Jawa Barat Cari Mitra Kerja Sama di Negeri China

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Beijing - Gubernur Jawa barat, Ahmad Heryawan, disertai dengan jajaran pemerintah daerah Jawa Barat telah berkunjung ke RRC pada tanggal 21-26 Maret 2010 untuk mencari mitra dalam mendukung pembangunan di daerahnya. Kunjungan antara lain dilakukan di kota Beijing, Harbin, Guangzhou dan Hong Kong.

 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah gencar mencari investasi asing untuk mempercepat pembangunan di wilayahnya melihat RRC sebagai peluang besar dan potensial untuk mencari mitra kerja, investor, sekaligus teknologi yang bisa dimanfaatkan.

 

Untuk itu, dalam kesempatan kunjungan ini Gubernur Jabar telah melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) untuk kerja sama provinsi kembar dengan Gubernur Provinsi Heilongjiang Li Zhanshu tepatnya pada tanggal 23 Maret 2010 di kota Harbin. Keduanya  sepakat akan melaksanakan kerjasama di berbagai bidang, yaitu pendidikan, budaya dan pariwisata, pertanian, ekonomi, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bidang lainnya yang akan disepakati kemudian.

 

Heilongjiang merupakan provinsi di wilayah timur laut RRC yang menjadi hub perdagangan RRC dengan Rusia dan termasuk salah satu pusat industri manufaktur serta memiliki teknologi pertanian yang maju. Jabar melihat peluang untuk dapat bekerjasama guna mendorong industri peternakan dan pertanian, khususnya padi dan jagung.

 

Kedua pimpinan daerah telah sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan membuat Memorandum of Understanding yang akan ditandatangani kemudian sebagai dasar bagi pelaksanaan kerjasama dalam bidang-bidang tersebut secara nyata. Sebagai langkah awal, pada minggu ketiga bulan April 2010, Pemerintah Daerah Heilongjiang akan mengirimkan delegasi untuk berkunjung ke Jawa Barat guna membahas rincian kerjasama di sektor pertanian dan peternakan, dan delegasi Jawa Barat akan menghadiri pameran dagang di Harbin pada bulan Juni 2010.

 

Selama kunjungan, rombongan yang juga disertai oleh Ketua dan anggota Kadin Jabar serta perwakilan dari kalangan pengusaha, telah bertemu dengan China Communication Construction Company (CCCC) Ltd. guna jajaki peluang kerja sama, khususnya untuk pembangunan jalan tol, pelabuhan dan bandar udara. Perusahaan China yang sudah berpengalaman dalam konstruksi infrastruktur dan sebelumnya mengerjakan proyek pembangunan jembatan Suramadu ini digandeng untuk membantu memetakan dan menginventarisasi keperluan infrastruktur dan potensi bisnis yang bisa dikembangkan di provinsi Jawa Barat.

 

Pada kesempatan di Beijing tersebut, delegasi juga telah diterima di KBRI Beijing oleh Kuasa Usaha a.i., Mayerfas, didampingi jajaran staf KBRI. Dalam courtesy call ini, rombongan dan pihak KBRI bertukar pikiran mengenai peluang-peluang kerja sama saling menguntungkan yang bisa dilakukan antara pihak Pemerintah daerah Indonesia dengan RRC, yang saat ini merupakan kekuatan ekonomi terbesar ketiga dunia, melalui skema-skema yang sesuai dengan hukum dan peraturan nasional RI dan RRC.