Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

click here for visa information     |       click here for visa types and form     |       Sudahkah Anda melaporkan diri kembali ke KBRI Bangkok atau KRI Songkhla? (download kartu lapor diri)     |       Selamat datang di website KBRI Indonesia di Bangkok     |       

Berita Kemlu

RI-Viet Nam: Indonesia Targetkan 10 Miliar USD

Rabu, 08 Agustus 2012

Indonesia dan Viet Nam menyimpan potensi perdagangan yang besar. Untuk itu, pemerintah kedua negara perlu menggali seluruh potensi yang ada. Hal tersebut disampaikan Dubes RI untuk Viet Nam Mayerfas dalam pertemuannya dengan Ketua Dewan Rakyat kota Da Nang dan Direktur VCCI kota Da Nang, Viet Nam (06/08).

“Hubungan bilateral perdagangan Indonesia-Vietnam yang sudah meraih 4,6 miliar dolar Amerika pada 2011, namun kita mengharapkan bahwa nilai perdagangan dapat terus ditingkatkan demi mencapai angka US$ 10 miliar pada 2015”, tutur Dubes Mayerfas.

Kepada Ketua Dewan Rakyat, Dubes Mayerfas juga mengusulkan agar Pertemuan yang intensif antara komunitas bisnis kedua negara dapat terus digiatkan. Hal ini, menurutnya, akan sangat membantu mengenali potensi yang ada.

Sebelumnya dalam pertemuannya dengan Direktur Vietnam Chamber of Commerce and Industry (VCCI) cabang Da Nang, Mr. Nguyen Cuong, hal serupa juga sempat dikemukakan Dubes Mayerfas.

“Saat ini pengusaha Da Nang tengah menggiatkan perdagangan produk kayu dari Indonesia, untuk diekspor kembali ke negara-negara Timur Tengah”, ujar Direktur Nguyen saat bertemu dengan Dubes RI Mayerfas dan rombongan, di kantor VCCI cabang Da Nang.

Apabila dilihat dari potensi yang dimiliki, Da Nang sendiri menyimpan sejumlah potensi yang menjanjikan. Saat ini terdapat 800 anggota komunitas bisnis di Da Nang, antara lain perdagangan, ekspor-impor, tekstil, garmen, aquaculture dan industri perkayuan. Kontribusi pendapatan dari industri pariwisata juga cukup tinggi.

Dengan dicanangkannya industri pariwisata sebagai pemasok utama pendapatan daerah Da Nang, Dubes Mayerfas berharap dapat mulai digarap sebuah kemitraan antar pengusaha industri pariwisata Bali dan Da Nang.

Tidak main-main, tahun 2020, Departemen Kebudayaan, Olahraga dan Turisme Da Nang menargetkan VND 13,86 trillion (setara US$ 665 juta) dari industri pariwisata dan kunjungan 8,1 juta wisatawan termasuk 1,4 juta wisatawan mancanegara.

Selain membicarakan peningkatan perdagangan bilateral kedua negara, Ketua Dewan Rakyat juga menyampaikan keinginannya untuk merealisasikan kerjasama “kota kembar” antara kota Da Nang dan salah satu kota di Indonesia yang memiliki keadaan geografis yang serupa. Salah satu kota yang diusulkan adalah Kota Semarang.

Di bidang pendidikan, pihak Pemerintah Kota Da Nang juga berharap agar pelajar Da Nang dapat memperoleh kesempatan menerima beasiswa dari pemerintah Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Dewan Rakyat didampingi oleh Direktur Dep. Kebudayaan-Olahraga-Pariwisata dan Wakil Direktur Dep. Luar Negeri. Sedangkan Dubes RI didampingi oleh Konjen RI untuk Ho Chi Minh City, Pejabat Fungsi Politik KBRI Hanoi dan Pejabat Fungsi Protkons KJRI HCMC. (Sumber: KJRI Ho Chi Minh City/PLE/Ed.PY)




KBRI Bangkok


Wonderful Indonesia

APEC 2013


Wonderful Indonesia


KBRI Bangkok Youtube Channel


Komunitas Indonesia di Thailand

running1Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2011Vote KomodoDiasporarunning8
running9running10
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan