PARTISIPASI KBRI BOGOTA PADA FESTIVAL BURUNG TOLIMA

"Indonesia merupakan negara pemilik spesies burung endemik terbesar di dunia dengan jumlah 512 spesies endemik," demikian disampaikan oleh Pejabat Fungsi Politik, Achmad Djatmiko, mewakili Duta Besar dalam sesi pembukaan Festival Burung Tolima ke-3 di Panoptico, kota Ibague, Provinsi Tolima, 6 Oktober 2017.

KBRI Bogota berpartisipasi pada Festival Burung Tolima ke-3 seraya mempromosikan keanekaragaman hayati dan kekayaan spesies burung Indonesia pada masyarakat Kolombia, khususnya provinsi Tolima. "Provinsi Tolima memiliki sekitar 700 espesies burung dari total 1921 spesies yang dimiliki oleh Kolombia," demikian disampaikan oleh Walikota Ibague, Guillermo Alfonso Jaramillo pada sesi pembukaan Festival tersebut. "Kolombia merupakan rumah bagi 1921 spesies burung dan merupakan yang terbesar di dunia," demikian tambahnya.

Partisipasi KBRI Bogota pada festival tersebut dilatarbelakangi oleh pertemuan Walikota Ibague, Guillermo Alfonso Jaramillo dengan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, di sela-sela pertemuan UN HABITAT III di Quito, Ekuador, November 2016 silam. Pada pertemuan tersebut, Walikota Ibague mengundang Indonesia sebagai Guest Country pada Festival Ibague Biodiverse: Wings for Peace yang dilakukan serangkaian dengan Festival Burung Tolima ke-3. Festival tersebut mengedepankan keanekaragaman hayati dan upaya untuk melestarikannya serta memajukan perekonomian masyarakat pedesaan melalui pariwisata alam seperti birdwatching dll.

KBRI Bogota membuka stand dengan memamerkan keanekaragaman budaya serta spesies burung yang dikunjungi oleh hampir 300 orang dari kalangan pemerintah setempat, pengusaha, penggiat aktivitas birdwatching, LSM, dan masyarakat umum kota Ibague. "Kehadiran Indonesia memberi nilai lebih terhadap pelaksanaan Festival ke-3 ini karena Indonesia bersama dengan Kolombia merupakan negara pemilik biodiversity terbesar di dunia," demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif CORTOLIMA, Jorge Enrique Cardoso, pada sesi pembukaan Festival tersebut.

Selain itu, pada sesi simposium Festival tersebut, Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Bogota menyampaikan keynote presentation berjudul Birds of Indonesia: Diversity and Challenges yang menyampaikan kekayaan spesies burung Indonesia dan tantangannya. Presentasi tersebut mendapatkan bantuan bahan dari ahli burung Indonesia Prof. Ani Mardiastuti, Guru Besar Institut Pertanian Bogor, yang sebelumnya diundang untuk berpartisipasi pada Festival tersebut.

Kolombia, bersama Brasil dan Indonesia merupakan negara pemilik hampir dua pertiga keanekaragaman hayati dunia. Dengan demikian, ketiga negara memiliki tanggung jawab besar untuk melestarikannya demi generasi penerus berikutnya. Kegiatan ini selain mempromosikan keanekaragaman hayati Indonesia juga bertujuan untuk meningkatkan kerja sama kedua negara di bidang biodiversity, pelestarian lingkungan, dan peningkatan inovasi di bidang wisata alam.(Sumber: @KBRIBogota)