Dubes Indonesia Temui Pemimpin Umat Muslim Syiah Lebanon

Kembali memperkenalkan diri kepada tokoh-tokoh nasional Lebanon, Dubes RI Beirut, Achmad Chozin Chumaidy pada Rabu lalu (13/5) telah bertemu Wakil Ketua Dewan Tinggi Syiah Lebanon, Sheikh Abdul Amir Qabalan di kantornya di Beirut Selatan.
Dubes Chozin secara resmi memperkenalkan diri kepada Sheikh Qabalan sebagai Dubes Indonesia yang baru namun masih berstatus designate karena belum dapat menyerahkan credential letter akibat masih kosongnya jabatan Presiden Lebanon.

Kepada Sheikh Qabalan, Dubes Chozin juga menyampaikan salam ukhuwah islamiyah dari rakyat Indonesia kepada masyarakat Muslim Lebanon. Masyarakat Muslim Indonesia ingin terus memelihara ukhuwah islamiyah dengan sesamanya saudara Muslim di negara-negara di Timur Tengah, khususnya Lebanon yang telah dikenal baik di Indonesia.

“Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia pun senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai moderat, toleran, dan menghormati kehidupan bersama dengan penganut agama lainnya”, ujar Dubes Chozin.

Tambah Dubes Chozin, “mirip dengan Lebanon, Indonesia pun multi-sekte dan multi-etnis dalam masyarakatnya. Di Indonesia terdapat keragaman beragama yang terus dipelihara dan dijaga persatuan serta kerukunannya. Selain Islam, Indonesia juga memiliki umat Kristiani, Hindu, Buddha, dan penganut aliran kepercayaan seperti Kong Hu Cu”.

Sebaliknya kepada Dubes Chozin, Sheikh Qabalan secara pokok menyampaikan selamat datang kepada Dubes RI Beirut seraya berharap bahwa Dubes RI Beirut dapat bertugas dengan baik selama di Lebanon.

“Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan mengharapkan agar dapat memainkan perannya dalam menjaga perdamaian dunia, khususnya ditengah perkembangan dunia Islam saat ini yang sedang dipenuhi berbagai konflik dan aksi-aksi radikal, “kata Sheikh Qabalan.

Sheikh Qabalan juga menyampaikan komitmennya akan mendukung kegiatan-kegiatan KBRI Beirut kedepannya, khususnya dialog antar ulama kedua negara untuk makin menguatkan toleransi dan solidaritas umat.
Sekilas mengenai Sheikh Abdul Amir Qabalan, meskipun beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Tinggi Syiah Lebanon tetapi merupakan pemimpin tertinggi umat Muslim Syiah di Lebanon.
Adapun Ketua Dewan Tinggi Syiah Lebanon hingga kini dianggap masih dijabat oleh Sheikh Imam Musa Sadr yang sejatinya telah meninggal karena hilang di Libya pada Agustus 1978 saat dirinya menemui Presiden Khadafi kala itu guna mengupayakan penyelesaian Perang Sipil Lebanon (1975 – 1990).
Sumber: KBRI Beirut