Closing Ceremony of Events in Commemoration of the 65th Anniversary of Indonesia – Thailand Relations

​​​KBRI Bangkok berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata RI telah menyelanggarakan acara The Closing Ceremony of Events of the 65th Anniversary of the Diplomatic Relations between Indonesia –Thailand di gedung Centara Grand and Convention Center, Bangkok, pada tanggal 27 November 2015. Tujuan penyelenggaraan acara ini adalah menutup secara resmi rangkaian kegiatan dalam rangka 65 tahun hubungan diplomatik kedua negara, mempererat kerjasama dan meningkatkan kerjasama Trade, Tourism and Investment (TTI) antara Indonesia - Thailand.

Acara penutupan kegiatan HUT Hubungan Diplomatik Indonesia - Thailand ke-65 dilakukan bersama oleh Duta Besar Lutfi Rauf dan HE Vira Rojpojchanarat, Menteri Kebudayaan Thailand di hadapan 300 tamu undangan yang terdiri dari anggota Corps Diplomatik di Bangkok, pejabat Pemerintah Thailand, pengusaha Indonesia dan Thailand yang tergabung dalam INTCC (Indonesia-Thailand Chamber of Commerce), kalangan akademisi Thailand khususnya yang mendalami studi Asia Tenggara, media, seniman, pustakawan, mahasiswa dan seluruh friends of Indonesia.

Dalam sambutannya Duta Besar Lutfi Rauf menyampaikan bahwa Indonesia dan Thailand memiliki kesamaan sejarah, nilai-nilai, warisan dan warisan budaya yang menjadi fondasi persahabatan kedua negara. Hubungan harmonis tersebut dapat ditelusuri dari sejarah hubungan era Sriwijaya-Chaiya pada abad ketujuh hingga sekarang. Momentum peresmian hubungan diplomatik antara Indonesia dan Thailand pada tanggal 7 Maret 1950 merupakan momentum penting pasca kemerdekaan RI pada tahun 1945, dimana hingga kini kerjasama telah mencakup semua bidang. Meskipun demikian, masih terdadapat banyak kesempatan untuk meningkatkan hubungan kedua negara di masa medatang. 

Sementara itu dalam sambutannya, H.E. Mr. Vira Rojpojchanarat, Menteri Kebudayaan Thailand mengungkapkan keharmonisan hubungan Indonesia – Thailand di semua level. Mr. Vira juga menceritakan pengalaman-pengalaman menarik beliau ketika masih kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan selama penugasan kedinasan beliau melakukan penelitian tentang Candi Borobudur. Sambutan singkat Mr. Vira mendapatkan sambutan meriah ketika beliau  mengungkapkan beberapa kenangan dalam kalimat dalam Bahasa Indonesia dengan fasih.     

Pada kesempatan yang sama telah diselenggarakan pula penyerahan Penghargaan Primaduta 2015 dari Pemerintah Indonesia kepada SCG Trading Co. Ltd Thailand yang diwakili oleh Mr. Bunn Kasemsup, Managing Director. SCG Thailand sebagai salah satu friends of Indonesia yang dianggap telah berjasa mengimpor batubara Indonesia dan mempromosikan produk Indonesia di luar negeri. Primaduta Award 2015 merupakan penghargaan dari Pemerintah Indonesia kepada buyers/importers terbaik yang secara berkelanjutan mengimpor produk Indonesia dan memiliki komitmen untuk melakukan impor produk dari Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Pada acara puncak penutupan ini, Duta Besar RI Bangkok menyerahkan secara simbolis novel Sukreni Gadis Bali versi Bahasa Thai kepada perwakilan masyarakat Thailand yang terdiri dari: H.E. Mr. Vira Rojpojchanarat (Menteri Kebudayaan Thailand), Mrs. Supanee Suk-arbjai (National Library of Thailand), Prof. Dr. Chanvit Kasetsiri (Foundation for the Promotion of Social Sciences and Humanities Textbooks Project), Mr. Bunn Kasemsup (Managing Director, SCG Trading Co. Ltd Thailand) dan Dr. Hamam Supriyadi (Ketua Tim Penterjemah Sukreni Gadis Bali dan sebagai wakil pengajar Bahasa Indonesia di Thailand)

Memanfaatkan momen kehadiran pemangku kepentingan dan friends of Indonesia, KBRI Bangkok menggelar pertunjukan seni budaya Indonesia sebagai bagian dari promosi pariwisata Indonesia. Tujuan dari mata acara ini adalah untuk mengekspos kekayaan seni dan budaya Indonesia, terutama angklung, kepada publik Thailand beserta potensi wisata Indonesia yang melimpah. Disamping pemasangan logo Wonderful Indonesia dan pemutaran videonya, KBRI Bangkok juga mempersembahkan pagelaran kesenian yang terdiri dari Tari Jaipong, penampilan Kecapi dan Suling (keduanya dari Universitas Pasundan atas dukungan Pemkot Bandung), serta pagelaran angklung band berikut angklung interaktif yang diikuti oleh seluruh hadirin.     

Para penonton dibuat kagum oleh kemerduan suara angklung dan vokalis Ika W dari Ikreasindo. Para hadirin dari Thailand lebih terkesan lagi ketika lagu Thai berjudul Ngam Seng Duan (shining moon) dipersembahkan Tim Angklung Kementerian Pariwisata RI. Angklung telah menghayutkan semua penonton dalam tur singkat keliling dunia dengan persembahan apik lagu-lagu populer kelas dunia.