Pertemuan Wartawan Indonesia dan Swiss di Wisma Duta

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Empat orang wartawan Indonesia, yang diundang Pemerintah Swiss menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Swiss, Doris Leuthard ke Indonesia, 6 s.d. 9 Juli 2010, yaitu, Eries Adlin wartawan Bisnis Indonesia, Diah Kumorowati wartawan Kompas, Pandaya wartawan The Jakarta Post, dan Mirza Andreas wartawan Media Indonesia diundang oleh Duta Besar Djoko Susilo pada acara ramah tamah dan makan malam bersama di Wisma Duta, di Gümligen, Bern, Senin, 21 Juni 2010. Wartawan Jawa Pos, Mohamad Elman, juga turut hadir pada acara tersebut. Delegasi wartawan Indonesia berada di Swiss sejak tanggal 20 hingga 25 Juni 2010. Serangkaian acara telah dijadwalkan Pemerintah Swiss bagi delegasi wartawan Indonesia tersebut, diantaranya pertemuan dengan Presiden Swiss, Doris Leuthard, kunjungan ke berbagai Kanton di Swiss, pertemuan dengan Departemen Keuangan Swiss, serta kunjungan ke Federal Institute of Technology (ETH), Zürich. Pada acara ramah tamah tersebut, Duta Besar Djoko Susilo juga mengundang wartawan Swiss yang akan meliput kunjungan kenegaraan Presiden Doris Leuthard di Indonesia. Selama kunjungan kenegaraan di Indonesia, Presiden Leuthard didampingi oleh enam orang wartawan Swiss dari berbagai media di Swiss, diantaranya dari media online Swissinfo, Radio Suisse Romande, majalah L`Hebdo, surat kabar mingguan Sonntag, Kantor Berita Swiss/SDA, dan surat kabar keuangan dan ekonomi „Finanz und Wirtschaft“. Tiga orang wartawan Swiss turut hadir pada acara ramah tamah dengan wartawan Indonesia tersebut. Selain membicarakan mengenai kehidupan politik dan jurnalistik di Indonesia, Dubes Djoko Susilo juga membicarakan mengenai kunjungan kenegaraan Presiden Doris Leuthard ke Indonesia. Duta Besar Susilo berencana mendampingi Presiden Leuthard pada kunjungan tersebut. Pada kunjungan kenegaraannya di Indonesia, Presiden Leuthard dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri, pertemuan dengan BKPM dan Kadin, pertemuan dengan tokoh islam di Indonesia, serta mengunjungi beberapa perusahaan Swiss di Jawa Timur.