Sepuluh Tahun Kerja Sama Maritim RI – RRT

1/17/2015

 
SIARAN PERS

 

 

KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA,

 

BEIJING, REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK

 


No. 4 Dongzhimenwai Dajie Chaoyang District Beijing

 

Tel: 86-10-65325371 Fax: 86-10-65325368, 65325782

 

http://www.kemlu.go.id/beijing
email: set.beijing.kbri@kemlu.go.id

 

 

 


Sepuluh Tahun Kerja Sama Maritim RI – RRT

 


Technical Committee Meeting on Maritime Cooperation (TCM) RI - RRT ke-9 telah dilaksanakan pada 15-16 Januari 2015, di Beijing.  Delegasi RI dipimpin oleh Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional, Ferry Adamhar, beranggotakan wakil dari Badan SAR Nasional, Badan Keamanan Laut, Direktorat Kepolisian Perairan- Mabes Polri, TNI AL, dan Asisten Operasi Ka. SAL.

 

Pertemuan ini merupakan pertemuan kerja sama maritim yang pertama setelah pertemuan bilateral Presiden Jokowi dengan Presiden Xi Jinping, di sela-sela KTT APEC tanggal 9 November 2014. Pertemuan TCM ke-9 merupakan pertemuan tingkat teknis yang membahas isu-isu kerja sama di bidang keamanan maritim; keselamatan navigasi; pengelolaan ilmu pengetahuan kelautan, perlindungan lingkungan, dan perikanan.

 

Pertemuan ini juga menandakan sepuluh tahun kerja sama maritim RI - RRT di bawah kerangka MoU Kerja Sama Maritim tahun 2005 yang kemudian diperbarui dengan penandatanganan MoU Kerja Sama Maritim pada tahun 2012. 

Pertemuan TCM ke-9 ini berhasil menyepakati implementasi dari 3 proyek kerja sama maritim senilai 150 juta RMB (sekitar USD 25 juta), yang akan didanai melalui Maritime Cooperation Fund (MCF), yaitu (1). Keamanan Laut Satelit (Kamlasat) Fase II, (2). China - Indonesia Joint Table Top Maritime SAR Exercise Project, (3). Indonesia China Center for Ocean and Climate (ICCOC).

 

Selain itu, kedua belah pihak menyadari pentingnya kerja sama Maritime SAR secara lebih mendalam, terutama setelah kejadian hilangnya Malaysian Airlines MH 370 dan jatuhnya Air Asia QZ 8501. Pada kesempatan ini, kedua pihak menjajaki kemungkinan untuk penyusunan MoU kerja sama Maritime SAR.