraná (Provinsi Itapúa, rangkaian bangunan peninggalan penyebar agama kristen Katolik, penerima penghargaan Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1993 (salah satu tujuan yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara), bendungan pembangkit tenaga listrik hidroelektrik kedua terbesar di dunia Itaipú Binacional (Provinsi Alto Paraná), pariwisata belanja di kota, Free Zone ketiga terbesar di dunia (Ciudad del Este, Provinsi Alto Paraná), Pantai  San José (Encarnación,  Provinsi  Itapúa), pemandangan air terjun los Saltos del Monday (Presidente Franco, Propinsi  Alto Paraná), Danau Biru Ypacaraí (Provinsi Central).

​Pemerintah Paraguay menerapkan kebijakan pariwisata yang berkelanjutan. Wisatawan asing yang mengunjungi Paraguay sebagian besar berasal dari negara-negara tetangga, adapun jumlah wisatawan Indonesia yang ke Paraguay dan wisatawan Paraguay yang ke Indonesia masih sangat sedikit jumlahnya dan masih harus ditingkatkan.​ Pada tahun 2016, wisatawan Paraguay yang berkunjung ke Indonesia adalah sebanyak 107 orang.