KBRI Beirut menjajaki kerjasama dengan Almanar University Tripoli Lebanon di bidang tekonologi kemaritiman

Pada tanggal 22 Maret 2017, PF Pensosbud beserta BPKRT dan Staf telah melakukan kunjungan ke Almanar University of Tripoli, Lebanon. Dalam kunjungan tersebut, PF Pensosobud bertemu dengan Dr. Eng. Walid Kamali, MBA, Directtor Of The Faculty Of Engineering & IT Almanar University of Tripoli untuk menjajaki kerjasama dengan  universitas di indonesia yang berhubungan dengan teknologi kemaritiman.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas permintaan kerjasama di bidang kemaritiman telah disampiakan oleh pihak Universitas Almanar saat kunjungan Duta Besar RI Beirut ke Universitas Almanar saat bertemu dengan Pengusaha Mr. Faisal Karami, Desember 2016 lalu. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Universitas Almanar memiliki program teknologi kemaritiman dan berharap dapat bekerjasama dengan Indonesia.

Penjajakan kerjasama dengan institusi pendidikan di Indonesia, maupun dengan berbagai lembaga yang bergerak di bidang maritim ini sejalan dengan visi misi pemerintah indonesia yang ingin membangun Indonesia sebagai poros maritim dunia, khususnya melihat potensi besar geografis Indonesia. KBRI siap mebantu penjajakan kerjasama dimaksud.

Dr. Walid Kamali menjelaskan bahwa keberadaan Almanar University of Tripoli sangat menunjang proses pembangunan kota Tripoli yang merupakan kota pelabuhan. Tripoli merupakan gerbang masuk bagi aktifitas ekspor impor yang berasal dari Lebanon dan negara tetangga seperti Irak dan Suriah melalui laut Mediterania. Tripoli diuntungkan secara geografis karena jalur darat yang landai dan lebih mudah dilalui transportasi logistik darat. Sama halnya dengan Indonesia,yang memiliki potensi yang sangat kuat di bidang kemaritiman. ​

Dr. Walid menyatakan bahwa pihaknya ingin melakukan kerjasama konkrit yang komprehensif.  Universitas Almanar terbuka akan kerjasama antar-kampus maupun dengan lembaga lembaga penelitian kemaritiman. Bahkan kerjasama tersebut tidak hanya melibatkan antar kampus saja, namun juga dalam cakupan yang lebih luas termasuk investasi dalam bidang kemaritiman dalam jangka waktu yang cukup panjang dan berkelanjutan.