Tari-tarian Indonesia Hangatkan Kota Es Harbin

2/5/2015

 

?SIARAN PERS

KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA, 
BEIJING, REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK
 
 
Tari-tarian Indonesia Hangatkan Kota Es Harbin
 
Beijing, 5 Februari 2015 -  Lagu-lagu Indonesia kembali menggema di tanah Tiongkok.  Kali ini, pada saat penyelenggaraan "Pentas Kesenian dan Silaturahmi Indonesia-Tiongkok" di Harbin, Provinsi Heilonjiang.  Acara pada tanggal 1 Februari 2015 tersebut terlaksana berkat kerja sama kelompok-kelompok diaspora Indonesia di Tiongkok serta Harbin Institute of Technology Group (HIT/Hagongda).
 
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Jaringan Diaspora Indonesia di Beijing, Ibu Yenni Thamrin, dan disusul dengan pidato dari pimpinan Returned Overseas Chinese Association of Harbin Municipality.
 
Koordinator Fungsi Sosial Budaya KBRI Beijing juga memberikan sambutan singkat, dimana disampaikan harapan agar pagelaran kesenian semacam ini dapat lebih memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Tiongkok, terutama yang tinggal di kota-kota yang berjarak jauh dari Indonesia, seperti Harbin.  Melalui upaya ini, diharapkan pula dimulainya kerja sama di berbagai bidang lain, termasuk perdagangan, investasi dan pariwisata.
 
Di antara para pengisi acara adalah kelompok guiqiao (mantan WNI yang memilih untuk pindah ke Tiongkok pada tahun 1960an) dari Beijing, yang menyanyikan beberapa lagu daerah. Selain itu, pentas kesenian juga dimeriahkan oleh penampilan sanggar tari dari Guangzhou yang mempersembahkan tarian-tarian dari Sumatera Barat, Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Tengah, serta sebuah tarian gabungan dari berbagai daerah di Indonesia yang diberi judul Tari Nusantara.  Para penari juga memainkan angklung untuk menampilkan dua lagu Indonesia yang sangat dikenal di Tiongkok, yaitu "Ayo Mama" dan "Bengawan Solo".
 
Pentas Kesenian dan Silaturahmi Indonesia-Tiongkok di Harbin dihadiri oleh sekitar 150 penonton, yang mayoritas terdiri dari masyarakat setempat, dan diliput oleh beberapa media setempat dan media Indonesia. Di antara para penonton terdapat pula beberapa mahasiswa Indonesia, yang dengan bangga menggunakan batik dan membawa bendera merah putih di tengah dinginnya kota Harbin.
 
Terletak di provinsi paling utara Tiongkok, yaitu Heilongjiang, kota Harbin terkenal dengan julukan Kota Es karena setiap tahunnya berbondong-bondong turis lokal dan internasional berkunjung untuk melihat Festival Musim Dingin.  Jumlah warga negara Indonesia yang menetap di Indonesia masih sedikit, walaupun Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok Cabang Harbin (PPIT Harbin) menjelaskan bahwa setidaknya 40 mahasiswa Indonesia sekarang tengah menuntut ilmu di kota tersebut.