Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-70 Bersama Masyarakat Indonesia di Brasil

HUT RI ke-70. Rangkaian kegiatan dimulai dengan Upacara Penaikan Bendera dimana Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI Brasilia, Bpk. Mochammad Rizki Safary, bertindak selaku Pembina Upacara, dan Atase Pertahanan, Bpk. I Wayan Sulaba selaku Pemimpin Upacara. Sedangkan anggota Paskibra terdiri dari putra-putri para staf KBRI Brasilia.

 
Upacara Penaikan Bendera diikuti oleh ramah tamah antara segenap staf KBRI Brasilia dan keluarga dengan wakil ITPC São Paulo dan anggota masyarakat Indonesia di Brasil. Dalam sambutannya, KUAI RI Brasilia menyampaikan bahwa jauhnya jarak Indonesia dari Brasil tidak mengurangi semangat untuk memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI dan mengingat kembali perjuangan para pahlawan untuk mencapai Indonesia Merdeka. Selanjutnya KUAI RI Brasilia menghimbau agar situasi dalam hubungan diplomatik Indonesia-Brasil yang saat ini sedang mengalami hambatan tidak menjadi halangan bagi masyarakat Indonesia di Brasil untuk bekerja sebaik-baiknya. Diharapkan agar hubungan diplomatik Indonesia-Brasil dapat segera membaik.
 
Acara ramah-tamah dimeriahkan dengan penampilan lagu “Tanah Airku” dan Bagimu Negeri” oleh para anggota Paskibra bersama dengan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan dan staf KBRI Brasilia. Selain itu, ditampilkan juga permainan angklung oleh staf KBRI Brasilia yang membawakan lagu “Nyiur Melambai” dan “My Heart Will Go On”. Pada acara pemotongan tumpeng, potongan tumpeng diserahkan oleh KUAI RI Brasilia kepada Bpk. Liem Gie Liong, sesepuh masyarakat Indonesia di Brasil. Bpk. Liem telah menetap di Brasil selama 55 tahun. Bpk. Liem merupakan salah seorang dari kelompok awal pendatang dari Indonesia pada tahun 1960.
 
Di samping itu, selama bulan Juli-Agustus 2015, KBRI telah melakukan berbagai aktifitas dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-70.
 
Rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-70 ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera yang  kembali diikuti oleh seluruh staf KBRI Brasilia beserta keluarga, wakil ITPC São Paulo, dan anggota masyarakat Indonesia di Brasil