Indonesia dipromosikan oleh anak-anak SD Azerbaijan

​​Anak-anak murid SD Azerbaijan mempromosikan Indonesia pada hari “International Day” yang diadakan di European Azerbaijan School salah satu sekolah yang cukup terkenal di Baku pada tanggal 27 Februari 2015. Sebanyak 15 anak-anak murid kelas 1D dengan dibantu guru dan orang tuanya mempresentasikan informasi mengenai Indonesia melalui sejumlah poster dan gambar yang dipasang di ruang kelasnya. Salah satu murid juga mengenakan pakaian khas daerah Jawa Barat. Pada acara ini juga dikumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Hari yang membanggakan tentunya bagi bangsa Indonesia dan diharapkan dapat semakin mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Azerbaijan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Baku. Pada kesempatan ini Ketua DWP KBRI Baku, Tariyanti Dewi Yulita telah membagikan brosur mengenai pariwisata Indonesia, buku saku “Percakapan Sehari-hari Indonesia-Azerbaijan” dan gantungan kunci “Wonderful Indonesia”.
 
Satu hari sebelumnya Duta Besar RI juga berkesempatan mengunjungi dan bertemu serta berdialog dengan anak-anak kelas 1D dan Kepala Sekolah European Azerbaijan School. Kesempatan ini digunakan oleh Duta Besar RI untuk menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada European Azerbaijan School yang telah turut mempromosikan Indonesia di Azerbaijan.
 
Duta Besar RI sebagai ungkapan terima kasih juga telah mengundang anak-anak murid kelas 1D para orang tua murid dan beberapa guru European Azerbaijan School untuk makan siang bersama di Wisma Duta Besar/Rumah Indonesia di Baku pada tanggal 14  Maret 2015. Hidangan utama yang disuguhkan adalah nasi tumpeng lengkap, sate ayam dan kambing, mie goreng, acar dan kerupuk udang. Anak-anak juga berkesempatan untuk mencoba langsung dan belajar memainkan angklung yang dipandu Tesa Contesa, salah satu ibu warga Indonesia yang tinggal di Baku. Sebuah lagu anak-anak Azerbaijan yaitu “Cucelerim” yang berhasil dimainkan dengan angklung disambut secara antusias oleh para orang tua murid dan guru-guru.
 
Sebaliknya anak-anak murid European Azerbaijan School juga memperkenalkan kebudayaan nasional Azerbaijan melalui kostum yang dikenakan dan beberapa tarian tradisional yang diperagakan. Selain itu, anak-anak juga membawa “khonca” yang merupakan bingkisan khas menyambut perayaan Novruz menyambut datangnya musim semi.
 
KBRI Baku akan terus berupaya mempromosikan budaya Indonesia melalui jalinan persahabatan dengan berbagai lapisan masyarakat Azerbaijan.