Forum Bisnis dan Investasi Indonesia, 17 Juni 2009, Beijing

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 17 Juni 2009, KBRI Beijing telah menyelenggarakan Forum Bisnis dan Investasi yang dihadiri oleh sekitar 200 pengusaha Indonesia dan RRT. Forum ini dibuka secara resmi oleh Dubes RI di Beijing dan menghadirkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bapak Mohammad Lutfi yang secara khusus menyampaikan keynote speech mengenai peluang dan potensi menanamkan modal di Indonesia. Nara sumber lainnya adalah Kiki Barki (Ketua Komite Dagang dan Industri-Komite Tiongkok/KIKT), Dr. Imam Haryono (Karo Perencanaan Depperin) dan Kepala BKPMD Pemda Riau. Sedangkan Vice President Tianjin Ju Long Group menjelaskan mengenai success story berinvestasi di Indonesia.

Forum yang merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Week yang diselenggarakan KBRI Beijing pada tanggal 17-21 Juni 2009 ini dihadiri oleh sekitar 130 pengusaha RRT dan 70 pengusaha Indonesia serta wakil dari Pemerintah Daerah. Para pengusaha dari RRT yang hadir berasal dari beragam sektor, mulai dari energi dan pertambangan, infrastruktur, konstruksi, hich-tech industry, agroindustri, pariwisata, tekstil dan garmen.

China Desk ini sangatlah sejalan dengan upaya KBRI Beijing mendorong terbentuknya suatu unit khusus di Jakarta yang menangani dan memfasilitasi minat dan keinginan besar kalangan usaha RRT untuk berinvestasi di Indonesia. Saat ini BKPM sedang menyelesaikan masalah-masalah teknis pembentukan China Desk yang nantinya berisi pejabat dari berbagai teknis terkait yang menangani investasi, mulai dari Departemen Perindustrian, Dephut, Deptan, Depkeu, Departemen ESDM, Depnakertrans dan wakil-wakil Pemda.

Antusiasme pengusaha RRT untuk memahami berbagai kebijakan dan prospek investasi terlihat tinggi. Kehadiran Kepala BKPM yang hadir ditengah-tengah mereka dimanfaatkan benar dengan menanyakan berbagai kebijakan investasi, termasuk hal-hal teknis dan prosedural.

Forum ini juga memberikan kesempatan bagi para pengusaha kedua negara untuk secara langsung menjajaki potensi kerjasama dan menjalin business networking di antara mereka dalam bentuk “business match-making”. Selain itu, Kepala BKPM juga melakukan one-on-one meeting. Kelima perusahaan RRT di Hotel Westin Beijing. Kelima perusahaan tersebut adalah Tianjin Ju Long Group, Shenyang Zongbao, China State Administration Coal Geology, WYZS Investment Company dan Shandong Tai Yida Investment Ltd.

Melihat efektifitas forum semacam ini untuk menarik investor RRT, maka KBRI Beijing dan BKPM serta instansi terkait lainnya akan terus menyelenggarakan acara serupa dengan format yang disesuaikan dengan kebutuhan di masa yang akan datang. Tahun lalu, volume perdagangan RI-RRT mencapai US$ 31.5 milyar atau melebihi target tahun 2010 sebesar US$ 30 milyar. Jumlah investasi RRT yang masuk ke RRT dari tahun ke tahun juga terus meningkat.