RESEPSI DIPLOMATIK KBRI ATHENA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam rangkai peringatan HUT RI ke-67, KBRI Athena telah menyelenggarakan Resepsi Diplomatik pada tanggal 19 September 2012. Berlainan dengan tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan resepsi kali ini bertempat di salah satu hotel berbintang lima di kota Athena yaitu Divani Caravel Hotel. KBRI Athena menjadikan kegiatan ini sebagai ajang promosi sekaligus perluasan jejaring di kalangan diplomatik maupun kalangan pejabat di Pemerintahan negara Yunani. Menyuguhkan berbagai ornamen bernuansa Indonesia sebagai dekorasi pendukung, KBRI Athena kembali ingin menunjukkan bahwa Indonesia adalah salah satu Negara yang besar dan kaya akan potensi baik ekonomi maupun budaya.

 

Resepsi Diplomatik ini sengaja diundur dari tanggal 17 Agustus menjadi 19 September, mengingat pada bulan Agustus pejabat Yunani serta kalangan korps Diplomatik umumnya masih dalam masa libur panjang musim panas.

 

Para undangan yang datang berasal dari kalangan pejabat pemerintah, diplomatik, pelaku bisnis, akademisi, tokoh masyarakat dan “Friends of Indonesia”. Dari jajaran diplomatik terlihat sekitar 30 Duta Besar dari 86 Kedubes yang ada di Yunani turut serta dalam resepsi ini. Sedangkan dari jajaran pemerintah daerah turut hadir Walikota Mesolongi, sebuah kota yang terletak sekitar 300 km dari Athena.

 

Para tamu undangan dibuat kagum dengan berbagai dekorasi yang ditampilkan baik di dalam grand ballroom maupun di sekitar tempat acara. Berlatar belakang Gapura Bali yang terlihat unik, KUAI RI, Abdul Fatah Zainal beserta jajarannya menyambut hangat para Duta Besar dan Kepala Perwakilan serta rekan-rekan diplomat dari negara sahabat dan juga tamu undangan lainnya dengan menyambut kedatangan para tamu. Berbagai kerajinan khas Indonesia ikut memeriahkan resepsi diplomatik kali ini seperti wayang golek, kain batik, gamelan, payung bali dan tak lupa patung Jatayu.

 

Disamping berbagai ornament dan kerajinan khas Indonesia, KBRI Athena menampilkan video mengenai keindahan dan kekayaan alam Indonesia serta keragaman budaya Indonesia. Selain itu juga ditampilkan video mengenai kemajuan pembangunan di Indonesia. Video tersebut ternyata mampu mengundang perhatian tamu undangan. Banyak dari mereka menyatakan kekagumannya akan keanekaragaman budaya dan keindahan alam Indonesia. Para mitra diplomatik dari negara sahabat juga menyampaikan apresiasi mereka terhadap kemajuan yang telah dicapai di Indonesia baik di bidang ekonomi, teknologi maupun sosial dan budaya. Meskipun demikian, nilai-nilai tradisi yang tercermin dalam tata krama bergaul, berbusana maupun melalui produk-produk kerajinan khas Indonesia tetap terpelihara dengan baik.

 

Untuk lebih menunjang atmosfer Indonesia, para tamu undangan dijamu dengan berbagai masakan Indonesia yang disediakan oleh pihak hotel seperti nasi goreng, mie goreng, ayam goreng, sate ayam, gado-gado, lumpia dan martabak. Beberapa tamu menyatakan bahwa mereka sangat menyukai masakan Indonesia khususnya nasi goreng. Dengan menikmati kuliner Indonesia, para tamu undangan semakin mengapresiasi kekayaan dan potensi Indonesia. Para tamu menyantap hidangan khas Indonesia dengan ditemani alunan music tradisional Indonesia.

 

Menurut KUAI RI Athena, Abdul Fatah Zainal, resepsi Diplomatik kali ini dilaksanakan di tengah situasi dalam negeri Yunani yang masih lesu karena krisis ekonomi. Namun demikian antusiasme para tamu untuk hadir tampak dari jumlah tamu undangan yang memadati Olympia Hall Divani Caravel Hotel. Resepsi diplomatic dihadiri kurang lebih 300 tamu undangan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, KBRI Athena akan terus berupaya untuk menjadikan setiap kegiatan sebagai sarana untuk mempromosikan Indonesia dan memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki.

 

Resepsi diplomatic berlangsung dengan meriah hingga pukul 22.00. Meskipun udara di Athena telah mulai dingin, namun acara resepsi berlangsung hangat dan meriah. Para tamu undangan meninggalkan acara dengan kesan yang mendalam akan keindahan dan keragaman budaya Indonesia.

 

 

 

 

(Sumber : KBRI Athena)