Rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan HUT Proklamasi RI ke 64 tahun 2009 di Swiss

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi RI ke 64 tahun 2009, KBRI Bern telah menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi pertandingan olahraga dan permainan anak-anak, Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 64, dan Resepsi Diplomatik. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan di Wisma Duta Besar RI, Bern.
 
Acara Pertandingan Olahraga dan Permainan Anak-anak, Wisma Duta 25 Juli 2009
 
Sebagai kegiatan pertama dari rangkaian peringatan HUT RI ke 64, pada tanggal 25 Juli 2009, KBRI melaksanakan acara pertandingan olahraga dewasa dan permainan anak Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh staf KBRI dan sekitar 200 masyarakat Indonesia di Swiss dan Liechtenstein beserta putra-putrinya. Pertandingan olahraga bagi usia dewasa terdiri dari pertandingan tenis meja, catur, dan gaple. Sementara itu, perlombaan anak-anak terbagi menjadi dua kategori, yaitu lomba menggambar, cerdas cermat dan puzzle bagi anak usia 6 tahun ke atas, dan lomba mewarnai, serta puzzle bagi anak usia 6 tahun ke bawah. Acara perlombaan dibuka secara resmi oleh Ibu Duta Besar yang ditandai dengan pengguntingan pita.
 
Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke 64, Wisma Duta 17 Agustus 2009
Kemudian pada tanggal 17 Agustus 2009, KBRI telah melaksanakan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64, yang mengambil tema “Dengan Semangat 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kedewasaan Kehidupan Berpolitik dan Berdemokrasi serta Kita Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia yang Bersatu, Aman, Adil, Demokratis dan Sejahtera“. Upacara diikuti oleh sekitar 200 peserta upacara yang terdiri dari unsur KBRI dan masyarakat Indonesia di Swiss dan Liechtenstein.
 
Pada kesempatan tersebut, Ibu Duta Besar yang bertindak sebagai inspektur Upacara menyampaikan pokok-pokok pidato Presiden RI di depan Sidang Paripurna DPR RI tanggal 14 Agustus 2009. Selain itu, Ibu Duta Besar juga menyampaikan perkembangan hubungan bilateral RI – Swiss di berbagai bidang sejak pembukaan hubungan diplomatik tahun 1952 hingga perkembangan terakhir, kerjasama budaya Indonesia-Liechtenstein, dan kegiatan promosi Indonesia di Swiss. Pada akhir sambutan, Ibu Duta Besar mengajak seluruh masyarakat Indonesia di Swiss dan Liechtenstein agar tetap aktif berkarya meningkatkan citra Indonesia, membangun rasa peduli terhadap sesama warga, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan.
 
Setelah pelaksanaan upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai acara hiburan seperti lomba karaoke dan lomba busana nasional yang dihadiri oleh sekitar 350 masyarakat Indonesia. Acara hiburan juga dimeriahkan oleh penampilan para musisi Indonesia di Swiss, dan paduan suara ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan KBRI Bern yang menyanyikan lagu-lagu nasional.
 
Resepsi Diplomatik, Wisma Duta 19 Agustus 2009
Sebagai rangkaian terakhir dari kegiatan peringatan HUT RI ke 64, pada tanggal 19 Agustus 2009, KBRI Bern telah menyelenggarakan resepsi diplomatik yang dihadiri oleh sekitar 250 undangan terdiri dari para Duta Besar Negara sahabat dan kalangan diplomatik yang berada di Bern, pejabat lembaga pemerintah Swiss, kalangan pengusaha Swiss dan beberapa tokoh masyarakat Indonesia. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri para pejabat tinggi Kemlu Swiss dan SECO, serta Watappri Jenewa dan para staf PTRI Jenewa.
 
Acara resepsi Diplomatik ini selain menyajikan berbagai makanan khas Indonesia juga dimeriahkan dengan penampilan music Gamelan dari Sekolah Musik Sion pimpinan Nicole Coppey (warganegara Swiss). Sekolah musik tersebut menampilkan musik dan lagu berbahasa Jawa yang seluruhnya dimainkan dan dinyanyikan oleh sekitar 20 anak-anak Swiss berusia antara 10-18 tahun. Penampilan musik gamelan yang sangat apik ini cukup menarik perhatian dan mengundang pujian dari para undangan yang hadir.
 
Secara umum, pelaksanaan rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-64 di Swiss telah berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat Indonesia beserta putra putrinya, untuk mengikuti berbagai kegiatan peringatan HUT RI ke 64 ini sangat tinggi. Bagi anak-anak, kegiatan perlombaan ini merupakan wadah untuk mengekspresikan kecintaan pada tanah air dan memupuk jiwa sportifitas sejak dini. Sementara bagi masyarakat Indonesia yang berdomisili di Swiss, acara-acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi guna menjaga semangat kekeluargaan, persatuan dan kesatuan. Walaupun pelaksanaan upacara dilaksanakan pada hari Senin yang merupakan hari kerja di Swiss, jumlah masyarakat yang hadir tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Bahkan kegiatan upacara juga dihadiri oleh orang-orang Swiss yang mencintai Indonesia.           
 
Sementara untuk penyelenggaraan Resepsi Diplomatik tahun ini, banyaknya para pejabat pemerintah, utamanya kehadiran para pejabat-pejabat penting dari Kemlu dan SECO menandakan semakin pentingnya posisi Indonesia di mata Swiss. Penampilan musik Gamelan juga menjadi perpaduan antara kecintaan warga Swiss akan seni Indonesia dengan keindahan musik tradisional kita. Hal ini tentunya dapat menjadi alat diplomasi dan promosi budaya Indonesia kepada kalangan luas yang hadir.
Sumber:KBRI Bern