Topic Siaran Pers 1

6/29/2009

 
[DALAM PENGEMBANGAN]
Selama kurun waktu 9 tahun, Deplu telah melaksanakan benah diri yang merupakan serangkaian upaya adaptif agar pelaksanaan misi diplomasi dapat menjawab berbagai perkembangan nasional dan internasional.
 
Benah diri Deplu tersebut meliputi 3 aspek utama, yakni: restrukturisasi organisasi departemen, berupa penataan tata organisasi di lingkungan departemen; restrukturisasi organisasi perwakilan RI, berupa penataan organisasi serta mekanisme dan Iingkup operasionalisasi perwakilan di Iuar negeri; serta pembenahan profesi, yang mencangkup peningkatan protesionalisme pegawai.
 
Perlindungan warga dan pelayanan publik, menjadi sangat penting karena saat ini jutaan WNI tinggal — menempuh pendidikan atau bekerja — di manca negara. Sebagian besar WNI bekerja sebagai TKI. Menyadari kesulitan dan kerugian yang kerap diderita oleh WNI di luar negeri, Deplu dengan mengikutsertakan instansi pemerintah lainnya, tidak memiliki pilihan selain memperjuangkan pelayanan yang Iebih berkualitas. Maka diplomat yang bertugas di luar negeri bersama jajaran Deplu di tanah air di tuntut untuk peduli dan berpihak atas WNI, khususnya yang berstatus TKI.
 
Menteri Luar Negeri, Dr. N, Hassan Wirajuda, pada acara peresmian Sistem Pelayanan Warga di KBRI Singapura pada tanggal 29 Juli 2007, menyatakan untuk menjadikan pelayanan rnasyarakat sebagai bagian dan pengabdian diplomat, yang oleh konstitusi diamanatkan untuk melindungi segenap bangsa Indonesia. Undang-undang No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri telah menegaskan pentingnya sistem pelayanan warga yang Iebih baik. Instruksi Menteri Luar Negeri telah menetapkan pendekatan kepedulian dan keberpihakan. Dengan itu maka perlu dibangun sistem pelayanan warga yang Iebih cepat, murah dan ramah.
 
Dalam kaitan tersebut di atas, Deplu - beserta KBRI Singapura dan KBRI Kuala Lumpur - akan berpartisipasi dalam Pameran Internasional Pelayanan Publik pada tanggal 23 — 25 Juni 2009. Kegiatan ini akan menampilkan booth Deplu dan peraga multimedia Iainnya dengan desain dalam empat tema Pelayanan yaitu: Pelayanan Informasi, Pelayanan Khusus, Pelayanan Kekonsuleran, dan Perlindungan Warga.
 
Selain peraga di atas, akan diselenggarakan talkshow dengan tema “Kisah Perantau di Negeri Orang” yang menampilkan para pembicara, antara lain Dubes Wardhana (KBRI Singapura), Dubes Da’i Bachtiar (KBRI Kuala Lumpur) Teguh Wardoyo (Direktur PWNI dan BHI), Anis Hidayah (Migrant Care), Binti Salbiah (Mantan TKI di Singapura), Kamila Umar (Mantan TKI di Kuala Lumpur) dan Meutia Hafidz (wartawan yang mengalami penyanderaan di Irak). (Sumber: Dit. Diplomasi Publik)