PROFIL NEGARA REPUBLIK MOLDOVA

I.                    INFORMASI DASAR

Nama resmi NegaraRepublik Moldova
Bentuk NegaraRepublik
IbukotaChisinau
Luas wilayah   33.846 Km2
Jumlah penduduk

3.383.332 (sensus th.2002)

3.559.500 (perkiraan th. 2012)

Lagu kebangsaanLimba Noastra (Bahasa Kita)
Agama

Eastern Orthodox 98%, Yahudi 1.5%,

Baptist dan Lainnya 0.5%

Bahasa            Moldova (akar bahasa dari Romania)
Mata uang       Lei (MDL)
Hari kemerdekaan/nasional27 Agustus 1991
Suku bangsa/etnis      Moldova/Romania 78%, Ukraina 8,4%, Rusia 5,8%,
Sistem pemerintahan  Republik
Nama Kepala Negara Presiden Nicolae Timofti (sejak 30 Mei 2013)
Nama Kepala PemerintahanPerdana Menteri Filip Pavel (sejak 20 Januari 2016)
Nama Menteri Luar NegeriAndrei Galbur (sejak 20 Januari 2016)
Nama Duta Besar Moldova untuk RI

Y.M. Mr. Anatol Urecheanu (Dirangkap dari Beijing) 

 

Nama Duta Besar RI untuk MoldovaH.E. Mr. Diar Nurbintoro (15 Januari 2014 dirangkap dari Rumania)
GDP    US$ 6.414 miliar (2015)
GDP per kapitaUS$ 5.000 (2015)
Komoditas ekspor utamaBahan makanan, tekstil, mesin
Komoditas impor utama

Bahan bakar minyak, bahan-bahan kimia, tekstil, perlengkapan mesin

Keanggotaan/ Kerjasama di organisasi Internasional/ Multilateral

 

  • United Nations / PBB
  • OSCE
  • Dean Eropa / Consiliul Europei
  • NATO
  • Disarmament and Nonproliferation

    Kerjasama di tingkat Regional :
  • Europa Centrală / Central Europe
  • Iniţiativa Central Europeană (ICE)
  • South East Europe 
  • South-East European Cooperation Process (SEECP)
  • Regional Cooperation Council (RCC)
  • The wider Black Sea region / Regiunea extinsă a Mării Negre
  • Organization of the Black Sea Economic Cooperation (BSEC) / Organizaţia Cooperării Economice a Mării Negre (OCEMN) 
  • GUAM – sebuah inisiatif kerjasma regional oleh 4 negara, yang terdiri Georgia,  Ukraina, Azerbaijan dan Moldova)

 

I.1    Bendera Republik Moldova

Bendera Republik Moldova tergambar dalam tiga warna (tricolor), yakni biru, kuning dan merah, yang ditengah-tengahnya ditandai dengan simbol negara Moldova / coat of arms (burung elang dengan memegang perisai bergambar aurochs /kepala banteng). Rasio ukuran bendera Moldova adalah 2:1. Sampai peraturan selanjutnya, bendera negara Moldova digunakan sebagai bendera nasional, maupun panji sipil, bendera negara dan bendera perang.  

Tricolor warna biru, merah, dan kuning dari bendera Republik Moldova tersebut hampir identik dengan bendera Rumania, hal ini mencerminkan Rumania dan Moldova  memiliki pertalian nasional dan budaya. Pada bagian warna kuning pada bendera Moldova ditandai dengan simbol nasional. Simbol negara Moldova tersebut diadopsi pada tahun 1990, dengan memiliki tanda elang berwarna keemasan agak gelap yang tengah memegang salib Kristen Ortodoks di paruhnya.

Simbol negara burung elang digambarkan pada kaki-kakinya yang  mencengkeram sebuah ranting dari pohon zaitun - melambangkan perdamaian, dan sebuah tongkat komando.  Sedangkan gambar perisai di dada burung elang diisi dengan warna merah dan biru, serta simbol-simbol tradisional Moldova, seperti kepala aurochs/Banteng, serta diapit oleh gambar simbol bunga mawar dan bulan sabit, serta memiliki tanda gambar bintang antara tanduknya, dengan warna keemasan.

Pada tanggal 23 April 2010, Parlamen Republik Moldova mengesahkan pernyataan bahwa tanggal 27 April merupakan Hari Bendera Nasional.

 

I.2    Etimologi

Asal nama Moldova berasal dari nama sungai di wilayah timur Rumania yang bertetangga dengan Republik Moldova.

 

I.3    Geografi

Luas Negara Repubik Moldova sekitar 33,846 km persegi yang berada di wilayah timur laut Balkan yang merupakan bagian dari pada  Eropa Tengah. Republik Moldova adalah negara yang berbatasan dengan Ukraina dan Romania, dengan Ibu Kota Chisinau.

Negara dengan jumlah penduduk sekitar 3,5 juta jiwa, mempunyai keanekaragaman budaya dan keindahan alam, yang merupakan daya tarik tersendiri khususnya kekayaan peninggalan sejarah di wilayah Eropa Tengah yang memiliki nilai budaya dan sejarah dunia.

Republik Moldova merupakan negara landlocked namun memilki jalur sungai yang sangat memadai yang memiliki akses langsug ke Laut Hitam (Black Sea) melalui Sungai Danube yang merupakan jalur air internasional (international waterway).

 

1.4   Politik

Republik Moldova merupakan wilayah yang termasuk bagian dari Eropa yang memiliki kekayaan sejarah eropa khususnya Eropa bagian Tengah. Wilayah Republik Moldova terletak di wilayah perbatasan budaya dan sejarah perkembangan wilayah Eropa di daerah – Carpathian-Balkan, Central-European dan Eurasian.

Menurut sejarah, pada tahun 1812 setelah penandatangan perjanjian antara Rusia dan Turki di Bucharest, wilayah Moldova Bagian Timur (daerah antara sungai Prut and Nistru) menjadi bagian dari Dinasti Kerajaan (Russian Empire) sampai tahun 1918.

Pada tahun 1918, otoritas tertinggi Bessarabian state (Moldova) – Sfatul Tarii, memutuskan untuk bergabung dengan Romania. Bergabungnya Moldova dengan Rumania hanya sampai tahun 1949, yang selanjutnya kembali dikuasai oleh Rusia sampai abad ke – 20. Moldova menjadi negara merdeka dan berdaulat Republik Moldova pada tanggal 27 Agustus 1991.

Republik Moldova merupakan sebuah landlocked country di Eropa Timur yang terletak di antara Rumania di bagian barat dan Ukraina di bagian Utara, Timur dan Selatan. Ibukota negara berada di Chisinau.

Meskipun secara historis, budaya dan sosial, rakyat Republik Moldova memiliki banyak kesamaan dengan Rumania, namun sebagian besar rakyatnya menolak bergabung dengan Rumania, dan memutuskan untuk berdiri sendiri sebagai negara yang berdaulat. Keputusan sebagai negara berdiri sendiri tersebut telah dikukuhkan dengan hasil referendum pada tahun 1994, yang menyatakan bahwa sebagain besar rakyat Republik Moldova menolak re-integrasi dengan Rumania dan ingin berada dalam lingkungan negara-negara Commonwealth Independent States (CIS).

Pada tanggal 29 Juli 1994 Republik Moldova mengesahkan Konstitusi. Sesuai Konstitusi tersebut menetapkan bahwa Republik Moldova merupakan negara yang berdaulat merdeka, bersatu dan tidak dapat terpisah-pisahkan. Bentuk negara adalah Republik. Republik Moldova, yang didasarkan atas hukum, merupakan negara demokratik yang memperhatikan bahwa martabat rakyat, hak-hak asai manusia dan kebebasan, peningkatakan harkat martabat manusia secara terbuka, keadilan dan pluralise politik sebagai nilai-nilai luhur yang harus dijamin pelaksaannya.  

Sistem negara yang dianut adalah Parliamentary Republic, kepala negara dijabat oleh Presiden dan kepala pemerintahan dipimpin oleh Perdana Menteri (PM). Republik Moldova menjadi anggota di PBB, Dewan Eropa, WTO, OSCE, GUAM, BSEC dan organisasi internasional lainnya. Saat ini Republik Moldova beraspirasi untuk bergabung ke Uni Eropa, telah menandatanggani Association Agreement dengan UE, serta  telah mengimplementasikan first three-year Action Plan dalam kerangka the European Neighbourhood Policy (ENP).

Wilayah Republik Moldova terbagi menjadi 32 Districts dan sekitar 60 kota, merupakan negara yang berbentuk Parliamentary Republic dengan menginplementasikan sistem hukum Eropa.

Republik Moldova sampai saat ini masih dihadapkan dengan persoalan masalah keamanan wilayahnya terkait dengan separatisme di wilayah Transnistria (kawasan yang berbatasan dengan Ukraina). Masalah yang dihadapi oleh Pemerintah Republik Moldova tersebut muncul tidak lama setelah Republik Moldova merdeka di tahun 1991.

Penyelesaikan konflik bahkan sempat beku hampir bertahun-tahun, kemudian mulai diupayakan kembali hingga saat ini untuk menemukan solusi melalui formasi internasional yang paling sering digunakan yakni melalui perundingan 5 +2 process (terdiri dari Republik Moldova dan Transniester sebagai pihak-pihak yang berunding, dengan Rusia, Ukraina dan OSCE  bertindak sebagai intermediary / perantara, sementara Uni Eropa dan Amerika Serikat sebagai pengamat).

Parlemen

Sistem kenegaraan Moldova menganut Republik. Badan pusat legislatif negara adalah Parlemen unicamera, yang memiliki 101 kursi, dan  anggotanya dipilih oleh suara terbanyak pada partai setiap empat tahun sekali. Rakyat Moldova memilih anggota legislatif parlemen secara langsung. Parlemen memiliki 101 anggota, yang dipilih untuk masa jabatan 4 tahun. 

Sistem kepartaian politik di Republik Moldova menganut multi-partai,  saat ini terdapat  4 partai besar yang sangat popular dan memiliki wakil di Parlemen untuk periode 2014 - 2018, di antaranya :

  • Partidul Socialiştilor din Republica Moldova (PSRM) – 25 anggota
  • Partidul Comunistilor din Republica Moldova / Party of Communist of the Republic of Moldova (PCRM)  - 21 anggota
  • Partidul Democrat Liberal din Moldova / Liberal Democratic Party of Moldova  (PDLM) – 23 anggota
  • Partidul Democrat / Democratic Party (PD)  - 19 anggota
  • Partidul Liberal / Liberal Party (PL)  - 13 anggota

Kepala Negara

Menurut konstitusi Republik Moldova (th.1994) Kepala negara dipimpin Presiden yang dipilih oleh Parlemen dengan memerlukan dukungan tiga perlima dari jumlah Deputi (paling sedikit 61 suara).  masa jabatan Presiden adalah selama 4 tahun dan dapat dipilih kembali ( 2  kali masa jabatan).

Sejak Bulan September 2009 – bulan Maret 2012, Jabatan Presiden Republik Moldova dipegang oleh Acting Presiden karena selama masa tersebut 3 kali Parlemen gagal memilih Presiden, karena aksi boikot dari partai oposisi, sehingga sulit mencapai suara yang dibutuhkan untuk memilih Presiden.

Namun baru pada bulan Maret 2012 Parlemen berhasil memilih Nicolae Timofti, dari calon independen untuk menjabat Presiden Republik Moldova untuk masa jabatan 2012 - 2016.

Pada bulan Maret 2016 Mahkamah Konstitusi Republik Moldova mengesahkan perubahan ketetapan bahwa Pemilihan Presiden Republik Moldova berikutnya dilaksanakan melalui Pemilu secara langsung, dan bukan dipilih oleh Parlemen.

Pada tanggal 30 Oktober 2016, rakyat Moldova mulai melaksanakan Pemilu Presiden secara langsung untuk memilih Presiden yang baru menggantikan Presiden Nicolae Timofti yang berkahir mandatnya di tahun 2016. Pemilu Presiden tersebut telah diikuti oleh 9 peserta calon Presiden. Darihasil perhitungan, terdapat 2 calon Presiden yang maju untuk Pemilu Presiden putaran kedua yang dijadwalkan untuk tanggal 13 Nopember 2016.

Pemerintahan.

Menurut Konstitusi Republik Moldova, Perdana Menteri ditunjuk oleh Presiden setelah melakukan konsultasi dengan Parlemen. 15 hari sejak penunjukkan calon PM , selanjutnya calon PM perlu mendapatkan dukungan suara dari Parlemen terkait program kerja dan susunan anggota kabinetnya. Para Menteri anggota kabinet Perdana Menteri yang ditunjuk perlu mendapatkan  persetujuan dari Parlemen.  Pemerintah Moldova saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Pavel Filip yang diangkat pada tanggal 20 Januari 2016.

 

 II.                    HUBUNGAN BILATERAL RI – REPUBLIK MOLDOVA


II. 1   Hubungan Bilateral: Politik

Indonesia menginisiasikan pembukaan hubungan diplomatik tahun 1992, dan setelah itu hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dengan Republik Moldova resmi dimulai sejak penandatangan Joint Communique. Pembukaan hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Republik Moldova ditandatangani di Kedubes Republik Moldova di Bucharest pada tanggal 12 Februari 1993.  

Kerja sama politik Indonesia dan Moldova selama ini terjalin dengan baik dan tidak terdapat perbedaan kepentingan yang dapat mengganggu hubungan antara kedua negara. Kedua negara senantiasa memperlihatkan persamaan sikap dan prinsip menghormati kedaulatan dan menghargai kebijakan-kebijakan yang ditempuh masing-masing negara. Republik Moldova mendukung kesatuan dan keutuhan wilayah RI dalam konteks NKRI.

Hubungan bilateral dengan Moldova dapat ditingkatkan dengan adanya payung perjanjian bilateral baik di bidang politik, ekonomi, maupun sosial-budaya, selain Persetujuan Kerja Sama Kadin Indonesia-Moldova yang ditandatangani pada Oktober 1997.

Hubungan ekonomi dan perdagangan RI – Moldova baru dilandaskan pada Persetujuan Kerjasama Kadin Indonesia – Moldova yang ditandatangani pada Oktober 1997.

Republik Moldova melihat negara Indonesia sebagai mitra yang memiliki posisi strategis di Asia Tenggara karena luas wilayah, jumlah penduduk, potensi sumber alam yang dimiliki serta peran pentingnya di ASEAN. Republik Moldova juga memandang Indonesia sebagai negara yang memiliki peran penting di forum-forum internasional.

Guna meningkatkan hubungan bilateral dilaksanakan kegiatan kunjungan oleh pejabat Indonesia ke Republik Moldova, antara  lain :

  • Kunjungan Direktur Eropa Tengah dan Timur, Kemenlu RI, Ameria Wilujeng pada tanggal 20 Juni 2008.
  • Kunjungan Dirjen Amerop Kemenlu RI, Dubes Dian Triansyah tanggal 10 Desember 2013
  • Kunjungan Dirjen Amerop Kemenlu RI, Dubes Dian Triansyah pada tanggal 19 Juni 2015 dalam rangka kegiatan konsultasi tingkat kementerian.

     Indonesia dan Republik Moldova juga saling memberikan dukungan juga bagi pencalonan masing-masing di organisasi-organisasi Internasional.

     Kedua negara menyatakan saling dukung untuk pencalonan sebagai  anggota Dewan HAM PBB, dimana Moldova mendukung dalam pencalonan Indonesia di Dewan HAM PBB tahun 2015-2017 dan Indonesia mendukung Moldova sebagai anggota Dewan HAM untuk Periode tahun 2020-2022.

     Republik Moldova juga telah mendukung Indonesia untuk pencalonan sebagai anggota Dewan HAM (2011-2014), ECOSOC (2012-2014), IMO (2011-2013) dan Dubes Nugroho Wisnumurti sebagai anggota ILC (2012-2016)

    Indonesia dan Moldova memiliki 4 persetujuan kerjasama dalam upaya untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama di bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan. Perjanjian dan kerjasama yang telah ditandatangani kedua Negara, antara lain :
     
  • Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri dan Integrasi Eropa Republik Moldova mengenai Konsultasi Politik Bilateral, yang ditandatangani di Chisinau tanggal 19 Juni 2015
  • Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Moldova tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas, yang ditandatangani di Chisinau tanggal 10 Desember 2013
  • Nota Kesepahaman antara Otoritas Berwenang the Centre for Combating Economic Crimes and Corruption Republik Moldova dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Republik Indonesia tentang Kerjasama dalam Pertukaran Informasi Intelijen di Bidang Keuangan Berkaitan dengan Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris, yang ditandatanggani di Seoul, pada tanggal 28 Mei 2008
  • Komunike Bersama mengenai Pembukaan Hubungan Diplomatik antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Moldova, yang ditandatangani di Bucharest, pada tanggal 12 Februari 1993.

     II. 2  Hubungan Bilateral: Ekonomi

    Hubungan ekonomi perdagangan antara Indonesia dan Republik Moldova dari tahun ke tahun bisa dikatakan masih relatif kecil tetapi cenderung meningkat dengan rata-rata jumlah total perdagangan pertahun antar kedua negara mencapai lebih dari 10 juta USD.

    Sementara ini jumlah volume perdagangan Indonesia dan Republik Moldova selama periode bulan Januari – Juli 2016 menurut data Statistik Nasional Indonesia sementara adalah mencapai sekitar 11,288 juta USD, meningkat 12.45% dibandingkan dengan jumlah total volume perdagangan pada tahun 2015. Total nilai ekspor dari Indonesia mencapai sekitar 185 ribu USD, turun 17.44% dibandingkan periode yang sama di tahun 2015. Total nilai impor dari Republik Moldova mencapai 11,103 juta USD, meningkat 13 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2015. Selama periode tersebut defisit perdagangan antara Republik Moldova dan Indonesia sekitar 10,918 juta USD, dimana defisit dialami oleh Indonesia.

    Data Perdagangan
     Nilai: ribu US$)
Uraian20142015

Trend (%)

2011-2015

Jan-Juli

 

Perub (%)

2016-2015

20152016
Total Perdagangan16.37219.325179.1010.03811.28812.45
Ekspor59035311.58224185-17.44
Impor15.78118.972228.789.81411.10313.13
Neraca Perdagangan-15.191-18.6190-9.590-10.918-13.85

 

Produk-produk ekspor yang masuk dari Indonesia ke Republik Moldova masih didominasi oleh produk-produk hasil pertanian seperti kelapa sawit, kopi, coklat bubuk, karet. Saat ini Moldova belum secara maksimal dimanfaatkan oleh kalangan pengusaha Indonesia sebagai pasar untuk produk ekspor seperti tekstil, perlengkapan computer dan listrik, furniture dan lain-lainnya.

Potensi terbesar produk Moldova adalah wine. Moldova merupakan salah satu produsen wine terbesar di Eropa Tengah dan Timur.

II.4   Hubungan Bilateral: Sosial Budaya

Indonesia telah menawarkan beasiswa Darmasiswa kepada pelajar Moldova sejak tahun 2007 untuk belajar budaya dan bahasa selama satu tahun di Indonesia. Hingga tahun 2016, sebanyak 5 (lima) pelajar Moldova telah berpartisipasi dalam program ini.

Pada tanggal 14 April 2011, "Aula Indonesia" resmi dibuka di Universitatea Liberă Internațională din Moldova (ULIM), dimana ruangan tersebut bertemakan khusus Indonesia dengan gambar pakaian adat dan alam Indonesia, serta berbagai hiasan dan pajangan lain bertemakan Indonesia.

Dalam rangka promosi budaya Indonesia dan meningkatkan people-to-people contact, Indonesia terus menawarkan berbagai pelatihan maupun beasiswa yang disambut baik oleh masyarakat di Republik Moldova.