Profil Negara dan Kerjasama

KETERANGAN DASAR KOLOMBIA

Umum

1. Nama Resmi Negara : Republica de Colombia​​​
​​​​2. Bentuk Negara : Republik
3. Sistem Pemerintahan​:  Presidensial
4. Kepala Negara       : Juan Manuel Santos Calderon (sejak 7 Agustus 2010)
5. Wakil Presiden​: Óscar Naranjo (sejak 29 Maret 2017)
​6. Menteri Luar Negeri​: Maria Angela Holguin
​7. Ketua Kongres​: Mauricio Lizcano Arango​​
8. Ketua Senat​​: ​Mauricio Lizcano Arango
9. Ketua Camara: ​Miguel Angel Pinto Hernandez
10. Dasar Negara: Konstitusi 1991 (disahkan 7 Juli 1991)
11. Hari Nasional       : 20 Juli (Merdeka 20 Juli 1810)
​12.Lagu Kebangsaan   ​:  O´Gloria Inmarcersible
13. Bendera Nasional : Tiga pita horisontal kuning (top, double-lebar), biru, dan merah.
14. Simbol Negara     ​:  Andean condor
15. Bahasa Nasional  ​:  Spanyol
​16. Ibukota​:  Bogotá Distrito Capital (Bogotá D.C.)
17. Sumber daya alam​:  Minyak bumi, gas alam, batu bara, bijih besi, nikel,                     
   emas, tembaga, zamrud dan tenaga air.​
18. GDP: $ 377.947 juta dolar (2014 p)
​19. Pertumbuhan GDP: 0,3% (3rd Trimester 2016) 
20. GDP Per kapita​: $ 7,130 dolar (2016)
21. GDP Industri​: Pertanian : 22.76%, Industri: -0,5%, (1st Trimester 2015)
  Jasa: 7,6%.
22. Tingkat Pengangguran​: 7,5% (2016).
23. Total Ekspor: $ 31,04 miliar dolar (2016).
24. Komoditas Ekspor ​: minyak bumi, batubara, zamrud, kopi, nikel.
​25. Mitra Ekspor ​: AS (27,6%), Panama (6,7%), China (6,3%), Spanyol (4,4%),

Belanda (4,2%), Ekuador (4%) (2016)

​26.  Total Impor

: $ 42,84 miliar dolar (2016).

27. Komoditas Impor : Peralatan industri, kendaraan, barang-barang konsumsi.
28. Mitra Impor: AS (28,7%), China (18,6%), Meksiko (7,1%), Jeman (4,2%), Brasil (3,9%), Perancis (3,5%) (2016)
​​29. Cadangan devisa

      dan emas

: $ 46,08 miliar dolar (2016).
30​.  Hutang Luar Negeri​: $110,9 miliar (2016)
31. Nilai tukar Mata Uang ​ : Peso Kolombia (COP) $ 2.800 per dolar AS (Juni 2017)​​

 

GEOGRAFI

Satu-satunya negara di kawasan benua Amerika Selatan yang memiliki garis pantai di laut Pasifik dan laut Karibia. Puncak tertinggi Pico Cristobal Colon 5.775 mdpl. Kolombia memiliki beberapa gunung berapi aktif seperti Galeras 4.276 mdpl yang terakhir erupsi tahun 2010.

Sumber daya alam Kolombia terdiri dari minyak bumi dan gas, batu bara, bijih besi, nikel, emas, tembaga, dan batu zamrud. 37,5% daratannya merupakan tanah pertanian, 54,4% merupakan hutan.

Perbatasan

Kolombia berbatasan dengan Laut Karibia di sebelah utara dan barat laut; Venezuela dan Brasil di timur; Peru dan Ekuador di selatan; serta Panama dan Laut Pasifik di barat.

Luas daerah

2.129.752 km persegi (dataran 1.141.748 km² dan lautan 988.000 km²)

Garis pantai

3.208 km (1.760 km Laut Karibia, Samudera Pasifik Utara 1.448 km)

Iklim

Kolombia beriklim tropis yang  terdiri dari 2 musim yakni musim hujan (Maret-Juni, September-November) dan musim kering (Desember-Maret, Juli-Agustus). Ibukota Bogota berada pada ketinggian 2.640 meter di atas permukaan laut dengan suhu rata-rata antara 9ºC hingga 19ºC.

 

PENDUDUK

Kolombia adalah negara terbesar ke-26 di dunia, dan negara ke-empat terbesar di Amerika Selatan (setelah Brasil, Argentina, dan Peru), dengan area lebih dari dua kali Perancis. Di Amerika Latin, negara ini juga negara ketiga untuk jumlah populasi setelah Brasil dan Meksiko. Kolombia juga merupakan kekuatan menengah dengan populasi kedua terbesar yang berbahasa Spanyol di dunia setelah Meksiko.

Dikenal karena kebudayaannya, dan juga merupakan pusat industri manufaktur terbesar di Amerika Selatan. Kolombia juga merupakan negara dengan keragaman etnik yang bervariasi di lintas Selatan, di mana ini merupakan hasil dari migrasi berskala besar pada abad ke-20. Dan sejak saat itu, negara ini mendapatkan penambahan jumlah populasi yang drastis.

Jumlah Penduduk: 49.214.694 juta (DANE, 2017)

Jumlah penduduk kota besar: Bogota 9.285.331, Medellin 3.731.447, Cali 2.869.909, Barranquilla 1.897.989, Bucaramanga 1.122.945 (2015)

Komposisi Penduduk: Mestizo 58%, putih 20%, 14% campuran, hitam 4%, campuran hitam-Amerindian 3%, Amerindian 1%

Agama: Katolik Roma 90%, lainnya 10%


POLITIK/PEMERINTAHAN

Kolombia merupakan negara kesatuan berbentuk republik berdasarkan Konstitusi 1991 yang menggantikan Konstitusi 1886. Konstitusi 1991 mengatur berbagai tugas dan fungsi pemerintah pusat dan daerah dan lembaga-lembaga negara beserta hak dan
kewajiban masing masing lembaga. Kolombia menganut sistem pemerintahan demokrasi dengan presiden sebagai kekuasaan tertinggi. Pembagian kekuasaan dalam Kolombia adalah eksekutif, legislatif dan yudikatif dengan lembaga kontrol dan lembaga pemilihan khusus. Presiden Kolombia adalah puncak eksekutif tertinggi di Kolombia, berperan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan dengan kekuasaan administratif, diikuti oleh Wakil Presiden dan Kementrian Kolombia.

Presiden terpilih untuk 4 tahun dan dapat terpilih kembali untuk 1 kali periode. Pemilihan Umum terakhir di Kolombia berlangsung pada tahun 2014. Pemilihan Presiden terakhir berlangsung dua kali 25 Mei dan 15 Juni 2014 yang menghasilkan Juan Manuel Santos (Social Party of National Unity atau U Party) sebagai pemenang dengan jumlah suara 7.816.986 (50,95%), sedangkan lawannya, Oscar Ivan Zuluaga (Democratic Center Party) mendapatkan 6.905.001 suara (45,00%). Pemilihan Presiden berikutnya direncanakan akan dilangsungkan pada semester pertama tahun 2018.

Kongres Kolombia merupakan bikameral: 102 Senators dan 166 Wakil Rakyat. Pemilihan legislatif terakhir berlangsung pada tanggal 9 Maret 2014 dengan perolehan suara wakil rakyat terbesar dimiliki oleh U Party dengan 16,05% / 39 kursi; Liberal Party dengan 14,13% / 37 kursi; Conservative Party dengan 13,17% / 27 kursi; Radical Change Party dengan 7,74% / 16 kursi; Democratic Centre Party dengan 9,47% / 12 kursi; lainnya 19 kursi.

Dari 166 kursi wakil rakyat di Kongres Kolombia, sebanyak 98 kursi (59%) merupakan pro pemerintah; 22 kursi (13,25%) merupakan oposisi; dan 46 kursi (27%) merupakan independen. Sedangkan dari 102 kursi Senators, hasil Pemilu 9 Maret 2014 memperoleh hasil 52 Senator dari partai pro pemerintah (U Party, Liberal Party, Cambio Radical, dan National Integration Party) 50 Senator lainnya dari partai oposisi (Democratic Center Party, Polo Democratico, Conservative Party, dan Green Party).

Kebijakan Politik Luar Negeri Kolombia saat ini bertumpu pada Aliansi Pasifik dan OEA (Organization of American States). Kolombia saat ini juga tengah berjuang untuk dapat diterima sebagai anggota OECD (dalam proses aksesi) dan tengah dalam upaya pendekatan ke APEC.

Pada level provinsi, pemerintahan dipegang oleh gubernur departemen, bupati untuk level kabupaten dan pejabat lokal untuk wilayah yang lebih kecil seperti corregidor untuk corregimientos/area pedesaan. Cabang legislatif di Kolombia adalah Kongres Nasional Kolombia yang membentuk majelis teratas Senat Kolombia dan Majelis Perwakilan Kolombia. Pada level provinsi dibentuk badan provinsi, dan badan kota untuk tingkat kabupaten. Kedua badan legislatif dan eksekutif berbagi kekuasaan sedang yudikatif merupakan badan independen. Cabang yudikatif berada di bawah sistem adversarial dengan bentuk Mahkamah Agung Kolombia yang merupakan badan tertinggi, dan berbagi tanggungjawab dengan Lembaga Negara, Lembaga Konstitusi, dan Lembaga Tinggi Pengadilan yang juga mempunyai lembaga sejenis di tingkat bawahnya.

Kolombia terbagi atas 32 departemen dan satu distrik kapital yang diperlakukan sebagai departemen. Terdapat 10 distrik untuk beberapa kota Kolombia termasuk Bogota, Barranquilla, Cartagena, Santa Marta, Tunja, Kukuta, Popayan, Buenaventura  Tumako dan Turbo. Kolombia terbagi atas daerah istimewa munisipaliti yang membentuk departemen, dengan satu kursi perwakilan. Kolombia juga terbagi atas corregimiento yang membentuk daerah istimewa. Tiap departemen mempunyai pemimpin lokal, dan diketuai oleh gubernur departemen, dan pejabatnya dipilh secara periodik 4 tahun sekali dalam pemilu daerah. Setiap munisipaliti juga memiliki ketuanya dengan badan tersendiri. Ketua untuk Corregimiento dipilih oleh pilkada atau pemimpin lokal.

Terkaitan politik dan keamanan dalam negeri, Kolombia memiliki konflik berkepanjangan dengan FARC (Fuerza Armada Revolucionaria de Colombia) sejak tahun 1960 dan telah memakan banyak korban serta kerugian yang besar terhadap perekonomian Kolombia. Meskipun demikian pemerintah Kolombia telah menandatangani perjanjian perdamaian dengan FARC pada tanggal 25 Agustus 2016. Perjanjian tersebut memuat pengakuan terhadap hak politik para mantan pejuang FARC, termasuk jaminan minimum kursi parlamen sampai 2022, jaminan reintegrasi sosial ke dalam masyarakat Kolombia tanpa keharusan menjalani hukuman pidana. Proses perdamaian dan rekonsiliasi masih terus berlanjut untuk mengimplementasikan kesepakatan dalam butir-butir perjanjian damai tersebut.


EKONOMI

Kolombia merupakan kekuatan ekonomi terbesar ke-4 di kawasan Amerika Latin setelah Brazil, Meksiko, dan Argentina. Kolombia memiliki potensi pasar yang besar dengan jumlah penduduk terbesar ketiga setelah Brasil dan Meksiko di kawasan Amerika Latin, dengan potensi unggulan di bidang migas, pertambangan dan pertanian. Sumber daya alam Kolombia terdiri dari minyak bumi; batu bara; bahan tambang seperti emas, batu zamrud yang mewakili 95% produksi dunia; hasil pertanian seperti kopi, bunga potong, tebu (gula); dan peternakan sapi.

Dibawah kepemimpinan Presiden Juan Manuel Santos perekonomian menunjukkan peningkatan beberapa tahun belakang ini. Pertumbuhan ekonomi yang kuat ini disertai dengan kecilnya persentase kenaikan utang publik dibanding negara-negara sekawasan lainnya. Penurunan kemiskinan multidimensional menurun secara substansial dari 30,4% pada tahun 2010 menjadi 17,8% pada tahun 2016. Dengan kata lain jika pada tahun 2010 jumlah warga miskin 13.719.000 pada tahun 2016 jumlah tersebut menjadi hanya 8.586.000. Upaya reformasi besar pemerintah (termasuk kerangka baru fiskal, dan pajak, dan pasar tenaga kerja reformasi penting, antara lain) juga telah memberi kontribusi pada situasi ekonomi dan sosial membaik. Kebijakan luar negeri Presiden Juan Manuel Santos Calderon difokuskan pada penguatan hubungan perdagangan luar negeri dan peningkatan investasi asing di dalam negeri. Kolombia secara konsisten menyuarakan kebijakan ekonominya dan melakukan promosi yang agresif terkait perjanjian perdagangan bebas dengan negara lain.

Kolombia bersama-sama dengan Chile, Peru, dan Meksiko tergabung dalam organisasi integrasi kawasan yang dinamakan Pacific Alliance sejak 6 Juni 2012. Keempat negara tersebut telah membentuk pasar bursa bersama Latin yang dikenal dengan nama Mila (Mercado Integrado Latino Americano) dengan jumlah perdagangan saham mencapai 40% nilai pasar Amerika Latin.  Keempat negara dalam satu blok tersebut memiliki tujuan untuk meningkatkan perdagangan serta investasi dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik. Pada awal tahun 2017, Presiden Juan Manuel Santos telah menyatakan political will negara-negara Aliansi Pasifik untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan ASEAN, yang diakui sebagai aktor kawasan utama dalam proses integrasi perdagangan di Asia Pasifik.

BBVA Research menyampaikan bahwa pada penutupan tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Kolombia akan berada pada 2,2% dan inflasi pada level 6% mengikuti trend saat ini yang perlahan menurun. Sementara tahun 2017, BBVA Research memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kolombia secara perlahan meningkat sebesar 2,4%. Pada tahun 2016 meskipun mengalami inflasi yang relatif tinggi (5.75%) tetapi Kolombia menjadi satu-satunya negara Amerika Latin dengan pertumbuhan utang terendah pada tahun 2016 yaitu 1% dibandingkan dengan pertumbuhan utang Argentina (36,6%), Brasil (11%), Chile (21,9%), Ekuador (14,9%), Meksiko (10,3%) atau Peru (16,1 %).

Sepanjang 2017, pertumbuhan ekonomi Kolombia akan ditandai dengan perkembangan pesat di sektor pembangunan infrastruktur generasi ke-4 dan penurunan suku bunga sebesar 6% oleh Bank Sentral Kolombia. Program restrukturisasi perpajakan antara lain: peningkatan jaminan dalam berinvestasi, pengurangan tarif pajak, dan minimalisasi penghindaran pajak akan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Kolombia di tahun 2017 setelah resesi perokonomian dunia pada tahun 2008 dan penurunan harga minyak secara drastis sela 2 tahun terakhir.

Meskipun rating Kolombia telah mencapai investment grade, tapi Kolombia masih sangat bergantung pada ekspor minyak yang harganya cukup fluktuatif. Kolombia merupakan eksportir minyak ketiga terbesar ke Amerika Serikat dari Amerika Latin setelah Venezuela dan Meksiko. Pembangunan ekonomi terhalang oleh infrastruktur yang belum memadai dan semakin melemah akibat efek perubahan iklim dan banjir pada tahun-tahun sebelumnya. Di samping itu, menurut Economic Commission for Latin America and the Caribbean (ECLAC) tingkat pengangguran Kolombia mencapai 9,5% pada trimester ke-2 tahun 2016. Masalah ketimpangan ekonomi, pengangguran, narkotika dan masalah infrastruktur tetap menjadi tantangan yang signifikan serta memerlukan penanganan yang baik untuk mempertahankan kondisi ekonomi Kolombia.