Wawancara dengan Radio Cadena Melodia

3/22/2012

Pada tanggal 5 Maret 2012, Keppri Bogota, Bapak J. Subagia Made telah melakukan wawancara dengan Radio Cadena Melodia di Bogota seputar perkembangan Indonesia dan hubungannya dengan Kolombia.

Dalam wawancara tersebut, Bapak Made menjelaskan bahwa Indonesia secara bertahap telah mampu mengatasi krisis multidimensional yang dimulai pada tahun 1997 ketika terjadi perubahan rezim pemerintahan. Hal tersebut bukanlah hal yang mudah mengingat Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk yang besar dengan keanekaragaman budayanya. Namun demikian, proses reformasi dan demokratisasi telah membawa perubahan dan berbagai aspek dapat perlahan-lahan membaik. Saat ini Indonesia memiliki peranan penting di wilayah Asia dan Pasifik mengingat Indonesia adalah pemimpin ASEAN, penting bagi keamanan, memiliki sumber daya alam yang besar, merupakan jalur perdagangan dan pemasok produk bagi negara-negara di kawasan tersebut termasuk energy seperti energi gas.

Sejak pemerintahan SBY, Indonesia telah berupaya meningkatkan hubungannya dengan negara-negara Amerika Selatan. Saat ini nilai ekspor Indonesia ke negara-negara Amerika Latin mencapai hampir 7 milyar dolar yaitu ke Brazil, Argentina dan lain sebagainya. Pembukaan Kedubes Kolombia di Indonesia dinilai penting untuk promosi dan pencitraan Kolombia di Indonesia, untuk lebih membuka diri kepada negara-negara Asia dan untuk meraih dukungan Asia untuk keanggotaan APEC. Di bidang perdagangan dengan Kolombia, nilai perdagangan Indonesia hanya mencapai 150 juta dolar namun dengan potensi besar peningkatan di masa yang akan datang. Indonesia mengekspor ke Kolombia berbagai produk konsumen seperti produk karet, mebel, sepatu, kerajinan, produk tekstil dan lain sebagainya. Sementara itu, Colombia mengekspor ke Indonesia berbagai produk turunan minyak, turunan kimia, kopi dan lain sebagainya. Pada saat ini, pemerintah Indonesia sedang berupaya meningkatkan kerjasama antara lain dibidang pertanian gula tebu, kelapa sawit, coklat dan karet. Di bidang Kebudayaan, pada tahun-tahun sebelumnya, Indonesia telah melakukan berbagai misi budaya ke Kolombia dan saat ini, Indonesia juga membuka kesempatan untuk mendapatkan beasiswa budaya serta untuk belajar bahasa Indonesia. Indonesia juga telah berpartisipasi dalam ajang Reinado del Café di Manizales tahun 2012. Di pihak lain, Kolombia juga telah melakukan misi kebudayaan ke Indonesia yaitu Misi Salsa yang telah diadakan pada tahun 2011. Masih banyak hal lain dalam bidang budaya yang masih dapat dieksplorasi seperti bidang olahraga.

Seperti halnya Indonesia, Kolombia juga masih memiliki permasalahan infrastruktur. Namun demikian, dengan perkembangan perdagangan yang didukung oleh keberadaan 2 pelabuhan perdagangan, semakin banyaknya arus investasi asing dan peningkatan promosi, maka niscaya sektor infrastruktur Kolombia akan semakin meningkat yang pada gilirannya akan meningkatkan pembangunan Kolombia secara keseluruhan.

Berikut Rekaman Wawancara Bapak J. Subagia Made tanggal 5 Maret 2012. Play