KBRI Beijing Meriahkan Bazaar Amal Internasional bagi Para Guru di Provinsi Yunnan RRT

​​

Beijing (12 Oktober 2015) Pada tanggal 11 Oktober 2015, bertepatan dengan awal musim gugur tahun ini, KBRI Beijing telah berpartisipasi dalam kegiatan bazaar amal internasional bertajuk Love Knows No Borders ke-7 yang diprakarsai oleh Kemlu RRT dan didukung oleh segenap kedubes asing di Beijing.
Kegiatan bazaar di area Beijing National Stadium dimaksud secara resmi dibuka oleh istri Menlu RRT, Madame Qian Wei selaku tuan rumah dengan didampingi oleh Menlu RRT, Mr. Wang Yi. Dalam sambutannya, Madame Qian menyampaikan bahwa bazaar diselenggarakan untuk mendukung kegiatan pihak-pihak yang peduli dan ingin berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat, khususnya yang tinggal di pelosok pedesaan.
Sejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 2009, nilai sumbangan bazaar sudah terkumpul sebanyak RMB 18 juta, dan telah digunakan untuk program bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan di berbagai provinsi seperti Gansu, Henan, Hebei dan Guizhou. Tahun ini, hasil sumbangan akan didedikasikan bagi guru-guru Sekolah Dasar dan Menengah di Kabupaten Jinping dan Malipo, Provinsi Yunnan.
Hampir 100 kedubes asing, kantor perwakilan organisasi internasional, serta perusahaan dan organisasi asing maupun Tiongkok berpartisipasi aktif dalam meramaikan bazaar tahun ini dengan mendirikan stan sesuai ciri khas masing-masing negara. Merupakan suatu penghargaan tersendiri bagi KBRI Beijing sebagai wakil Indonesia, karena pihak panitia memberikan fasilitas stan dengan luas tiga kali lipat dari ukuran standar.
Stan Indonesia merupakan salah satu stan yang cukup favorit dan paling ramai didatangi oleh pengunjung, baik kalangan diplomatik maupun masyarakat setempat. Banyak hal yang menarik perhatian mereka untuk berkunjung dan berbelanja, mulai dari ornamen hiasan bernuansa Bali, kain songket nusantara, berbagai bentuk hasil kerajinan batik, pernak-pernik hiasan kalung dan gelang, sampai menu makanan dan jajanan khas, seperti nasi goreng, mie goreng, sate ayam bumbu kacang, risoles, donat kampung, dan kue pandan.
KBRI Beijing setiap tahun berpartisipasi dalam bazaar yang dimotori oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan KBRI Beijing dan didukung oleh masyarakat Indonesia di Beijing. Setelah bazaar berakhir, KBRI Beijing menyerahkan donasi sejumlah ¥ 25.000 kepada panitia penyelenggara. Di samping menjadi wujud kepedulian sosial, kegiatan semacam ini merupakan salah satu wadah yang cukup efektif dan bonafit dalam memperkenalkan profil dan potensi seni budaya Indonesia kepada masyarakat luas di Tiongkok, utamanya di Beijing.