Slowakia

Sekitar abad ke-6, wilayah Slovakia dihuni oleh bangsa Slavic-Slovac. Secara politis, pada abad ke-9, mereka dipersatukan oleh kerajaan Moravia. Pada tahun 907, bangsa Jerman dan Hongaria (The Magyars) menundukkan Moravia dan sejak saat itu Slovakia berada di bawah kendali Hongaria sampai dengan tahun 1918.

Ketika penguasa Austro-Hongaria (The Habsburg) hancur pada tahun 1918 menyusul kekalahan pada PD I, Slovakia bergabung dengan Ceko (Bohemia), Moravia, dan sebagian Silesia menjadi negara baru dengan nama Czechoslovakia (Cekoslovakia). Pada Maret 1939, Jerman menduduki Cekoslovakia dan menjadikannya protektorat. Sejak saat itu, Slovakia menjadi negara boneka Jerman, dengan Mansignor Josef Tiso sebagai Perdana Menteri. Pada musim semi 1945, akhir PD II, Slovakia dibebaskan dari Jerman oleh tentara Soviet, dan Slovakia bergabung kembali dengan Ceko menjadi negara Cekoslovakia yang baru.

Pada periode PD II, Cekoslovakia menjadi negara komunis di wilayah Eropa Timur di bawah pengaruh Soviet. Pada 1989, pengaruh Soviet mulai terkikis dan Cekoslovakia kembali menjadi negara bebas. Pada 1 Januari 1993, Slovakia dan Ceko sepakat berpisah secara damai, yang kemudian bergabung dengan NATO dan Uni Eropa pada musim semi 2004.