Pesona Batik dan Tarian Tradisional Indonesia Buka Mata Masyarakat Rio de Janeiro

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Brasilia, 23 November 2009

 

Selama dua hari masyarakat kalangan atas di Brasil, khususnya kota Rio de Janeiro menikmati peragaan busana batik dan pergelaran budaya tradisional Indonesia yang berlangsung pada 19-20 Nopember 2009 di Copacabana Palace Hotel, salah satu hotel tertua dan ternama di kota Rio de Janeiro, Brasil. Bagi masyarakat Brasil, khususnya warga kota Rio de Janeiro, pergelaran budaya dan peragaan busana batik tersebut sangat menarik perhatian dan minat mereka karena selain jarang sekali menikmati pergelaran budaya Indonesia, acara ini juga telah membuka perhatian mereka akan keunikan dan keindahan rancangan batik dengan motif dan warnanya yang menurut mereka sangat menarik dan eksotik.

 

Pergelaran budaya dibawakan oleh Kelompok Sanggar Tari Lestari pimpinan Elina Panggabean dengan menampilkan tari-tarian tradisional dari berbagai daerah serta peragaan busana batik yang menampilkan koleksi terbaru dari KanayaTabitha, salah satu perancang busana Indonesia yang sedang naik daun bersama Mirian Faria, perancang busana dari Moda Mimiar, Rio de Janeiro, Brasil. Sajian ini sangat memesona warga Rio de Janeiro. Malam pergelaran budaya dan busana batik ini diperlengkap  dengan pameran batik dan demonstrasi cara pembuatan batik yang melibatkan para undangan dengan dipandu oleh Bambang Sumardiyono, pembatik dari Jogjakarta.   

 

Pagelaran budaya Indonesia ini dimaksudkan untuk memajukan batik sebagai warisan budaya Indonesia yang mendunia serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui tari-tarian daerah. Acara juga dipadukan dengan Acara Gala Dinner dalam rangka Solidiritas untuk Korban Gempa Bumi Sumatera Barat.

 

Solidaritas masyarakat dan pemerintah Brasil terhadap korban gempa Sumatera Barat cukup besar. Hal ini dibuktikan dengan mengalirnya dukungan dan komitmen mereka baik yang  disampaikan pada Malam Gala tersebut maupun yang langsung disampaikan kepada Pemerintah Indonesia melalui program rehabilitasi gempa Sumatera Barat yang mencapai ratusan ribu us dollar. Hingga berita ini dibuat masih mengalir dukungan dan komitmen untuk membantu upaya rehabilitasi korban gempa Sumatera Barat tersebut.