Kerja sama pengembangan sumber daya manusia kepariwisataan dengan Azerbaijan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sejauh ini kerja sama di bidang pariwisata antara Indonesia dan Azerbaijan masih sangat terbatas. Demikian pula halnya pengetahuan kalangan masyarakat Azerbaijan mengenai berbagai aspek pariwisata Indonesia. Oleh karena itu pariwisata menjadi salah satu kegiatan prioritas KBRI di Baku. Bidang pengembangan sumber daya manusia dapat menjadi peluang bagi peningkatan kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Azerbaijan. Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan dalam kunjungan ke Azerbaijan Tourism Institute (ATI) di Baku pada tanggal 24 Juli 2012. Duta Besar RI diterima oleh Rektor ATI, Prof. Dr. Jafar M. Jafarov. ATI didirikan Pemerintah Azerbaijan pada tahun 2006. ATI memiliki program gelar bachelor, magister (S2), dan doktoral (S3). Bahasa pengantar yang dipakai selain Azerbaijan adalah Rusia dan Inggris. Sejumlah mahasiswa ATI yang belajar dengan program “AATP (Austria-Azerbaijan Tourism Program)” sesuai perjanjian dengan IMC University of Applied Sciences of Krems/Austria memiliki kesempatan untuk mendapatkan double degree dari ATI dan IMC University of Applied Sciences. ATI telah menjalin kerja sama pertukaran mahasiswa/i dengan 16 universitas di Eropa dalam kerangka program “Erasmus-Mundus External Cooperation Window”. Selain itu, juga mempunyai hubungan bilateral dengan Moscow State Humanitarian University, German Technical Cooperational Society, North Cyprus Gime American University, the US Hawaii University, dan International Association for Educational Assessment (IAEA). Kunjungan ke ATI dimaksudkan untuk menjajaki peluang kerja sama antara lembaga-lembaga pendidikan pariwisata antara kedua negara. Rektor ATI menyambut baik sekiranya dapat dilakukan komunikasi dan kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan pariwisata di Indonesia sebagaimana yang dilakukan dengan negara-negara lainnya. Sejalan dengan hal tersebut Sekolah Tinggi Pariwisata di Indonesia diharapkan juga dapat menjalin hubungan komunikasi dengan ATI khususnya untuk menjajaki kemungkinan dilakukan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Kerja sama antara lembaga pendidikan tinggi pariwisata ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman mengenai pariwisata Indonesia di kalangan akademisi dan masyarakat Azerbaijan pada umumnya.