KUNJUNGAN DUBES RI KE INSTITUTO RIO BRANCO

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada hari Kamis, tanggal 3 Maret 2011 Dubes RI telah berkunjung ke Instituto Rio Branco, institut di bawah Kemlu Brazil yang ditugaskan untuk mempersiapkan pendidikan dan pelatihan para diplomat Brazil. Kunjungan dimaksudkan untuk lebih memahami bagaimana Kemlu Brazil menggodok para diplomatnya dalam rangka mempersiapkan para negitiatornya. Selama hampir 1 jam, Dubes RI diterima oleh Dirjen Rio Branco, Dubes Georges Lamaziere yang menjelaskan mengenai proses rekrutmen para calon diplomat hingga program pelatihannya yang memerlukan waktu selama 1,5 tahun. Tidak jauh berbeda dengan proses rekrutmen calon-calon diplomat Indonesia, kesempatan untuk menjadi diplomat yang melalui proses yang amat kompetitif terbuka untuk semua warga Brazil yang memenuhi persyaratan yang ditentukan. Hal yang berbeda, di samping gaji yang amat tinggi selama masa pendidikan dan pelatihan, Instituto Rio Branco memberi kesempatan kepada calon peserta yang berasal dari wilayah atau etnik yang terpinggirkan untuk mengikuti program penyetaraan melalui fellowship program sebelum mengikuti fair and competitive test. Widyaiswara selama masa pendidikan dan pelatihan berasal dari para diplomat, pejabat pemerintah dan para akademisi Brazil. Widyaiswara dari luar negeri hanya diberikan pada pejabat setingkat menteri. Dalam kunjungan ke Brazil, Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao berkesempatan untuk memberikan ceramah di hadapan peserta pendidikan pada tanggal 2 Maret 2011. Terbuka peluang kerjasama antara Instituto Rio Branco dengan PUSDIKLAT Kemlu dalam bidang penyelenggaraan seminar bersama.