Kerupuk Udang Jakarta Menjadi Daya Tarik Paviliun Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Rangkaian kegiatan  5th International Products Expo 2010 di gedung International Convention Center (ICC) Berakas Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam baru saja berakhir. Pameran ini dibuka secara resmi oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah Sultan Yang Di-Pertuan Brunei Darussalam di gedung International Convention Center (ICC) Berakas Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam pada tanggal 3 Juni 2010. Tercatat lebih dari 53.797 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan pameran.

 

Partisipasi Indonesia di 5th International Products Expo 2010 ini adalah yang keempat kalinya, dan merupakan kerjasama Kedutaan Besar RI di Bandar Seri Begawan dengan CV. Deka Adiguna.

 

Sebanyak  279 perusahaan Brunei Darussalam dan 71 perusahaan asing termasuk Indonesia Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Amerika, Iran. Paviliun Indonesia menghadirkan 13 stand masing-masing dari PT. Cakrawala Optimus Explorer (Teh, Kopi, Bumbu); Wowfood Indutry (Kerupuk Udang), Packaging House (green house), Tani Unggul (Organic fertilizer, coconut sugar, handicrafts), Merdeka Food Indonesia (Chocolate Rice, Choux, Cheese Choux, Tost bread), Cendrawasih (wedding dress), Garsel Fashion (Sepatu), Desof Moslem Casual (Moslem Wear), TokoKebaya.com (kebaya), Nenglina Kebaya (Fashion), Fathia (Fashion), Irna Fashion (Fashion), CV Deka Adiguna (Fashion).

 

Daya tarik Paviliun Indonesia tidak hanya terletak dari produk-produk makanan dan fashion yang ditampilkan tetapi juga karena booth Wowfood Industry dapat membuat krupuk udang tanpa minyak goreng  (bebas kolesterol) yang langsung dapat dinikmati oleh para pengunjung.

  

Selama berlangsungnya pameran, para peserta Indonesia telah mengadakan transaksi bisnis dengan hasil yang cukup besar untuk ukuran perusahaan UKM, tercatat secara keseluruhan mencapai B$ 21.500 (Duapuluhsaturibu Lima Ratus Dollar Brunei). Nilai tsb belum termasuk transaksi pembelian tiga mesin pembuat kerupuk udang instan tanpa minyak goreng seharga B$  7200 (tujuhribu duaratus Dollar Brunei).

 

Selain pameran 5th International Products Expo 2010, juga dilaksanakan acara  5th International Halal Market Conference 2010 tanggal 5 s/d 6 Juni 2010.  

 

KBRI Bandar Seri Begawan mengharapkan partisipasi Indonesia dalam 5th International Products Halal Expo 2010 dapat meningkatkan volume ekspor Indonesia ke Brunei Darussalam.