Indonesia dan Azerbaijan Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesia dan Azerbaijan menyepakati untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di bidang perdagangan, investasi, energi, pariwisata dan people to people contact. Kesepakatan ini adalah hasil dari kunjungan kerja Menteri Koordinator Perekonomian RI, M. Hatta Rajasa ke Azerbaijan, tanggal 17-18 September 2012. Pada kunjungan kerja ini Menteri Koordinator Perekonomian RI disertai oleh Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan dan beberapa pengusaha terkemuka Indonesia yaitu antara lain OSO Group dan HIPMI. Kunjungan kerja Menteri Koordinator Perekonomian RI ini adalah memenuhi undangan dari Menteri Pembangunan Ekonomi Azerbaijan, Shahin Mustafayev. Selain itu, juga menandai 20 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara. Pada tanggal 17 September 2012 Menteri Perekonomian RI telah melakukan courtesy call kepada Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev. Selain itu, juga melakukan pertemuan dengan Menteri Pembangunan Ekonomi Azerbaijan, Shahin MustafayePv dan Menteri Industri dan Energi Azerbaijan, Natig Aliyev. Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina melakukan pertemuan dengan State Oil Fund of Azerbaijan Republic (SOFAZ) dan State Oil Company of Azerbaijan Republic (SOCAR). Selain itu, juga telah diselenggarakan business forum yang difasilitasi oleh azpromo yang menghasilkan penandatanganan 3 perjanjian kerja sama antara pengusaha kedua negara. Sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian RI dan Direktur Utama PT Pertamina bahwa Indonesia membeli minyak dari Azerbaijan senilai kurang lebih US$ 2 milyar per tahun. Sedangkan ekspor Indonesia ke Azerbaijan masih sangat kecil (menurut data State Customs Committee of Azerbaijan adalah sebesar US$ 21,96 juta untuk periode Januari-Mei 2012). Oleh karena itu, Indonesia berkeinginan untuk meningkatkan kapasitas PT Pertamina melalui kerja sama investasi dengan skema B-to-B di Azerbaijan. Sebaliknya Indonesia mengundang investor Azerbaijan untuk melakukan investasi di sektor mineral dan pertambangan. Menteri Pembangunan Ekonomi Azerbaijan menyepakati usulan Menteri Koordinator Perekonomian RI untuk membentuk "Joint Commission on Economic Cooperation" antara kedua negara yang diharapkan dapat meningkatkan kerja sama kedua negara di berbagai bidang. Sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian bahwa saat ini hubungan kerja sama ekonomi kedua negara belum mencerminkan potensi yang sebenarnya. Pembentukan "Joint Commission on Economic Cooperation" tersebut diharapkan dapat ditandatangani pada saat Kunjungan Kenegaraan Presiden Republik Azerbaijan, Ilham Aliyev ke Indonesia yang menurut rencana akan dilaksanakan pada bulan November 2012. Pada kunjungan tersebut juga diharapkan dapat ditandatangani beberapa perjanjian kerja sama kedua negara yaitu mengenai perjanjian peningkatan dan perlindungan (P4M), Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B), kerja sama pelatihan dan pendidikan diplomatik. Selain itu, juga untuk menyepakati sejumlah "quick wins" sebagaimana diusulkan Menteri Koordinator Perekonomian RI di bidang mineral dan pertambangan (minyak dan bauksit). Sumber foto: www.today.az