[Wuhan, 22/5/2012]- Dubes RI untuk RRT dan Mongolia, Imron Cotan,
mengunjungi Zhongnan Economics and Law
School University, di Wuhan, Provinsi Hubei, tanggal 22 Mei 2012, dalam
rangka menyaksikan pemberian beasiswa pendidikan dari House of Indonesia senilai
RMB 1 juta kepada mahasiswa universitas tersebut. Kedatangan Dubes RI ke
universitas tersebut dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Kehormatan House of
Indonesia didampingi oleh Ketua House of Indonesia Mr. Huangbo, yang juga
alumni universitas tersebut.
Pada kunjungan tersebut, Dubes RI diterima oleh Ketua General Council for the Education and
Development Foundation, Profesor Xu Dunkai dan Vice President Zhongnan Economics and Law School University,
Profesor Zhou Jingming dan jajaran staf pengajar.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI menegaskan bahwa pendidikan bagi
generasi muda suatu bangsa sangat penting karena menjadi bentuk investasi
bangsa mempersiapkan calon pemimpin masa depan, terutama bagi bangsa besar
seperti RRT. Pemberian beasiswa tersebut diharapkan memperkenalkan Indonesia
kepada kalangan pelajar di Wuhan. House of Indonesia yang didirikan sejak tahun
2010, selama ini terus secara aktif menjalin kerjasama baik dengan berbagai
pihak baik di Indonesia maupun RRT, bersama dengan Perwakilan RI se-RRT, dengan
tujuan mendekatkan Indonesia dan RRT dari segi budaya dan people-to-people contact.
Ketua House of Indonesia menambahkan Indonesia adalah negara yang
penting di kawasan baik secara ekonomi maupun politik, dan perannya di tataran
global akan terus meningkat di masa mendatang. Untuk itu, generasi muda RRT
perlu sejak dini mulai mempelajari Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Dubes RI juga memberikan kuliah umum di hadapan
sekitar 100 orang mahasiswa yang tengah menimba ilmu bisnis dan hukum di
universitas tersebut. Dubes RI menggarisbawahi akan arti penting kawasan Asia
Timur yang saat ini menjadi mesin penggerak perekonomian global di saat
pertumbuhan ekonomi di wilayah lain seperti Eropa dan Amerika Utara melambat
akibat krisis utang dan keuangan dunia. Dinamisnya pertumbuhan dan pembangunan
di Asia tidak lepas dari implikasi pembangunan RRT terhadap negara di kawasan
termasuk dengan Indonesia dan ASEAN, yang
pada gilirannya memberikan sumbangan bagi upaya bersama menciptakan kondisi
kawasan yang aman, sejahtera dan stabil.
Sesi tanya jawab diwarnai dengan berbagai pertanyaan menarik dan
menunjukkan para mahasiswa calon ahli bisnis dan keuangan tersebut membuka mata
dan mengikuti perkembangan terkini yang terjadi di kawasan maupun global. Meski
isu yang ditanyakan tidak terlepas dari isu nasional yang menyangkut
kepentingan negaranya, Tiongkok, para mahasiswa tersebut tetap terlihat
antusias dan memiliki rasa ingin tahu terutama peran Indonesia dalam masalah Laut
China Selatan dan dampak bergabungnya Amerika Serikat (AS) dan Rusia dalam East
Asia Summit.
Zhongnan Economics and Law School University adalah universitas
terkemuka di RRT dengan kekhususan menghasilkan ahli bisnis, keuangan dan hukum
di RRT. Semenjak berdiri pada tahun 1949, para alumni sekolah ini banyak
memegang posisi penting di institusi pemerintah seperti Kementerian Keuangan
RRT dan kalangan bisnis terkemuka di RRT.
Di sela-sela kunjungan ke Wuhan, Dubes RI juga turut menonton
pertandingan serta memberikan pembekalan bagi Tim Thomas Cup dan Uber Cup
Indonesia bersama Ketua Umum PBSI, Jenderal TNI Purn. Djoko Santoso.