Pesan Duta Besar RI Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke-65 Pada China Radio International (CRI)

8/19/2010

 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua.

 

Saudara-saudara, pendengar setia China Radio International di manapun berada.

 

Pertama-tama, Saya, atas nama Pemerintah Republik Indonesia dan keluarga besar KBRI Beijing, ingin mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-65 Tahun. Hari ini kita bersama-sama dengan warga negara Indonesia di tanah air dan di seluruh penjuru dunia merayakan hari kemerdekaan bangsa kita yang diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945.

 

Untuk itu, marilah kita bersama memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena kita masih diberi kesempatan untuk  dapat terus melanjutkan karya, tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara tercinta dalam keadaan bebas dan merdeka dari segala bentuk kolonisasi, imperialisasi dan intimidasi asing.

 

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air,

 

Kebebasan dan kemerdekaan yang telah kita nikmati selama 65 tahun tersebut adalah hasil dari pengorbanan nyawa, perjuangan yang gigih serta tidak kenal menyerah dan tekad persatuan

yang kuat dari para pahlawan bangsa. Sesuatu yang tidak cukup hanya untuk dikenang saja. Tetapi semestinya menjadi inti semangat nasionalisme yang perlu terus dikobarkan setiap saat dan setiap waktu, dalam dada setiap anak bangsa, terutama para generasi muda termasuk yang tinggal di perantauan. Di era demokrasi dan globalisasi dewasa ini, jiwa semangat juang itu menjadi semakin relevan dalam upaya kita mewujudkan Indonesia yang unggul dan bersaing di abad ke-21.

 

Kita patut berbangga bahwa Indonesia adalah salah satu pelopor dalam revolusi kemerdekaan dan dekolonisasi luar biasa yang telah berhasil mengubah tatanan geopolitik dunia di akhir perang dunia kedua. Setelah membebaskan diri dari penjajahan, para pendiri bangsa kita pun bertekad untuk mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

 

Cita-cita mulia yang tertuang dalam konstitusi UUD 1945 tersebut bukan sekedar wacana melainkan amanat dan panduan hidup berbangsa dan bernegara yang harus kita emban dan laksanakan.

 

Saudara-saudara yang berbahagia,

 

Di era reformasi, bangsa kita juga telah berhasil melalui masa-masa berat danmerdekadari cobaan krisis multidimensi, gerakan separatisme dan terorisme dari dalam maupun luar, serta tantangan disintegrasi bangsa. Berkat tekad persatuan dan kesatuan, bangsa kita masih tegak berdiri, bahkan mampu bangkit sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, jembatan antara Islam dan Barat, serta kekuatan ekonomi yang diperhitungkan di Asia.

 

Namun perjuangan kita belum selesai. Bersama-sama dengan seluruh komponen bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kita jalankan reformasi gelombang kedua, dengan misi menuntaskan agenda reformasi dan mewujudkan Visi Indonesia 2025, yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, bermartabat dan sejahtera berlandaskan pada tiga pilar: kemandirian, daya saing dan peradaban yang unggul.

 

Perwujudan dari semua cita-cita ini tidak akan datang dari langit. Tetapi mesti kita raih dengan keringat, kerja keras, keuletan dan persatuan. Sebagai langkah nyata, pada kesempatan yang baik ini, saya ingin mengajak segenap warga negara Indonesia di RRT untuk kembali memaknai arti kemerdekaan, mengobarkan semangat nasionalisme, rasa cinta tanah air, rasa persatuan, kerukunan dan toleransi, dan yang paling utama adalah berupaya untuk mengaktualisasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, melalui kontribusi konstruktif dalam segala bentuk, sekecil apapun itu.

 

Saya yakin dengan semangat satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa, kita akan dapat maju bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang makin sejahtera, demokratis dan berkeadilan.

 

Dirgahayu Republik Indonesia!

 

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

 

                                                                             Beijing, 17 Agustus 2010