Acara Inventarisasi Masalah Ketenagakerjaan, Sosialisasi Employment Order 2009

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

KBRI Bandar Seri Begawan mengadakan acara inventarisasi masalah Ketenagakerjaan, Sosialisasi UU Tenaga Kerja Brunei (Employment Order 2009) di aula KBRI Bandar Seri Begawan tanggal 1 Mei 2010 yang dihadiri 64 orang peserta yang terdiri dari Tenaga Kerja Indonesia dan staf KBRI Bandar Seri Begawan. Acara diisi dengan ceramah ketenagakerjaan oleh Dempo Awang Yuddie (Fungsi Protokol dan Konsuler) dan Rahmawati Yaunidar (Staf Teknis Tenaga Kerja).

Dalam penjelasannya, Fungsi  Protokol dan Konsuler menjelaskan mengenai perkembangan penanganan kasus di KBRI Bandar Seri Begawan dan upaya peningkatan pelayanan kekonsuleran khususnya di Fungsi Konsuler antara lain: mempercepat proses kekonsuleran dari 5 hari kerja menjadi 1 hari kerja, pelayanan pengambilan pas foto dan foto copy secara gratis, peningkatan fasilitas di ruang tunggu Konsuler seperti air minum gratis, peningkatan pelayanan kekonsuleran dan ketenagakerjaan secara mobile dan periodik di daerah serta kerjasama dengan pengacara terkenal di Brunei Darussalam guna membantu penyelesaian masalah yang dihadapi TKI.

Peningkatan perlindungan terhadap Tenaga Kerja Indonesia juga didukung oleh kebijakan Pemerintah Brunei Darussalam dengan mengeluarkan Undang-Undang Tenaga Kerja yang baru tanggal 5 September 2009 yaitu “Employment Order 2009” sebagai pengganti dari “Labour Act 1954”. Dalam peraturan perburuhan baru tersebut diatur antara lain sebagai berikut: kontrak kerja, gaji, hari libur dan jam kerja, kesehatan dan akomodasi, pekerja migrant, pemulangan, pemeriksaan, pengaduan dan penyelidikan.